Home / Economy

Selasa, 2 Juli 2024 - 00:18 WIB

Juni 2024, Inflasi Kota Ambon Naik Sebesar 4,49 Persen

module: a; 
hw-remosaic: 0; 
touch: (0.22991452, 0.22991452); 
modeInfo: ; 
sceneMode: Hdr; 
cct_value: 0; 
AI_Scene: (-1, -1); 
aec_lux: 73.0; 
hist255: 0.0; 
hist252~255: 0.0; 
hist0~15: 0.0;

module: a; hw-remosaic: 0; touch: (0.22991452, 0.22991452); modeInfo: ; sceneMode: Hdr; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 73.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Ambon, Pusartimur.com- Pada Juni 2024 terjadi inflasi year on year (y-on-y) di Provinsi Maluku sebesar 3,63 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,78.

Inflasi tertinggi terjadi di Kota Ambon sebesar 4,49 persen dengan IHK sebesar 109,10 dan terendah terjadi di Kabupaten Maluku Tengah sebesar 2,36 persen dengan IHK sebesar 105,57.

Hal ini diakui Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaelapia dalam berita rilis resmi, Senin (1/7/2024).

Diakui,  Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya 10 indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok penyediaan makanan dan
minuman/restoran sebesar 6,10 persen; kelompok makanan, minuman dan
tembakau sebesar 5,79 persen; kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 5,59 persen; kelompok kesehatan sebesar 4,74 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,89 persen; kelompok transportasi sebesar 2,77 persen; kelompok pendidikan sebesar 1,68 persen; kelompok perlengkapan,
peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,44 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,81 persen; dan kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,32 persen.

Baca Juga  Tekankan Komitmen Majukan Birokrasi, Apries Gaspersz Resmi Mendaftar Sekkot Ambon

Sementara kelompok
pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,13 persen.

Ditambahkan, Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y pada Juni 2024, antara lain: beras, nasi dengan lauk, sawi hijau, kangkung, emas perhiasan, sigaret kretek mesin
(SKM), buncis, tarif angkutan udara, bayam, gula pasir, ikan layang/mumar, kacang panjang, ikan tongkol/komu, kopi bubuk, pembalut wanita, bahan bakar rumah tangga, cabai rawit,
popok bayi sekali pakai/diapers, tarif angkutan laut dan tomat.

Baca Juga  Terpilih Kembali, Basri Damis Siap Menangkan Pemilu dan Perkuat Pelayanan Rakyat

Sedangkan komoditas yang
memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, antara lain: ikan cakalang, ikan selar/kawalinya, cabai merah, pisang, baju kaos tanpa kerah/t-shirt pria, daun melinjo, ikan kembung/lema,
pepaya, minuman ringan, handbody lotion, telepon seluler, sabun mandi cair, tas sekolah, lemon, tepung terigu, ikan kakap merah dan lada/merica. (PT-01)

 

Share :

Baca Juga

Economy

Bank Indonesia Maluku Dukung Program MBG, Jaga Inflasi Pangan Tetap Stabil

Economy

Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Salurkan 4 Ribu Liter BBM untuk Pemulihan Banjir dan Longsor di Halmahera Utara

Economy

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Gandeng UMKM Lokal Meriahkan Bright Gas UMKM Festival 2024

Economy

Inflasi Provinsi Maluku Terjaga dalam Rentang Sasaran di Tengah HBKN Ramadhan dan Idul Fitri

Economy

OJK & BPS Siapkan SNLKI 2026 di Papua Barat & Papua Barat Daya

Economy

Ambon City of Music Raih Predikat “EXCELLENT” dalam Pelaporan UNESCO  UCCN

Economy

Jasa Raharja Gaungkan Semangat Kartini: Perempuan Tangguh, Perusahaan Tumbuh

Economy

Pertamina Pastikan Harga Avtur di Indonesia Telah Sesuai Regulasi Pemerintah