Home / Headline

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:18 WIB

Karam di Perairan Teun Nila Serua, 13 orang Penumpang KLM.Cajoma V berhasil di evakuasi Basarnas Ambon

Ambon, PT  – Cuaca buruk yang sedang terjadi di Perairan Maluku dan sekitarnya mengakibatkan kecelakaan terhadap satu unit Kapal Pinisi. Kapal yang bertolak dari Sorong menuju Kalabahi NTT yang membawa 13 orang penumpang itu dihantam gelombang tinggi, mengalami kebocoran dan karam di Perairan Kecamatan TNS, Kabupaten Maluku Tengah pada tanggal 4/5 sekitar pukul 21.55 WIT.

EPIRB (Emergency Position Indicating Radio Beacon) sinyal marabahaya yang dipancarkan dari kapal naas tersebut sebelum tenggelam berhasil di tangkap Basarnas Command Centre (BCC) yang kemudian meneruskan koordinat pasti Kapal KLM.Cajoma V ke Basarnas Ambon guna melaksanakan Ops SAR.

Usai menerima informasi tersebut, sekitar pukul 00.05 WIT tanggal 5/5 Tim Rescue Basarnas Ambon dikerahkan menggunakan KN SAR Bharata menuju lokasi kejadian pada koordinat 6°36’4.38″ S – 129°36’18.24″ E, jarak -+ 200 Nautical Mile dan Heading 154°arah Tenggara dari Dermaga BRIN Ambon.

Baca Juga  Siap Harumkan Nama Daerah, Walikota Ambon Lepas 13 Kafilah Menuju STQH ke-28 Tingkat Provinsi Maluku

Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah menjelaskan “Sejak kejadian terjadi kami terus melakukan koordinasi dengan pihak pemilik kapal. Dari informasi yang kami terima bahwa sebelum kapal tenggelam, seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri menggunakan sekoci dan menepi ke Pulau Nila untuk berlindung.

Alhamdulillah pada pukul 16.27 WIT tanggal 5/5 KN SAR Bharata berhasil tiba di lokasi kejadian dan berhasil mengevakuasi seluruh Penumpang ke atas KN SAR Bharata. Selanjutnya pada pukul 17.35 WIT seluruh korban di bawa menuju Kota Ambon guna mendapatkan perawatan.

Dan pada pukul 07.00 WIT tanggal 6/5 Alhamdulillah KN SAR Bharata berhasil tiba dengan seluruh korban di Dermaga BRIN Ambon, selanjutnya para korban diserahkan ke pemilik kapal guna mendapatkan perawatan.

Baca Juga  Soplanit dan Tamtelahittu Minta Pemkot Ambon Kaji Kembali Persoalan Saniri Negeri Soya

Data korban :
1. Muhammad Bayu Captain (L)
2. Kelvin Glendi Ezra Manoppo Mualim (L)
3. Jhony Merin Juru Mudi (L)
4. Gustavo Tampi KKM (L)
5. Achmad Thoifurrohman Masinis (L)
6. Fernando Anus Kasur HK Service 1 (L)
7. Dede Rohim HK Service 2 (L)
8. Erwin Boatman 1 (L)
9. Junaedi Compressor Man (L)
10. Dede Yusuf Pratama Putra Cadet (L)
11. Nofri Labagne Penumpang (L)
12. Agustinus Albu Penumpang (L)
13. Joana Vivivan Penumpang (P)

Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih. (PT)

Share :

Baca Juga

Headline

LEWERISSA AJAK BUPATI WALIKOTA SE-MALUKU, SAMAKAN PERSEPSI BANGUN MALUKU

Headline

Alami mati mesin dan hanyut beberapa hari, dua orang nelayan asal Sulawesi Tenggara berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan

Headline

KAJATI MALUKU BERSAMA JAJARAN FORKOPIMDA, JEMPUT KAPOLDA BARU

Headline

Berkontribusi terhadap Keselamatan dan Mobilitas Masyarakat, Jasa Raharja Raih Penghargaan pada Transportasi Indonesia Awards 2026

Headline

Sambut Nataru, Lanud Pattimura Gelar Bakti Sosial di Gereja Betlehem Efrata Dan Santo Ignatius

Headline

Diduga, BPJN Maluku Manipulasi Anggaran Proyek Pembangunan Jalan Beton di Pantai Pasar Mardika

Headline

Lestaluhu: Pelayanan Pemda Malteng Terkait Pembayaran Insentif Perangkat Negeri Tulehu Dilakukan Sesuai Regulasi 

Headline

Jasa Raharja Raih Penghargaan dari ASEAN Risk Awards 2025, Bukti Pentingnya Tata Kelola Risiko di Sektor Publik