Home / DPRD Kota Ambon

Jumat, 3 April 2026 - 07:25 WIB

Nikijuluw Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal dan Tiga Ranperda Strategis

Oplus_131072

Oplus_131072

Ambon, PT- Ketua Bapemperda DPRD Kota Ambon, Lucky Leonard Upulatu Nikijuluw menegaskan pentingnya optimalisasi tenaga kerja lokal melalui regulasi daerah guna menciptakan pemerataan kesempatan kerja bagi masyarakat.

Menurutnya, kebijakan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan serta regulasi terbaru tahun 2023, meskipun saat ini pemerintah pusat melalui Kementerian terkait tengah melakukan revisi.

“Tujuan utama Perda ini adalah mengatur kewajiban perusahaan agar memprioritaskan tenaga kerja lokal, termasuk hak dan kewajiban baik bagi perusahaan maupun tenaga kerja,” ujarnya kepada media, di Gedung DPRD Kota Ambon, Kamis (2/4/2026).

Ia menjelaskan, terdapat tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif yang menjadi fokus pembahasan pada masa sidang II, yaitu:

1. Ranperda Tenaga Kerja Lokal

Ranperda ini bertujuan Mengoptimalkan penyerapan tenaga kerja lokal, Mengatur kewajiban perusahaan dalam perekrutan, Menjamin pemerataan kesempatan kerja

Baca Juga  Wali Kota Ambon Dorong Reformasi Birokrasi Lewat Uji Kompetensi dan Evaluasi  Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

2. Ranperda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Ranperda ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 dengan tujuan Melestarikan lingkungan hidup, Mengarahkan kebijakan pengelolaan sumber daya alam, Mencegah pencemaran lingkungan, Mendukung adaptasi terhadap perubahan iklim

Selain itu, Perda ini juga mencakup: Inventarisasi lingkungan hidup, Pemanfaatan dan cadangan sumber daya alam, Upaya pemeliharaan dan mitigasi, Penegakan hukum lingkungan

3. Ranperda Penyelenggaraan Rumah Kos Ranperda ini mengatur:l, Perizinan rumah kos, Hak dan kewajiban pemilik serta penghuni, Pendataan (database) rumah kos di Kota Ambon, Larangan aktivitas negatif seperti narkoba dan miras

“Pendataan rumah kos sangat penting untuk mengetahui jumlah dan pengawasan, serta menjadi tanggung jawab Dinas Perkim sebagai mitra kerja,” jelasnya.

Dalam regulasi rumah kos, juga diatur sejumlah dokumen wajib seperti: Sertifikat hak milik,Izin pemanfaatan lahan, Identitas pemilik dan penghuni, Kewajiban pelaporan penghuni baru

Baca Juga  DPRD Kota Ambon Dorong Percepatan Pembangunan Rumah Singgah untuk Gelandangan, Pengemis, dan Anak Jalanan

Ia menilai, pemisahan aturan secara jelas akan mempermudah pengawasan dan mencegah potensi pelanggaran hukum di lapangan.

Selain tiga Ranperda tersebut, DPRD Kota Ambon juga akan menyelesaikan Perda lanjutan dari tahun 2025, termasuk: Perda RTRW, Perda nomor 8, 9, dan 10.

Untuk mempercepat pembahasan, Bapemperda telah mengundang sejumlah OPD terkait, di antaranya: Dinas Tenaga Kerja, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), Bagian Hukum.

Koordinasi ini bertujuan menyatukan persepsi dalam proses harmonisasi regulasi bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM.

“Ini merupakan tahap awal pembahasan agar semua pihak memiliki pemahaman yang sama, sehingga proses legislasi berjalan efektif dan sesuai tanggung jawab bersama,” tutupnya. (PT)

Share :

Baca Juga

DPRD Kota Ambon

Wali Kota Ambon: Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Sesuai Mekanisme, Penyesuaian TPP ASN Bergantung Kondisi Fiskal Daerah

DPRD Kota Ambon

Solusi Parkir, Kemacetan, dan Penataan Terminal di Kota Ambon, Far-Far:  Komisi III DPRD Dorong Aksi Nyata

DPRD Kota Ambon

DLHP Ambon Bahas Pengelolaan BBM Persampahan Bersama Pertamina

DPRD Kota Ambon

Komisi I DPRD Ambon Fasilitasi Sengketa HGB 170 Negeri Passo: Dua Rekomendasi Penting Dikeluarkan

DPRD Kota Ambon

DPRD Ambon Targetkan 11 Perda pada 2026, Bapenperda Matangkan Tiga Ranperda

DPRD Kota Ambon

Komisi III DPRD Ambon Dorong Penyelesaian Infrastruktur Sebelum Akhir Tahun 2025

DPRD Kota Ambon

LPPD Kota Ambon Siap Hadapi Pesparawi Nasional di Manokwari

DPRD Kota Ambon

Esok, Komisi I DPRD Kota Ambon Akan On The Spot Terkait Sengketa Tanah di Halong dan Batu Merah