Ambon, PT- Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian Kontingen LASQI Kota Ambon yang berhasil meraih prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Maluku. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan buka puasa bersama yang digelar di kediaman Wakil Wali Kota Ambon, sekaligus penyerahan bonus dari Pemerintah Kota Ambon kepada para peserta kontingen. Yang di laksanakan pada jumat (13/03/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT karena seluruh pihak dapat berkumpul dalam suasana Ramadan yang penuh berkah.
“Ungkapan syukur kita kembalikan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena atas rahmat dan perlindungan-Nya, kita dapat bertemu pada sore hari ini di kediaman Ibu Wakil Wali Kota Ambon dalam rangka buka puasa bersama sekaligus pemberian bonus kepada kontingen LASQI Kota Ambon,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan bangsa tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah semata. Tanggung jawab tersebut harus dibagi kepada berbagai lembaga dan organisasi yang dibentuk untuk mendukung pembangunan manusia secara menyeluruh.
Menurutnya, pemerintah memiliki keterbatasan sehingga membutuhkan dukungan dari lembaga-lembaga kemasyarakatan, termasuk LASQI Nusantara kota Ambon.Tidak ada satu lembaga yang mampu membangun bangsa ini sendirian. Karena itu, kewenangan dan tanggung jawab didistribusikan sampai ke daerah, termasuk di Kota Ambon.
Ia mengatakan, LASQI hadir untuk membantu pemerintah dalam membina generasi muda dan menjaga nilai-nilai budaya Islami yang telah tumbuh di tengah masyarakat,” jelasnya.
Ia menegaskan, keberadaan LASQI sangat penting dalam menjaga serta melestarikan seni musik Islami, sekaligus membentuk karakter spiritual generasi muda.
“Pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi juga pembangunan karakter dan spiritual masyarakat. Karena itu pembinaan generasi muda melalui seni Islami sangat penting,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi atas keberhasilan Kontingen LASQI Kota Ambon yang berhasil meraih Juara Umum pada Festival LASQI tingkat Provinsi Maluku. Prestasi tersebut dinilai sebagai hasil dari pembinaan yang baik serta kerja keras seluruh pengurus dan peserta.
“Prestasi ini tidak mungkin terjadi tanpa pola pembinaan yang baik. Karena itu kita harus menjaga konsistensi agar standar yang sudah dicapai dapat terus dipertahankan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi program LASQI Go To School, yang dilakukan dengan mengunjungi sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi kepada siswa mengenai seni musik Islami.
Program tersebut dinilai sangat penting untuk menggali potensi bakat generasi muda sejak dini, sekaligus menyiapkan kader penerus yang akan terus mengharumkan nama Kota Ambon di masa depan.
Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi tersebut, Pemerintah Kota Ambon memberikan bonus sebesar Rp1 juta kepada setiap anggota kontingen yang mewakili Kota Ambon pada festival tingkat provinsi.
“Walaupun dalam kondisi efisiensi dan keterbatasan anggaran, pemerintah tetap memberikan apresiasi. Setiap anggota kontingen mendapatkan bonus Rp1 juta sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang telah mengharumkan nama Kota Ambon,” ungkapnya.
Diketahui, jumlah anggota kontingen yang menerima bonus tersebut mencapai sekitar 83 orang.
Ia berharap, pemberian penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi serta mendorong pembinaan yang lebih baik di masa mendatang.
“Kami berharap semakin banyak generasi muda Islam Kota Ambon yang mampu berprestasi dan membanggakan daerah ini, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya. (PT)









