Home / Headline

Kamis, 3 September 2026 - 13:53 WIB

Perkuat Kolaborasi, Jasa Marga dan Jasa Raharja Hadirkan Layanan Keselamatan Jalan Tol Berbasis Digital

JAKARTA, PT — PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Jasa Raharja (Persero) memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan layanan keselamatan jalan tol berbasis digital melalui aplikasi Travoy.

Layanan tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat, khususnya pengguna jalan tol, dalam memperoleh informasi risiko, melaporkan kecelakaan, menemukan rumah sakit terdekat, hingga mengakses bantuan darurat secara lebih cepat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Sinergi Pemanfaatan Sumber Daya dan Pengembangan Layanan Keselamatan Jalan Tol Berbasis Digital di Jakarta, Rabu (2/9).

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, dan Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin.

Kesepakatan ini menjadi landasan bagi kedua perusahaan untuk mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki melalui aplikasi Travoy dan aplikasi Jasfren, mulai dari sumber daya, data, informasi, sarana, kanal layanan, hingga kapabilitas masing-masing perusahaan.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat aspek keselamatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jalan tol.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan keselamatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kualitas pelayanan jalan tol.

Menurutnya, upaya meningkatkan keselamatan tidak hanya berhenti pada penyediaan infrastruktur yang andal, tetapi juga mencakup kemampuan mendeteksi risiko, memberikan informasi yang tepat, serta memastikan pengguna memperoleh bantuan ketika menghadapi kondisi darurat.

“Bagi kami, keselamatan pengguna menjadi bagian dari keseluruhan pengalaman perjalanan di jalan tol. Karena itu, kami terus mendorong penguatan layanan yang tidak hanya berfokus pada penanganan ketika terjadi insiden, tetapi juga pada bagaimana risiko dapat diantisipasi sejak awal,” ujar Rivan.

Baca Juga  Wattimena Terima Surat Tugas DPP Partai Demokrat

Ia menambahkan, melalui kolaborasi dengan Jasa Raharja, pihaknya ingin menghubungkan data, teknologi, dan kompetensi yang dimiliki kedua perusahaan untuk menghadirkan layanan keselamatan yang lebih cepat, tepat, dan relevan dengan kebutuhan pengguna.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan yang mudah, cepat, dan terintegrasi menjadi salah satu fokus utama dalam penguatan layanan Jasa Raharja.

“Ketika kecelakaan terjadi, korban dan keluarga tidak boleh dibebani dengan kebingungan mencari bantuan atau informasi mengenai layanan yang tersedia. Melalui kolaborasi ini, kami ingin mendekatkan akses pertolongan dan perlindungan kepada masyarakat dalam satu platform yang mudah digunakan,” katanya.

Menurut Awaluddin, kecepatan informasi menjadi bagian penting dalam penanganan korban kecelakaan. Informasi awal yang diterima secara cepat dan akurat dapat membantu koordinasi antara pengelola jalan tol, petugas Jasa Raharja, fasilitas kesehatan, serta pemangku kepentingan lainnya.

“Semakin cepat informasi diterima dan diteruskan kepada pihak yang tepat, semakin besar peluang korban memperoleh penanganan medis secara cepat,” ujarnya.

Melalui MoU tersebut, kedua perusahaan membuka peluang menghadirkan layanan yang mampu menghubungkan informasi dari lapangan dengan proses penanganan secara lebih cepat dan tepat.

Sejumlah fitur yang saat ini sedang dikaji untuk diintegrasikan melalui aplikasi Travoy antara lain informasi rumah sakit terdekat berdasarkan posisi pengguna, kanal pelaporan kecelakaan, serta akses bantuan darurat.

Baca Juga  Danrem 151/Binaiya Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Keamanan dan Kesejahteraan Masyarakat Maluku

Selain memperkuat penanganan ketika terjadi kecelakaan, kolaborasi ini juga diarahkan pada upaya pencegahan melalui pengembangan informasi titik rawan kecelakaan berdasarkan data historis dan analisis keselamatan.

Fitur tersebut nantinya dapat digunakan untuk memberikan peringatan kepada pengemudi ketika mendekati ruas jalan tol dengan tingkat risiko kecelakaan yang lebih tinggi.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, penandatanganan MoU diawali dengan Pelatihan Penanganan Gawat Darurat (PPGD) dan prinsip dasar pertolongan pertama yang turut dilengkapi dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi personel agar memiliki kesiapsiagaan dan kemampuan yang memadai dalam menghadapi situasi darurat, termasuk memberikan pertolongan awal kepada korban kecelakaan sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Pelaksanaan PPGD dan pemeriksaan kesehatan menegaskan bahwa transformasi layanan keselamatan tidak hanya bertumpu pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga kesiapan personel yang sehat, kompeten, dan sigap sebagai garda terdepan dalam memberikan respons di lapangan.

Melalui kolaborasi ini, Jasa Marga dan Jasa Raharja berkomitmen membangun ekosistem keselamatan jalan tol yang menghadirkan informasi, pertolongan, dan perlindungan secara semakin terintegrasi dan dekat dengan masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman berkendara yang semakin lancar, aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan tol. (PT)

Share :

Baca Juga

Headline

Lestaluhu: Pelayanan Pemda Malteng Terkait Pembayaran Insentif Perangkat Negeri Tulehu Dilakukan Sesuai Regulasi 

Headline

64 Rumah Kost Terdaftar, Publik Soroti Kinerja Kabid Retribusi BPPRD Kota Ambon

Headline

Maspaitella Ajak Negeri Adat Gali Keunikan Lokal, Pariwisata Ambon Dinilai Bisa Mendunia

Headline

Jasa Raharja Perkuat Transformasi Digital dalam Rakor Pembina Samsat 2026 di Semarang

Headline

TIM GABUNGAN BANDARA PATTIMURA DAN POLRESTA AMBON BERHASIL GAGALKAN PENYELUNDUPAN BARANG TERLARANG DI TERMINAL KARGO

Headline

Jurnalis Senior Sebut Ada Yang Mencari Kesalahan Mantan Penjabat Gubernur Maluku

Headline

Kasus Pemukulan Perempuan dan Pembakaran Rumah, Telah Dilaporkan ke Polsek Kairatu

Headline

Gubernur Maluku Tunjuk Jems Lewakabessy Jadi Plt Kadis Pendidikan, Dinilai Sarat Kolusi dan Nepotisme