Home / DPRD Kota Ambon

Rabu, 17 September 2025 - 15:18 WIB

Esok, Komisi I DPRD Kota Ambon Akan On The Spot Terkait Sengketa Tanah di Halong dan Batu Merah

oplus_0

oplus_0

Ambon, PT- Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Faldi Toisutta, menjelaskan bahwa pihaknya telah menggelar rapat dengar pendapat bersama keluarga Moses Primer terkait laporan sengketa tanah di kawasan Halong.

Menurutnya, ada perbedaan data mengenai status lahan tersebut sehingga perlu dilakukan peninjauan langsung.

“Dari hasil konsultasi, lokasi tanah yang dilaporkan keluarga Moses Primer diarahkan ke wilayah Hative Kecil, namun di sana juga tidak ada kejelasan. Karena itu, Komisi I menerima laporan resmi dan hari ini dilakukan rapat bersama BPN. Besok kami akan turun langsung ke lokasi (on the spot) untuk mencari solusi dan titik terang,” ujarnya kepada media di DPRD Kota Ambon, Rabu 17 September 2025.

Baca Juga  Wali Kota Ambon: Pemkot Maksimalkan Anggaran di Tengah Penurunan Transfer Keuangan Daerah

Selain kasus di Halong, Komisi I juga menerima laporan sengketa tanah di kawasan Batu Merah, tepatnya di belakang Grand Avira.

Tanah tersebut diketahui merupakan tanah wakaf Yayasan Masjid Jami yang diberikan kuasa pengelolaan kepada seorang warga bernama Ibu Ruqyah. Namun, permasalahan muncul setelah seorang warga bernama Emilia mengeluarkan sertifikat atas lahan yang sama melalui BPN.

Faldi menegaskan, untuk memastikan kejelasan status lahan, pihaknya bersama BPN akan melakukan validasi data dan pengukuran langsung.

Baca Juga  Bahas Penyerapan APBD Kuartal Pertama, DPRD Gelar Rapat Mitra

“Besok kita akan turun bersama BPN untuk memastikan apakah sertifikat yang dimiliki Ibu Emilia berada di atas tanah wakaf Yayasan Masjid Jami atau memang pada lahan miliknya sendiri. Hasil pengukuran ini penting untuk mengetahui kebenaran status kepemilikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, prinsip Komisi I adalah menindaklanjuti semua laporan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan masalah tanah. Dengan adanya verifikasi di lapangan, diharapkan bisa ditemukan solusi yang adil bagi semua pihak. (PT)

Share :

Baca Juga

DPRD Kota Ambon

Tahun 2026, Dinas Perhubungan Kota Ambon Akan Kelola Parkir Tanpa Pihak Ketiga

DPRD Kota Ambon

Front Demokrasi Maluku Ancam Gelar Demo Besar di Kantor BPN Ambon

DPRD Kota Ambon

Tamaela :  Konsulat Belanda di Ambon, Anugerah dan Peluang Baru untuk Kerja Sama Strategis

DPRD Kota Ambon

Komisi II DPRD Ambon Soroti Ketidakterisian Formasi PPPK dan Tekankan Perencanaan Kepegawaian yang Matang

DPRD Kota Ambon

Bapemperda DPRD Kota Ambon Matangkan Program Pembentukan Perda Tahun 2026

DPRD Kota Ambon

DPRD Kota Ambon Gelar Paripurna Bahas Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Empat Ranperda Strategis

DPRD Kota Ambon

Da Costa Minta Evaluasi Kamtibmas di Waiheru

DPRD Kota Ambon

Solusi Parkir, Kemacetan, dan Penataan Terminal di Kota Ambon, Far-Far:  Komisi III DPRD Dorong Aksi Nyata