Home / DPRD Maluku

Selasa, 20 Mei 2025 - 08:08 WIB

Komisi IV DPRD Maluku Temukan Berbagai Masalah Pendidikan di 11 Kabupaten/Kota Selama Pengawasan

Ambon,  PT- Komisi IV DPRD Provinsi Maluku menemukan berbagai persoalan serius di sektor pendidikan saat melakukan fungsi pengawasan di 11 kabupaten/kota di wilayah tersebut. Temuan ini diungkapkan oleh anggota Komisi IV, Welem Kurnala, SH., M.Si., dalam konferensi pers yang digelar di ruang Komisi IV DPRD Maluku, Karang Panjang, Ambon, Selasa (20/05/2025).

Menurut Kurnala, pengawasan ini menyasar sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan fokus pada pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) di sektor pendidikan.

Ia menyebut banyak persoalan krusial yang menjadi perhatian serius, mulai dari tunjangan DPP guru, infrastruktur sekolah yang bermasalah, hingga nasib tenaga honorer dan PPPK yang belum jelas.

Baca Juga  DPRD Maluku Sahkan Ranperda Perubahan APBD 2025, Fokus pada Pengawasan Anggaran

“Kami menemukan masih banyak guru honorer yang dirumahkan dan bahkan ada yang telah lolos PPPK tapi belum mendapatkan SK penempatan. Ini jelas mengganggu kualitas dan kontinuitas pendidikan di daerah,” ungkap politisi Perindo dari Dapil VI (Kota Tual, Maluku Tenggara, dan Kepulauan Aru) tersebut.

Selain itu, Kurnala juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap proyek fisik yang dibiayai oleh DAK dan DAU. Ia mencontohkan pembangunan pagar hingga gedung sekolah yang tidak sesuai standar dan belum transparan dalam pelaporannya.

“Kepala Cabang Dinas di kabupaten/kota banyak yang tidak diberi informasi soal proyek yang masuk. Kalau Kacab tidak tahu, siapa yang melakukan fungsi kontrol? Ini yang harus dibenahi,” tegasnya.

Baca Juga  Watubun Ajak Masyarakat Maluku Dukung Program Presiden Prabowo Demi Kemajuan Bersama

Lebih lanjut, ia mengkritisi keberadaan banyak pejabat Pelaksana Tugas (Plt) di Dinas Pendidikan, yang menyebabkan kebingungan soal pertanggungjawaban anggaran.

“Kalau semua kepala dinas masih Plt dan terus berganti, maka siapa yang bisa dimintai pertanggungjawaban terhadap penggunaan anggaran pendidikan tahun 2024?” katanya.

Komisi IV DPRD Maluku akan menindaklanjuti temuan ini melalui rapat internal dan membuat analisis menyeluruh atas pengawasan di lapangan.

Kurnala menegaskan bahwa DPRD memiliki komitmen untuk memastikan bahwa anggaran pendidikan digunakan secara efektif dan tepat sasaran.

“Harapannya ke depan ada laporan dan capaian yang jelas dari pengawasan ini, demi peningkatan mutu pendidikan di seluruh wilayah Maluku,” tutupnya. (PT)

 

Share :

Baca Juga

DPRD Maluku

Pakai Sistem Timbah dan  Layanan Tidak Sesuai Standar, Laipenny Desak Pertamina Tertibkan SPBU di Tiakur

DPRD Maluku

Fraksi Gerindra DPRD Maluku Desak Aparat Hukum Segera Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi

DPRD Maluku

Puluhan Sopir Dump Truck Protes Penutupan Galian C di DPRD Maluku, Tolak Kebijakan Pemprov

DPRD Maluku

Harga Bahan Pokok di Pasar Mardika Ambon Masih Stabil Jelang Ramadhan 2026

DPRD Maluku

Komisi III DPRD Maluku Soroti Penurunan Pendapatan Daerah dalam Pembahasan APBD 2026

DPRD Maluku

BBIL Tual Jadi Pilar Strategis Pengembangan Budidaya Perikanan Berkelanjutan di Maluku

DPRD Maluku

PT. Batu Licin Tak Punya Izin Reklamasi, DPRD Maluku Desak Penghentian Aktivitas Tambang di Kei Besar

DPRD Maluku

Jalan Lingkar Pulau Gorong dan Sejumlah Ruas Jalan di Seram Bagian Timur Jadi Prioritas Pembangunan 2026