Home / DPRD Maluku

Jumat, 6 Maret 2026 - 06:58 WIB

Proyek Maluku InterPort di Ambon Berdasarkan Studi Kelayakan Bank Dunia

oplus_0

oplus_0

Ambon, PT-  Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Jhon Lewerissa, menegaskan bahwa rencana pembangunan Maluku InterPort bukan sepenuhnya kewenangan pemerintah daerah, sementara DPRD berperan aktif mengawal dan memastikan prosesnya berjalan sesuai regulasi.

Menurut Lewerissa, polemik terkait lokasi pembangunan, apakah dipusatkan di Kota Ambon atau wilayah lain seperti Seram, perlu dilihat secara objektif berdasarkan hasil studi kelayakan, bukan sekadar persepsi publik.

Ia menjelaskan, proyek tersebut mendapat dukungan pembiayaan dari Bank Dunia, sehingga penentuan lokasi didasarkan pada kajian teknis dan analisis mendalam. Bank Dunia, sebagai lembaga pendana internasional, tentu mempertimbangkan aspek keberlanjutan, efektivitas investasi, serta potensi pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Baca Juga  Pakai Sistem Timbah dan  Layanan Tidak Sesuai Standar, Laipenny Desak Pertamina Tertibkan SPBU di Tiakur

“Ini bukan semata-mata keinginan pemerintah daerah. Ada studi kelayakan yang dilakukan, dengan mempertimbangkan akses pelabuhan udara, pelabuhan laut utama, serta aktivitas ekonomi terbesar yang saat ini terpusat di Ambon,” jelasnya kepada media di Gedung DPRD Provinsi Maluku, Kamis (5/3/2026).

Berdasarkan hasil kajian, Ambon dinilai memiliki sejumlah keunggulan strategis, di antaranya:

Kedekatan dengan bandara dan pelabuhan utama

Aktivitas ekonomi terbesar di Provinsi Maluku

Ketersediaan jaringan pendukung dan konektivitas

Potensi sumber daya manusia yang lebih siap

Lewerissa juga mengingatkan,  pembangunan pelabuhan berskala besar seperti Maluku InterPort membutuhkan penelitian komprehensif, perencanaan matang, serta dukungan SDM dengan keterampilan khusus.

Baca Juga  Pemkot Ambon Lanjutkan Safari Natal 2025 di Desa Kilang, Leitimur Selatan

“Pembangunan infrastruktur besar tidak bisa dilakukan tanpa kajian mendalam. Butuh jaringan, skill, dan kesiapan sistem. Jadi ini bukan keputusan sepihak,” tegasnya.

Sebagai lembaga legislatif, DPRD Maluku berkomitmen untuk mengawal proses pembangunan agar tetap transparan, akuntabel, dan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Proyek Maluku InterPort diharapkan mampu meningkatkan konektivitas nasional dan internasional, memperkuat posisi Maluku sebagai simpul logistik kawasan timur Indonesia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Dengan pendekatan berbasis studi kelayakan dan dukungan lembaga internasional, proyek ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam pembangunan infrastruktur maritim Maluku ke depan. (PT)

Share :

Baca Juga

DPRD Maluku

DPRD Maluku Mulai Pengawasan Tahap II ke Sejumlah Daerah Sejak April 2026

DPRD Maluku

Kadis PU Ambon Sebut Keterbatasan Kewenangan dan Infrastruktur 2026

DPRD Maluku

DPRD Maluku Dorong Perda Konten Lokal untuk Proyek Gas Abadi Blok Masela, Pastikan Masyarakat Nikmati Manfaat Ekonomi

DPRD Maluku

Aksi Demonstrasi Mahasiswa Warnai Ambon, DPRD Maluku Janji Perjuangkan Aspirasi Rakyat

DPRD Maluku

Dua Tahun Mengabdi untuk KKT-MBD, Anos Yeremias: Masih Banyak yang Harus Saya Perjuangkan

DPRD Maluku

Saadiah Uluputty Apresiasi Pidato Perdana Gubernur Maluku, Dorong Hilirisasi dan Investasi

DPRD Maluku

Soal Revitalisasi SMA Negeri 29 SBB yang Telah Masuk Ranah Hukum, Rimaniar: Jangan Mengadu Domba Sesama Komisi IV DPRD Maluku

DPRD Maluku

Jalan Lingkar Pulau Gorong dan Sejumlah Ruas Jalan di Seram Bagian Timur Jadi Prioritas Pembangunan 2026