Home / DPRD Maluku / Politik

Rabu, 22 Januari 2025 - 10:28 WIB

DPRD Maluku Bahas Pembukaan Jalur Pelayaran Baru, Tingkatkan Aksesibilitas di Wilayah Kepulauan

Ambon, pusartimur.com – DPRD Maluku melalui Komisi III menggelar rapat koordinasi dengan Panca Karya terkait rencana pembukaan jalur pelayaran baru yang selama ini belum terlayani secara optimal oleh KMP Ferry. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah di Maluku serta memperbaiki layanan transportasi laut bagi masyarakat.

Dalam rapat yang digelar di Rumah Rakyat Karang Panjang, Ambon, Rabu (22/1/2025), anggota Komisi III DPRD Maluku Rovik Afifudin menyampaikan bahwa terdapat lima jalur baru yang diusulkan dengan dua jalur tambahan yang telah diajukan kepada ASDP dan Dinas Perhubungan. Jalur-jalur ini nantinya akan masuk dalam tender yang diikuti oleh Panca Karya, ASDP, dan perusahaan pelayaran swasta.

Baca Juga  Tindaklanjuti Tuntutan Masyarakat Adat Negeri Rumah Tiga, DPRD Maluku Siap Bentuk Pansus

Saat ini, tersedia 9 kapal operasional, dengan 8 kapal aktif berlayar, lima di antaranya mendapat subsidi, sementara tiga lainnya beroperasi secara komersial. Satu kapal telah dikembalikan ke Lelemuku.

Selain itu, subsidi doking kapal menjadi salah satu perhatian utama. Meskipun biaya doking kapal mendapat dukungan dari pemerintah, ada perbedaan antara perhitungan subsidi pemerintah dan kondisi aktual di lapangan yang perlu diselesaikan agar tidak merugikan operator pelayaran.

Menanggapi pertanyaan mengenai KM Bahtara Nusantara, kapal yang melayani Banda – Tual, Afifudin menjelaskan bahwa kapal tersebut siap beroperasi setelah menyelesaikan proses doking.

Sementara itu, pemerintah juga sedang mempertimbangkan usulan dari kabupaten mengenai KM Tanjung Sole, yang diharapkan dapat mengisi kekosongan jalur Loliama. Analisis lebih lanjut dilakukan agar kehadiran kapal ini tidak merugikan operator pelayaran yang ada.

Baca Juga  Tahapary  Yakin Raih Rekomendasi Partai Gerindra

Proses pengajuan jalur pelayaran baru dilakukan bertahap, dimulai dari Kabupaten, kemudian ke Provinsi, hingga akhirnya disetujui Pemerintah Pusat. Selain itu, beberapa dermaga sedang dalam tahap pembangunan untuk mendukung rute baru ini. Jika diperlukan, usulan tambahan dermaga akan diajukan guna meningkatkan efisiensi operasional.

DPRD Maluku bersama Pemerintah Daerah dan Pusat terus berkoordinasi agar jalur pelayaran baru ini dapat segera terealisasi. Dengan adanya jalur baru ini, diharapkan aksesibilitas masyarakat di wilayah kepulauan Maluku semakin meningkat, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta memperbaiki konektivitas antarwilayah. (PT)

 

Share :

Baca Juga

DPRD Maluku

Rutasouw Fokus Tingkatkan Ekonomi Masyarakat SBB Lewat Hasil Reses

DPRD Maluku

Ketua DPRD Maluku Tegaskan Pembentukan Perda Kewenangan Daerah, 15 Ranperda Masuk Propemperda 2026

DPRD Maluku

DPRD Maluku Desak Evaluasi Kenaikan Tarif Tiket Kapal Cepat Tulehu – Masohi

Politik

Sangkala Minta Pemda Segera Atasi Bencana di Maluku Tengah

Headline

Wattimena Terima Surat Tugas DPP Partai Demokrat

Politik

DPRD Kota Ambon Dorong Tim Percepatan Izin Tambang Batuan

DPRD Maluku

DPRD Maluku Lanjutkan Pengawasan Tahap II Proyek Fisik yang Didanai APBD dan APBN

Politik

Laturua :  Kantor Baru Akan Rampung Sebelum Pemilu 2029, Jadi Ruang Aspirasi Masyarakat