Home / DPRD Maluku

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:58 WIB

DPRD Maluku Dorong Pendekatan Persuasif untuk Tertibkan Pedagang Pasar Mardika

Ambon, PT – Wakil Ketua DPRD Maluku, Johan Johanis Lewerissa, menilai penertiban pedagang di kawasan Pasar Mardika tidak cukup dilakukan melalui penegakan aturan semata, tetapi juga memerlukan pendekatan persuasif yang berkelanjutan.

Menurut Lewerissa, upaya penataan pedagang sebenarnya telah dilakukan sejak lama oleh pemerintah, termasuk pada masa pemerintahan sebelumnya. Namun, pelaksanaannya di lapangan masih menghadapi berbagai kendala karena adanya perbedaan kepentingan dan kondisi para pedagang.

“Kebijakan untuk mengatur pedagang agar berjualan sesuai aturan sudah dilakukan sejak lama. Tetapi para pedagang juga memiliki pemikiran dan kepentingan yang berbeda-beda sehingga tidak semuanya dapat langsung mengikuti aturan yang telah ditetapkan,” kata Johan Johanis Lewerissa kepada wartawan di Kantor DPRD Maluku, Jumat (5/6/2026).

Ia menjelaskan, sebagian pedagang memilih berjualan di luar area yang telah disediakan karena mempertimbangkan peluang mendapatkan pembeli lebih cepat. Di sisi lain, sebagian pembeli juga cenderung memilih berbelanja di lokasi yang mudah dijangkau tanpa harus masuk ke dalam gedung pasar.

Baca Juga  Cegah Polemik PPDB 2026, Tethool Tegaskan SMA Unggulan Tak Boleh Tambah Kuota

“Kondisi ini yang kemudian memicu munculnya lapak-lapak di area yang tidak sesuai peruntukannya dan berdampak pada kemacetan serta berkurangnya fungsi ruang publik,” ujarnya.

Lewerissa menegaskan bahwa trotoar seharusnya tetap difungsikan sebagai jalur pejalan kaki dan tidak digunakan sebagai tempat berjualan. Karena itu, pemerintah perlu terus melakukan pendekatan kepada pedagang agar memahami pentingnya menjaga ketertiban dan kerapian kawasan pasar.

Menurut dia, apabila seluruh pedagang mematuhi aturan penempatan yang telah ditetapkan, kawasan pasar akan menjadi lebih tertata dan ruang publik dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya oleh masyarakat.

Baca Juga  DPRD Maluku: TPP ASN Bukan Hak Melekat, Pembayaran Disesuaikan Kemampuan Keuangan Daerah

Selain persoalan penataan pedagang, Lewerissa juga menyoroti keluhan sejumlah pedagang terkait hilangnya barang dagangan di dalam gedung pasar. Ia menilai pengelola pasar dan instansi terkait perlu meningkatkan pengawasan terhadap fasilitas yang telah dibangun pemerintah.

“Fasilitas yang sudah disediakan pemerintah harus dijaga dan diawasi dengan baik. Pengelola maupun dinas terkait harus rutin memantau kondisi gedung dan memastikan sistem pengamanan berjalan optimal,” katanya.

Ia berharap instansi yang membidangi perdagangan dapat lebih aktif melakukan pengawasan serta menjalankan tanggung jawabnya dalam pengelolaan pasar sehingga pedagang maupun masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

“Dinas terkait harus hadir untuk memastikan pasar berjalan dengan baik karena yang setiap hari beraktivitas di sana adalah para pedagang dan masyarakat,” kata Lewerissa. (PT/ST)

Share :

Baca Juga

DPRD Maluku

Watubun: Rekomendasi BPK Jangan Dianggap Sepele, DPRD Siap Bentuk Pansus

DPRD Maluku

Ketua DPRD Maluku Ikuti Retret Lemhanas

DPRD Maluku

Komisi I DPRD Maluku Bahas Penyelesaian Konflik di Malra

DPRD Maluku

Wakil Ketua DPRD Maluku Tutup Ajang Duta Qasidah 2025, Dorong Generasi Muda Lestarikan Seni Islam dan Budaya Lokal

DPRD Maluku

Asis Sangkala Dorong Penguatan UMKM Maluku Lewat Akses Pasar dan Investasi

DPRD Maluku

Jalan Lingkar Pulau Gorong dan Sejumlah Ruas Jalan di Seram Bagian Timur Jadi Prioritas Pembangunan 2026

DPRD Maluku

Cegah Polemik PPDB 2026, Tethool Tegaskan SMA Unggulan Tak Boleh Tambah Kuota

DPRD Maluku

DPRD Maluku Tindak Lanjuti Dugaan Penolakan Pasien di RSUP Leimena Ambon