Home / Hukum dan Kriminal

Kamis, 30 April 2026 - 22:17 WIB

PTUN Ambon Panggil Reno Rehatta Terkait Eksekusi Putusan Sengketa dengan Wali Kota Ambon

Ambon, PT  – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Ambon resmi mengeluarkan surat panggilan kepada Rudolf Mezac Reno Rehatta terkait pelaksanaan eksekusi putusan perkara sengketa tata usaha negara melawan Pemerintah Kota Ambon.

Surat panggilan bernomor 33/Was.Eks./G/2024/PTUN.ABN tersebut diterbitkan oleh Panitera PTUN Ambon atas perintah Ketua PTUN Ambon, dengan mengacu pada ketentuan Pasal 119 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara.

Dalam surat itu, Reno Rehatta yang beralamat di Jalan Sirimau, Dusun Makasorong, Desa Soya, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, diminta untuk menghadap Ketua PTUN Ambon guna memberikan keterangan terkait pelaksanaan eksekusi putusan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Baca Juga  SAAT TIBA DI KANTOR GUBERNUR, LEWERISSA DAN VANATH GELAR RAPAT

Perkara ini merupakan sengketa antara Reno Rehatta sebagai pihak penggugat melawan Wali Kota Ambon sebagai pihak tergugat. Dalam proses hukum sebelumnya, perkara tersebut telah diputus di tingkat pertama melalui Putusan Nomor 33/G/2024/PTUN.ABN, kemudian dikuatkan di tingkat banding oleh Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Manado dengan Nomor 13/B/2025/PT.TUN.MDO, hingga akhirnya diputus pada tingkat kasasi oleh Mahkamah Agung RI dengan Nomor 543 K/TUN/2025.

Dengan demikian, Reno Rehatta kini bertindak sebagai pemohon eksekusi, sementara Wali Kota Ambon sebagai termohon eksekusi dalam perkara tersebut.

Baca Juga  KAJATI TERIMA KUNJUNGAN SILATURAHMI GM PLN UIW MALUKU – MALUKU UTARA NOER SOERATMO

Pemanggilan ini dilakukan sebagai bagian dari tahapan pelaksanaan eksekusi putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah), guna memastikan kepatuhan para pihak terhadap amar putusan.

PTUN Ambon menegaskan bahwa kehadiran pihak yang dipanggil sangat penting untuk memperjelas proses pelaksanaan eksekusi serta menghindari hambatan dalam penegakan hukum administrasi negara.

Dalam Surat Panggilan tersebut, pihak Pemerintah Kota Ambon tak hadir, maka akan dilanjutkan pada 7 Mei 2026 mendatang. (PT)

Share :

Baca Juga

Hukum dan Kriminal

SIDANG KORUPSI MANTAN SEKDA SBT, JAKSA TUNTUT 3 TAHUN DAN UANG PENGGANTI 1,1 MILIAR

Hukum dan Kriminal

KUNJUNGAN KERJA DAN SUPERVISI KEPALA KEJAKSAAN TINGGI MALUKU DI KABUPATEN SERAM BAGIAN TIMUR

Hukum dan Kriminal

Polres SBB Gelar Konferensi Pers, Ungkap 15 Kasus Tindak Pidana

Hukum dan Kriminal

KEJAKSAAN BERHASIL MENGHADIRKAN PERDAMAIAN DALAM PERKARA KEKERASAN TERHADAP ANAK DI KEPULAUAN TANIMBAR

Hukum dan Kriminal

KAJATI LANTIK WAKAJATI DAN SEJUMLAH PEJABAT ESSELON III LINGKUP KEJAKSAAN TINGGI MALUKU

Hukum dan Kriminal

PELAKSANAAN TAHAP II PERKARA DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI PENYALAHGUNAAN KEUANGAN KEJAKSAAN NEGERI SERAM BAGIAN TIMUR TA 2024

Hukum dan Kriminal

KEJAKSAAN TINGGI MALUKU BERSAMA PEMERINTAH NEGERI BATU MERAH, BANGUN SINERGI MELALUI SOSIALISASI PENCEGAHAN TINDAK PIDANA KORUPSI

Hukum dan Kriminal

Sersan Kepala La Rahimu Sampaikan Permintaan Maaf atas Ucapan Kontroversial Saat Pengamanan Gubernur Maluku