Home / Headline

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Jasa Raharja Perkuat Integritas dan Kepedulian dalam Pelayanan

JAKARTA, PUSARTIMUR.COM – PT Jasa Raharja (Persero) mengajak seluruh insan perusahaan menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 sebagai momentum untuk memperkuat integritas, semangat perbaikan, dan kepedulian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pesan tersebut sejalan dengan tema peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini, yakni “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.”

Hal itu disampaikan Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, dalam amanatnya pada upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026). Ia menegaskan, nilai-nilai Sumpah Pemuda tidak cukup dimaknai sebagai semangat kebangsaan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata, tanggung jawab, dan kontribusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurut Awaluddin, semangat persatuan yang ditunjukkan para pemuda pada 28 Oktober 1928 menjadi pengingat bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bergerak bersama. Sebaliknya, persatuan tercermin dari kesediaan setiap individu mengesampingkan kepentingan kelompok demi mencapai tujuan yang lebih besar.

“Semangat kebangsaan pada akhirnya harus terlihat dari apa yang kita lakukan dan manfaat yang kita hadirkan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, nilai patriotik bagi insan Jasa Raharja diwujudkan melalui kesungguhan dalam bekerja, menjaga integritas, serta memastikan setiap tanggung jawab memberikan manfaat nyata.

Sementara itu, kegigihan tercermin dari kemauan untuk terus belajar, memperbaiki cara kerja, memperkuat kolaborasi, serta memanfaatkan teknologi dan data guna meningkatkan kualitas pelayanan.

Baca Juga  Dubes Belanda Hadiri Nobar Piala Dunia di Ambon, Walikota: Momentum Persaudaraan

Adapun empati, lanjutnya, berarti memahami bahwa di balik setiap proses pelayanan terdapat manusia dengan kebutuhan dan harapan yang harus diperhatikan. Karena itu, pelayanan kepada korban kecelakaan maupun keluarga yang ditinggalkan harus mengedepankan kecepatan, kepastian, dan kepedulian.

“Bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarganya akibat kecelakaan, persoalan koordinasi internal bukanlah sesuatu yang seharusnya mereka tanggung. Bagi korban yang membutuhkan penanganan, kecepatan, kepastian, dan kepedulian bukan sekadar nilai tambah. Semuanya merupakan bagian penting dari pengalaman pelayanan yang mereka rasakan,” jelas Awaluddin.

Perkuat Kolaborasi dan Budaya Kerja
Awaluddin menekankan, kualitas pelayanan tidak dapat dibangun oleh satu unit kerja saja. Diperlukan koordinasi yang baik serta kesediaan setiap bagian untuk saling mendukung agar masyarakat memperoleh pelayanan yang terpadu.

Menurutnya, masyarakat tidak melihat batas antara kantor pusat, kantor wilayah, maupun unit kerja lainnya. Masyarakat memandang Jasa Raharja sebagai satu kesatuan yang bertanggung jawab menghadirkan pelayanan berkualitas.

Oleh karena itu, keberhasilan suatu bagian harus diikuti dengan perbaikan secara menyeluruh agar tidak ada persoalan pelayanan yang terabaikan.

“Keberhasilan satu bagian belum cukup apabila keseluruhan pelayanan masih menyisakan persoalan,” tegasnya.

Baca Juga  PENYIDIK KEJARI, GELEDAH KANTOR DISPORA DAN BPKAD PEMERINTAH KABUPATEN MALRA

Ia menambahkan, semangat perbaikan harus menjadi bagian dari budaya kerja seluruh insan Jasa Raharja. Setiap individu diharapkan berani mengambil inisiatif, memahami persoalan secara mendalam, serta menyampaikan gagasan berdasarkan pertimbangan yang kuat dan mampu menghasilkan perbaikan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam konteks tersebut, generasi muda memiliki ruang sekaligus tanggung jawab untuk memberikan kontribusi tanpa harus menunggu jabatan tertentu. Sementara itu, insan perusahaan yang lebih berpengalaman diharapkan terus menjadi sumber pengetahuan dan teladan, sekaligus membuka kesempatan bagi generasi berikutnya untuk berkembang dan mengambil tanggung jawab yang lebih besar.

Awaluddin juga mengingatkan bahwa perubahan tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Perbaikan dapat dimulai dari keberanian menyelesaikan persoalan yang berlarut-larut, mengusulkan cara kerja yang lebih baik, serta menjalankan tanggung jawab dengan kualitas yang terus meningkat.

Ia berharap, peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum bagi seluruh insan Jasa Raharja untuk memperkuat komitmen menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menghadirkan kepedulian dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Jangan sampai kita hanya mewarisi semangat para pemuda terdahulu sebagai cerita. Warisilah keberanian mereka sebagai tindakan,” tutup Awaluddin. (PT)

Share :

Baca Juga

Headline

Pendataan Pengguna Pertalite dengan QR Code, Upaya Pertamina Patra Niaga Wujudkan Subsidi Tepat

Headline

Sengketa Pembayaran Lahan Dermaga Fery Hunimua Liang, ASDP: Berdasarkan Putusan MA

Headline

Wabup Buru: Penataan Birokrasi, Ekonomi, dan Tata Ruang Kota Namlea Jadi Prioritas 100 Hari Kerja

Headline

Danlanud Pattimura Resmi Buka PERSAMI KKRI 2026, Tanamkan Jiwa Nasionalisme dan Disiplin Generasi Muda

Headline

Gubernur Maluku Tunjuk Jems Lewakabessy Jadi Plt Kadis Pendidikan, Dinilai Sarat Kolusi dan Nepotisme

Headline

Memperingati Harlah Pancasila, Jasa Raharja Teguhkan Komitmen pada Nilai-Nilai Pancasila dalam Pelayanan kepada Masyarakat

Headline

KPU Maluku Gelar Peluncuran Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil

Headline

Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Tiga Ahli Waris Korban KM Virgo di Jawa Timur