Home / Kota Ambon

Kamis, 16 Oktober 2025 - 12:36 WIB

Walikota Ambon: Penguatan Kapasitas Penanggulangan Bencana Jadi Prioritas Pemerintah 

oplus_0

oplus_0

Ambon, PT-  Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Ambon untuk terus memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi potensi bencana alam yang kerap melanda kota ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Wali Kota saat meresmikan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kota Ambon, yang menjadi salah satu aset baru daerah sekaligus langkah strategis dalam peningkatan kesiapsiagaan bencana.

“Kita tahu bersama bahwa Ambon termasuk daerah dengan indeks risiko bencana sebesar 99,07, kategori sedang. Kondisi topologi dan geografis Ambon membuat kota ini rawan terhadap berbagai jenis bencana seperti gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor, maupun cuaca ekstrem,” jelasnya, Kamis (16/10/2025).

Menurut Wali Kota, bencana alam tidak dapat dihindari, tetapi risiko dan dampaknya dapat diminimalkan melalui pemahaman, edukasi, serta langkah-langkah mitigasi yang terencana.

“Kita tidak bisa menolak datangnya bencana, tetapi kita bisa mengurangi risiko bencana dengan kesiapsiagaan dan kolaborasi. Ini menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, stakeholder, dan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga  Dorong Peningkatan Layanan JKN, Dewas BPJS Kesehatan Tinjau RS Siloam Ambon

Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, telah menyiapkan berbagai regulasi dan dokumen perencanaan terkait penanggulangan bencana, termasuk rencana kontinjensi untuk gempa bumi, tsunami, banjir, dan tanah longsor.

Selain itu, Pemerintah juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Bank Dunia, untuk membentuk Desa Tangguh Bencana, melaksanakan simulasi evakuasi, pemasangan rambu-rambu bencana, dan pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana di sejumlah desa, negeri, dan kelurahan.

Peresmian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) menjadi bukti nyata upaya pemerintah dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana. Fasilitas ini dibangun dengan dukungan pemerintah pusat dan dilengkapi dengan teknologi digital terbaru untuk mempercepat respon darurat.

“Dengan hadirnya Pusdalops ini, penanganan bencana bisa dilakukan lebih cepat dan terukur. Ke depan, koordinasi tidak lagi manual lewat telepon, tapi sudah berbasis digital. Data korban, lokasi terdampak, dan rencana kerja bisa dipantau secara real-time,” ungkapnya.

Baca Juga  Optimalkan Peran FKLL Wilayah Kab Seram Bagian Timur Demi Menekan Angka Kecelakaan

Ia berharap, keberadaan Pusdalops dapat meningkatkan efektivitas kerja BPBD, mempercepat penanganan darurat, dan memastikan rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana berjalan optimal.

Wali Kota juga menekankan pentingnya keberlanjutan program tangguh bencana di seluruh wilayah Kota Ambon.

“Forum dan kegiatan tangguh bencana jangan berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pemerintah negeri, desa, dan kelurahan harus terus mengedukasi masyarakat agar selalu siap siaga,” tandasnya.

Dengan sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat, Wali Kota optimistis bahwa Ambon akan menjadi kota yang tangguh terhadap bencana, serta mampu memberikan pelayanan cepat, tepat, dan terukur bagi warga terdampak. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Bodewin Wattimena Tanggapi Santai Seruan Aksi Demo, Tegaskan Kebebasan Berpendapat Harus Beretika

Kota Ambon

Nel Hehanussa: Wajib Pajak di Ambon Harus Melunasi Tunggakan Pajak dan Retribusi Daerah

Kota Ambon

Makan Gratis Ditangani Kodam dan Kodim, Joisangaji: Semua Aman Terkendali

Economy

Gaspersz Dorong Pengalihan Pengelolaan Pendapatan Persampahan ke DLHP untuk Optimalkan PAD

Kota Ambon

Isu Majelis Latupati Dipermalukan, Pemkot Ambon Tegaskan HUT ke-451 Merupakan Acara Pemerintahan

Kota Ambon

Cegah Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba, Korem 151/Binaiya Gelar Sosialisasi P4GN

Kota Ambon

Wawali Bangga GPM Menuju Satu Abad Pelayanan

Kota Ambon

Atasi Rawan Pangan, Attamimi: Ada Peta Pengendalian Ketahanan Pangan di Maluku