Home / DPRD Kota Ambon

Selasa, 3 Juni 2025 - 06:19 WIB

Panja DPRD Dorong Transparansi dan Optimalisasi PAD Ambon Lewat Validasi Data Pajak dan Retribusi

Ambon, PT — Ketua Panitia Kerja (Panja) DPRD Kota Ambon, Zeth Pormes, menegaskan komitmen kuat Panja dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui transparansi dan optimalisasi pengelolaan pajak serta retribusi daerah. Dalam rapat terbaru, Panja menerima dan mengevaluasi data yang masuk dari 13 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), namun ditemukan bahwa baru sekitar 75% data yang lengkap dan layak dianalisis.

Masih Banyak Data Belum Lengkap dan Belum Terperinci

Dari hasil evaluasi awal, beberapa data penting seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak air bawah tanah belum disampaikan secara detail. Panja menekankan perlunya data by name by address, bukan sekadar jumlah atau total objek pajak.

Contohnya, untuk pajak air bawah tanah yang dilaporkan ada 600 objek, Panja meminta agar seluruh objek tersebut disertai nama perusahaan dan alamat lengkap. Begitu pula dengan data pedagang, yang masih bersifat agregat per pasar. Panja meminta agar data diperinci hingga nama dan lokasi setiap pedagang.

Baca Juga  Dugaan Pelanggaran Jam Kerja pada Program Makan Bergizi Gratis di Ambon, DPRD Minta Disnaker dan Komisi Panggil Segera Pengelola SPPG

Deadline Penyerahan Data Lengkap: Kamis

Panja memberi waktu hingga Kamis bagi setiap OPD untuk menyelesaikan dan melengkapi data pajak dan retribusi. Data tersebut harus mencakup:

Nama objek pajak/retribusi

Alamat objek

Jumlah yang dipungut tahun 2022, 2023, 2024

Realisasi tahun berjalan (2025) secara bulanan untuk pajak dan harian untuk retribusi.

Setelah data terkumpul, Panja akan menggandeng konsultan perpajakan untuk melakukan analisis mendalam terhadap potensi riil pendapatan daerah. Hasil analisis ini akan menjadi dasar dalam menentukan target PAD Kota Ambon untuk tahun 2026.

Rapat Terjadwal dan Bedah Data Per Dinas

Panja juga telah menjadwalkan rapat teknis mingguan yang fokus pada satu OPD per sesi. Rapat akan dimulai hari Selasa depan dengan Dinas SPU. Setiap objek pajak dan retribusi akan dibedah satu per satu berdasarkan nama dan alamat, untuk menghindari analisis yang terlalu umum.

Baca Juga  DPRD Kota Ambon Gelar Uji Publik Ranperda Smart City

Uji Petik di Lapangan: Restoran, Warung, hingga Kantin Sekolah

Untuk memastikan validitas data, Panja akan melakukan uji petik di lapangan. Fokus awal akan diarahkan ke sektor pajak restoran, mulai dari restoran besar seperti Sari Gurih, Ratu Gurih, hingga rumah makan kecil dan kantin sekolah. Rumah makan Padang, kafe, dan warung akan diperiksa apakah sudah dipungut pajaknya sesuai dengan data yang dilaporkan.

Membangun Sinergi, Bukan Mencari Kesalahan

Zeth Pormes menegaskan bahwa pendekatan Panja bukan untuk menyalahkan OPD pengumpul, melainkan untuk menemukan akar persoalan dan merumuskan solusi bersama. Jika ada tantangan regulasi atau kebutuhan tambahan dari OPD, Panja membuka ruang dialog untuk membentuk kebijakan baru yang lebih adaptif.

Langkah-langkah ini bertujuan untuk memastikan pajak dan retribusi dipungut secara adil dan transparan, sekaligus meningkatkan PAD untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Ambon secara berkelanjutan. (PT)

Share :

Baca Juga

DPRD Kota Ambon

Gelar Paripurna, Pj.Walikota Sampaikan 8 Hal Penting

DPRD Kota Ambon

DPRD Kota Ambon Umumkan Perubahan Komposisi Alat Kelengkapan Dewan Tahun 2025

DPRD Kota Ambon

Mourits L. Tamaela Terpilih sebagai Sekjen ADEKSI 2025–2030

DPRD Kota Ambon

Esok, Komisi I DPRD Kota Ambon Akan On The Spot Terkait Sengketa Tanah di Halong dan Batu Merah

DPRD Kota Ambon

Pemkot – DPRD Ambon Setujui Tiga Ranperda Untuk Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial

DPRD Kota Ambon

Bahas Isu Wanprestasi, Komisi III DPRD Ambon Gelar Rapat dengan Dishub Ambon

DPRD Kota Ambon

Nikijuluw: DPRD Siapkan Sejumlah Ranperda Prioritas 2026, Fokus Tenaga Kerja hingga Pengendalian Miras

DPRD Kota Ambon

DPRD Kota Ambon Soroti Penyusutan Luas Wilayah Hingga 100 Kilometer Persegi