Home / DPRD Maluku

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:58 WIB

Komisi III DPRD Maluku RDP dengan BRI Masohi, Dugaan Fraud Kredit Kece Masih Diaudit

Oplus_131072

Oplus_131072

Ambon, PT-  Komisi III DPRD Provinsi Maluku menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Branch Office (BO) Masohi, Senin (2/2/2026). RDP tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait dugaan praktik fraud dalam penyaluran Kredit Kece di salah satu unit kerja BRI Masohi.

Dalam rapat tersebut, pihak BRI Masohi menjelaskan bahwa dugaan fraud yang dilaporkan saat ini masih berada dalam tahapan audit internal. Audit dilakukan untuk menelusuri secara menyeluruh alur penyaluran kredit, memastikan kepatuhan terhadap prosedur perbankan, serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.

Pimpinan Cabang BRI Masohi, Dani Redian, mengatakan pihaknya masih menunggu terbitnya Laporan Hasil Audit (LHA) sebagai dasar dalam menentukan langkah lanjutan.

Baca Juga  OMBUDSMAN MALUKU KEMBALI MELAKUKAN PENILAIAN MALADMINISTRASI PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN KEPULAUAN ARU TAHUN 2026

“Perkara Kredit Kece yang diadukan masih dalam proses audit internal. Kami menunggu Laporan Hasil Audit sebagai dasar menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan penanganan melalui jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Dani.

Ia menegaskan, BRI menerapkan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk kecurangan (fraud) di lingkungan kerja perbankan.

“Jika terbukti terjadi pelanggaran, BRI akan menindak tegas sesuai aturan internal perusahaan dan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Menurut Dani, penerapan prinsip kehati-hatian (prudential banking) serta tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) menjadi landasan utama BRI dalam setiap aktivitas operasional, termasuk dalam penyaluran kredit kepada masyarakat.

Baca Juga  Fauzan Rahawarin: DPRD Maluku Dorong Pelibatan SDM Lokal di Proyek Blok Masela

Selain itu, BRI terus memperkuat sistem pengawasan internal sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap perbankan nasional.

Melalui pertemuan tersebut, BRI berharap Komisi III DPRD Provinsi Maluku dan masyarakat dapat memahami bahwa proses audit membutuhkan waktu agar penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Komisi III DPRD Provinsi Maluku serta membuka ruang komunikasi bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan secara resmi sesuai mekanisme yang berlaku,” pungkasnya. (PT)

Share :

Baca Juga

DPRD Maluku

Ketua Komisi III DPRD Maluku Soroti Ketidakhadiran Kadis PUPR Malteng dan MBD dalam Rapat Sinkronisasi Kebijakan

DPRD Maluku

Komisi I DPRD Maluku Bahas Penyelesaian Konflik di Malra

DPRD Maluku

Ketua DPRD Maluku Desak Presiden Tinjau Ulang Kebijakan Pengangkatan P3K

DPRD Maluku

Fraksi Gerindra DPRD Maluku Desak Aparat Hukum Segera Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi

DPRD Maluku

Cegah Polemik PPDB 2026, Tethool Tegaskan SMA Unggulan Tak Boleh Tambah Kuota

DPRD Maluku

DPRD Maluku Desak Transparansi Audit Dugaan Fraud Kredit Kece BRI

DPRD Maluku

Saadiah Uluputty Apresiasi Pidato Perdana Gubernur Maluku, Dorong Hilirisasi dan Investasi

DPRD Maluku

Komisi II DPRD Maluku Desak Pertamina Tertibkan SPBU Kebun Cengkeh Ambon, Kemacetan Parah Dikeluhkan Warga