Home / Headline

Sabtu, 14 Juni 2025 - 12:12 WIB

Wabup Buru: Penataan Birokrasi, Ekonomi, dan Tata Ruang Kota Namlea Jadi Prioritas 100 Hari Kerja

Ambon, PT – Wakil Bupati (Wabup) Buru, Soedarmo, SP, M.Si, menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Buru telah menyiapkan sejumlah program prioritas yang akan dilaksanakan dalam 100 hari kerja pertama pasca dilantik oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, SH, LLM, pada 26 Mei 2025.

Program-program tersebut difokuskan pada tiga sektor utama, yaitu: penataan birokrasi pemerintahan, pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan penataan tata ruang Kota Namlea.

“Program 100 hari kerja ini mencakup tiga hal utama yang menyentuh langsung pelayanan kepada masyarakat: penataan birokrasi, peningkatan ekonomi rakyat, dan perbaikan tata ruang kota,” jelas Wabup Soedarmo, Kamis (12/6/2025), di Kantor Gubernur Maluku.

Penataan birokrasi dilakukan berdasarkan peraturan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). Hal ini termasuk pengisian formasi jabatan struktural di lingkungan pemerintah daerah.

Baca Juga  KAJATI MALUKU AGOES SP, PIMPIN UPACARA PERDANA HARI LAHIR KEJAKSAAN RI KE-80 TAHUN 2025

“Penataan dilakukan sesuai regulasi Menpan-RB agar pemerintahan berjalan efektif dan efisien,” tegas Wabup.

Dalam sektor ekonomi, pemerintah daerah akan melakukan penataan terhadap Pasar Namlea, terminal umum, serta area parkir kendaraan roda dua dan roda empat, guna mendukung aktivitas ekonomi warga.

Wabup menyebutkan bahwa Kota Namlea juga akan menjadi fokus penataan, dengan memperbaiki sistem penerangan jalan, kebersihan lingkungan, serta trotoar bagi pejalan kaki demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

Program 100 hari kerja juga mencakup pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari agenda nasional. Lahan seluas 5 hektar telah disiapkan—3 hektar di antaranya telah siap digunakan untuk pembangunan fisik, sementara 2 hektar masih dalam proses pembersihan..

Baca Juga  LEWERISSA TEGASKAN TIDAK ADA PROMOSI JABATAN BERDASARKAN UNSUR SUKA DAN TIDAK SUKA

Soedarmo juga menyinggung Program Koperasi Desa Merah Putih, yang merupakan inisiatif nasional dari Presiden RI, Prabowo Subianto. Kabupaten Buru menjadi salah satu daerah pelaksana, dengan 82 desa/kelurahan telah membentuk koperasi dan kini dalam proses penyusunan akta pendirian.

“Program 100 hari kerja ini sesuai dengan visi dan misi kami berdua—saya dan Pak Bupati Buru. Semua langkah ini dirancang demi pelayanan dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Wabup Soedarmo. (PT)

Share :

Baca Juga

Headline

Ziarah ke TMP Kapahaha, Kantor SAR Ambon Kenang Jasa Para Pahlawan menyambut HUT ke-54 Basarnas

Headline

Rakor Pembina Samsat Tingkat Nasional 2025 Dorong Transformasi dan Sinergi Stakeholder untuk Pelayanan Publik yang Lebih Modern dan Adaptif

Headline

BERBAGI KEBERKAHAN DI BULAN SUCI, BANDARA INTERNASIONAL PATTIMURA AMBON LEWAT INJOURNEY COMMUNITY CARE FAMILLA MENGUNJUNGI PANTI ASUHAN AL MADINAH AMBON

Headline

DPO “GS” TERSANGKA DUGAAN KORUPSI PROYEK JALAN INAMOSOL – SBB, BERHASIL DIRUNGKUS KEJAKSAAN

Headline

Prioritaskan Implementasi Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022, BPJS Kesehatan Gelar Forum Komunikasi 

Headline

KAJATI MALUKU BERSAMA JAJARAN FORKOPIMDA, JEMPUT KAPOLDA BARU

Headline

PT Jasa Raharja Dukung Sinergi Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN dan BUMN Sektor Transportasi dalam Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2025

Headline

Danrem 151/Binaiya Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Keamanan dan Kesejahteraan Masyarakat Maluku