Home / DPRD Maluku / Politik

Selasa, 11 November 2025 - 18:19 WIB

DPRD Maluku Dorong Pengakuan Resmi Maluku sebagai Provinsi Kepulauan: Kunci Pemerataan Kesejahteraan

Oplus_131072

Oplus_131072

Ambon, PT- Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Abdul Kelilauw menegaskan pentingnya perjuangan agar Maluku mendapatkan pengakuan resmi sebagai Provinsi Kepulauan.

Menurutnya, status tersebut menjadi kunci utama dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan melalui kebijakan transfer keuangan yang lebih adil dari pemerintah pusat ke daerah.

Kelilauw menyampaikan hal ini usai menghadiri pertemuan bersama anggota Badan Anggaran dan Komisi II DPR RI, Rizki, di Jakarta.

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari agenda yang diinisiasi oleh DPW Partai NasDem Maluku, dalam rangka memperjuangkan aspirasi daerah kepulauan.

“Provinsi Maluku memiliki potensi besar yang perlu diperjuangkan agar transfer dana dari pusat ke daerah dapat dihitung lebih adil, terutama dengan memperhitungkan luas wilayah laut yang menjadi bagian integral dari provinsi ini,” ujar Kelilau kepada wartawan di Ambon, Selasa (11/11/2025).

Baca Juga  Komisi III DPRD Maluku Soroti Dugaan Pemotongan Sepihak Dana Nasabah BRI di Negeri Kobi

Kelilauw menambahkan, aspirasi terkait pengakuan Maluku sebagai Provinsi Kepulauan telah disampaikan langsung oleh DPRD Maluku kepada pemerintah pusat.

Ia berharap, pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi geografis Maluku yang didominasi wilayah perairan, sehingga alokasi dana transfer bisa dihitung secara proporsional.

Selain itu, Kelilauw turut menyoroti peran strategis Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, yang baru-baru ini dipercaya sebagai Ketua Koordinator 8 Provinsi Kepulauan di Indonesia. Ia menilai kepemimpinan Lewerissa akan sangat berpengaruh dalam memperjuangkan kepentingan daerah kepulauan di tingkat nasional, terutama dalam pengalokasian anggaran.

“Alhamdulillah aspirasi kami telah didengar oleh Ketua Komisi II DPR RI, Bapak Rizki. Kami berharap perjuangan menjadikan Maluku sebagai Provinsi Kepulauan bisa segera terealisasi,” tutur Kelilauw

Baca Juga  33 Anggotta Panwas Kecamatan di Lantik Bawaslu SBB

Lebih lanjut, Kelilauw menegaskan komitmen DPRD Maluku untuk terus memperjuangkan hak-hak daerah, khususnya dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan ekonomi di wilayah-wilayah terpencil.

“Kami akan terus memperjuangkan agar potensi besar yang dimiliki Maluku dapat dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Pemerintah Provinsi Maluku berharap, dengan pengakuan resmi sebagai Provinsi Kepulauan, potensi kelautan dan perikanan dapat berkembang lebih pesat melalui dukungan anggaran yang memadai dari pemerintah pusat.

Ke depan, pembahasan mengenai status Provinsi Kepulauan akan terus dilanjutkan dalam forum-forum resmi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Maluku, dengan tujuan agar kepentingan masyarakat Maluku benar-benar terakomodasi dalam kebijakan nasional. (PT)

Share :

Baca Juga

Politik

Penuhi Surat Tugas, BW Ikut Sosialisasi Bacalon Walikota Ambon di DPC PDIP

Kab.Maluku Barat Daya

Benyamin Noach Tak Hadiri Rakerdasus PDI Perjuangan, Ini Jawaban Watubun

DPRD Maluku

DPRD Maluku Pelajari Tata Beracara di Bali, Tethool :  Menuju Perda Kode Etik yang Lebih Baik

Kota Ambon

Walikota Ambon Ajak Partai  PKB Perkuat Sinergi Dalam Pembangunan Daerah

Kota Ambon

Sekwan Sampaikan Rencana Kerja DPRD Kota Ambon Masa Sidang II Tahun Sidang 2024-2025

Kab.Maluku Barat Daya

Long March Bersama Ratusan Warga, Benyamin -Ari Daftar di KPU MBD

DPRD Maluku

Komisi II DPRD Maluku Tinjau Perizinan PT Miranti Jaya di Dusun Laala, Pastikan Aktivitas Tambang Diterima Masyarakat

DPRD Maluku

DPRD Maluku Tekankan Pentingnya Sinergi Eksekutif-Legislatif dalam Pembahasan RAPBD 2026