Ambon, PT- Komisi III DPRD Provinsi Maluku menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT PELNI Wilayah Ambon untuk membahas progres persiapan menghadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Rapat berlangsung di Ruang Komisi III DPRD Maluku, Karang Panjang, Selasa (02/12/2025).
Dalam rapat tersebut, Anggota Komisi III, Allan Lohy, mendesak PT PELNI agar mendirikan posko Nataru di area pelabuhan. Menurutnya, keberadaan posko sangat penting untuk memantau arus penumpang dan kondisi lapangan, mengingat setiap periode hari raya seperti Nataru maupun Idul Fitri selalu terjadi peningkatan mobilitas masyarakat.
Allan yang juga merupakan kader Gerindra Maluku menekankan pentingnya peningkatan layanan publik selama puncak arus mudik.
“Biasanya setelah tanggal 20 Desember arus mudik meningkat, dan semua operator transportasi menyiapkan posko, termasuk layanan kesehatan. Apakah PELNI juga punya posko khusus untuk periode Nataru ini? Selain itu, setiap Natal dan Tahun Baru ada tiket mudik gratis. Apakah Maluku juga mendapat jatah mudik gratis itu?” ujar Allan dalam RDP tersebut.
Menanggapi hal itu, General Manager PT PELNI Wilayah Ambon, Marthin Heryanto, menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu instruksi dari kantor pusat terkait program mudik gratis Kemenhub.
“Kami menunggu konfirmasi dari kantor pusat. Jika program mudik gratis kembali dibuka, PELNI akan segera mengumumkan mekanismenya,” jelas Marthin.
Allan berharap PT PELNI Ambon dapat segera membangun Posko Mudik Nataru di pelabuhan untuk memastikan pelayanan dan pengawasan arus mudik serta arus balik berjalan optimal. (PT)










