Home / DPRD Maluku

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:38 WIB

Anos Yeremias: Sistem Tiket Online PELNI Sudah Baik, Pengawasan di Pelabuhan Harus Seperti Bandara

Ambon, PT- Anggota DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias, mengapresiasi penerapan sistem pembelian tiket online PELNI melalui aplikasi PELNI Mobile dan laman resmi perusahaan.

Menurutnya, digitalisasi layanan tersebut merupakan langkah maju dalam meningkatkan kemudahan, transparansi, dan kenyamanan masyarakat saat membeli tiket kapal.

Meski demikian, Anos menilai keberhasilan sistem digital tersebut harus diikuti dengan pengawasan yang lebih ketat terhadap identitas penumpang di pelabuhan agar praktik percaloan benar-benar dapat diberantas.

“Sistem tiket online sudah baik. Langkah ini memudahkan masyarakat memilih rute, jadwal, dan melakukan pembayaran secara aman serta transparan, sekaligus memutus mata rantai praktik percaloan yang selama ini merugikan penumpang,” ujar Anos, Jumat (10/7/2026).

Namun, berdasarkan pantauannya di lapangan, masih ditemukan penumpang yang menggunakan tiket atas nama orang lain. Kondisi ini menunjukkan proses pemeriksaan identitas di pelabuhan belum berjalan secara optimal.

Baca Juga  Sekretaris DPRD Maluku Klarifikasi Pengelolaan Anggaran Konsumsi Dewan

“Masih banyak ditemukan tiket atas nama orang lain yang digunakan oleh penumpang berbeda. Misalnya tiket tertulis atas nama Robert, tetapi yang berangkat justru Jusuf. Ini menjadi bukti bahwa pemeriksaan identitas belum dilakukan secara maksimal,” katanya.

Menurut Anos, persoalan utama saat ini bukan lagi pada sistem penjualan tiket, melainkan lemahnya pengawasan saat proses keberangkatan di pelabuhan.

Karena itu, ia meminta standar pemeriksaan penumpang di pelabuhan disamakan dengan sistem yang diterapkan di bandara, antara lain melalui pemeriksaan tiket dan identitas secara ketat, pencocokan nama pada tiket dengan KTP atau dokumen resmi lainnya, penggunaan pemindai kode batang (barcode) dan verifikasi digital sebelum penumpang naik ke kapal, serta penolakan terhadap penumpang yang identitasnya tidak sesuai dengan data pada tiket.

Baca Juga  DPRD Maluku Bahas Harga Tanah Blok Masela, Masyarakat Minta Keadilan

“Jika aturan ini ditegakkan secara konsisten, tiket tidak bisa lagi dipindahtangankan secara sembarangan dan ruang gerak calo akan tertutup rapat,” tegasnya.

Anos menambahkan, pelabuhan merupakan objek vital nasional yang setiap hari melayani ribuan penumpang sehingga aspek keamanan, ketertiban, dan kepastian hukum harus menjadi prioritas.

“Digitalisasi sudah berjalan dengan baik. Sekarang yang dibutuhkan adalah kedisiplinan petugas dan penegakan aturan yang tegas. Jika pengawasan di pelabuhan dilakukan seketat di bandara, praktik calo tiket kapal bisa ditekan secara signifikan sehingga masyarakat memperoleh layanan transportasi laut yang aman, tertib, adil, dan bebas dari praktik yang merugikan,” pungkasnya. (PT)

Share :

Baca Juga

DPRD Maluku

Sahertian Minta Pengawasan Ketat Kebakaran Hutan di Maluku, Warga Diimbau Tidak Membakar Lahan

DPRD Maluku

DPRD Maluku Bahas Pembukaan Jalur Pelayaran Baru, Tingkatkan Aksesibilitas di Wilayah Kepulauan

DPRD Maluku

DPRD Maluku Dorong Pendekatan Persuasif untuk Tertibkan Pedagang Pasar Mardika

DPRD Maluku

Noach Soroti Program Irigasi Pompa, Minta Pemerintah Sesuaikan dengan Kondisi Maluku

DPRD Maluku

DPRD Maluku Dukung Penguatan Infrastruktur dan Industri Seram Utara Melalui Kerja Sama dengan Jawa Timur

DPRD Maluku

Pakai Sistem Timbah danĀ  Layanan Tidak Sesuai Standar, Laipenny Desak Pertamina Tertibkan SPBU di Tiakur

DPRD Maluku

Komisi III DPRD Maluku Soroti Dugaan Pemotongan Sepihak Dana Nasabah BRI di Negeri Kobi

DPRD Maluku

Irawadi: Fraksi NasDem Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Provinsi Maluku