Home / DPRD Maluku / Politik

Kamis, 30 Januari 2025 - 10:19 WIB

DPRD Maluku Bahas Harga Tanah Blok Masela, Masyarakat Minta Keadilan

Ambon, pusartimur.com- DPRD Maluku mengagendakan rapat penting terkait harga tanah di Blok Masela setelah menerima keluhan dari masyarakat Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Pasalnya, harga tanah yang ditetapkan untuk proyek LNG Blok Masela dinilai terlalu rendah, hanya Rp14.000 per meter persegi untuk lahan seluas 28,9 hektare.

Ketua Komisi I DPRD Maluku, Solichin Buton, menegaskan bahwa pihaknya akan segera memanggil semua pemangku kepentingan, termasuk pihak pengelola Blok Masela, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Sekretaris Daerah Maluku, Biro Hukum, serta Badan Pertanahan.

Baca Juga  Tanamkan Sadar Pajak Sejak Dini, KP2KP Piru Laksanakan Tax Goes To School (TGTS) di Pedalaman Inamosol

“Kami menerima keluhan dari masyarakat terkait harga tanah yang dinilai murah. Oleh karena itu, kami akan segera mengadakan rapat dengan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik,” ujar Solichin pada Kamis (30/01/2025).

Menurut DPRD Maluku, harga tanah harus sesuai dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) agar masyarakat terdampak bisa mendapatkan kompensasi yang adil.

Mengingat proyek LNG Blok Masela merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) senilai 19,8 miliar dolar AS (sekitar Rp285 triliun), harga tanah yang terlalu rendah tentu tidak sebanding dengan nilai investasi yang digelontorkan.

Baca Juga  Kuasa Hukum Bodewin Wattimena Laporkan Dugaan Hoaks dan Fitnah ke Polda Maluku

Rapat ini direncanakan akan digelar setelah pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku pada 6 Februari 2025.

Masyarakat setempat berharap agar hasil pertemuan nanti dapat menghasilkan keputusan yang menguntungkan mereka. Sebagai bagian dari proyek yang mendukung ketahanan energi nasional, masyarakat yang terdampak langsung juga harus mendapatkan manfaat yang layak.

DPRD Maluku berkomitmen untuk memperjuangkan hak masyarakat agar penetapan harga tanah lebih adil. Rapat ini diharapkan bisa menjadi langkah awal dalam menyeimbangkan kepentingan proyek nasional dengan kesejahteraan masyarakat lokal. (PT)

 

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Peningkatan Kerja DPRD Kota Ambon Menuju Keberhasilan Tahun 2024-2025, DPRD Gelar Rapat Paripurna IV

Headline

Datang Melayani Masyarakat Ambon, FT Kantongi Rekomendasi Partai Hanura

DPRD Maluku

DPRD Maluku Dorong Optimalisasi PAD Lewat Penguatan Kinerja OPD Pengumpul

Politik

“Biking Bae Vor Ambon”, Tahapary : Ambon Butuh Seorang Pelayan

DPRD Maluku

DPRD Maluku Dorong Penataan Tambang Rakyat Cinnabar SBB, Zain Latukaisupy: Harus Jadi Sumber Ekonomi Masyarakat

DPRD Maluku

Komisi IV DPRD Maluku Jadwalkan Pengawasan Pendidikan hingga 1 Maret 2026

DPRD Maluku

Komisi II DPRD Maluku Mulai Pengawasan ke Daerah, Fokus SPBU, BBM, dan Realisasi APBD

DPRD Maluku

Rovik Afifudin Soroti Program Pemerintah Tak Tepat Sasaran di Kota Ambon