Ambon, PT- Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Rovik Afifudin, menegaskan komitmen DPRD Maluku untuk mendorong penyusunan Peraturan Daerah (Perda) tentang Konten Lokal sebagai dasar hukum yang menjamin keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha daerah dalam pengembangan Proyek Gas Abadi Blok Masela.
Pernyataan tersebut disampaikan Rovik kepada awak media di Kantor DPRD Provinsi Maluku, Senin (6/7/2026).
Menurut Rovik, Perda Konten Lokal menjadi langkah strategis agar manfaat proyek migas terbesar di Indonesia itu tidak hanya diperoleh melalui Participating Interest (PI) sebesar 10 persen, tetapi juga melalui keterlibatan tenaga kerja lokal, pelaku UMKM, serta penyedia barang dan jasa asal Maluku.
“Perda ini nantinya akan menjadi payung hukum yang mengatur seluruh bentuk keterlibatan konten lokal dalam pembangunan Blok Masela. Dengan begitu, masyarakat Maluku memiliki kepastian dan kesempatan untuk berpartisipasi dalam proyek ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, regulasi tersebut juga akan menjadi pedoman bagi seluruh perusahaan yang terlibat dalam pengembangan Blok Masela agar mengutamakan potensi sumber daya manusia dan pelaku usaha lokal.
Dalam berbagai pembahasan bersama SKK Migas dan INPEX, DPRD Maluku terus menekankan pentingnya pemberdayaan SDM dan pengusaha daerah. Menurut Rovik, apabila masih terdapat anggapan bahwa SDM maupun pelaku usaha lokal belum sepenuhnya siap, maka pemerintah harus menghadirkan solusi melalui program peningkatan kapasitas.
“Kalau memang belum siap, berarti tugas kita adalah menyiapkannya. Pemerintah harus memperkuat pendidikan, pelatihan keterampilan, hingga membangun kemitraan antara pengusaha lokal dengan perusahaan-perusahaan besar agar mereka mampu bersaing dan mengambil bagian dalam proyek ini,” katanya.
Selain itu, DPRD Maluku juga menyatakan dukungannya terhadap rencana groundbreaking Proyek Gas Abadi Blok Masela yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Juli 2026. Menurut Rovik, agenda tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah pusat dalam mempercepat pengembangan sektor minyak dan gas di Maluku.
Ia berharap pembangunan Blok Masela mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya saing pelaku usaha lokal, serta berkembangnya berbagai sektor pendukung.
“Harapan kami, manfaat Blok Masela benar-benar dirasakan masyarakat Maluku. Karena itu, Perda Konten Lokal menjadi instrumen penting agar peluang ekonomi yang lahir dari proyek ini dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat,” pungkasnya. (PT)









