Home / Uncategorized

Selasa, 17 Juni 2025 - 10:29 WIB

Siap Harumkan Nama Daerah, Walikota Ambon Lepas 13 Kafilah Menuju STQH ke-28 Tingkat Provinsi Maluku

Ambon, PT- Pemerintah Kota Ambon bersama LPTQ secara resmi melepas 13 peserta kafilah yang akan mengikuti ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) XXVIII Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2025.

Pelepasan ini menjadi simbol komitmen pemerintah dalam membina generasi muda Islami yang unggul dan berprestasi, Selasa 17 Mei 2025.

Kegiatan ini didukung penuh oleh LPTQ Kota Ambon, Kementerian Agama Kota Ambon, dan Pemerintah Kota Ambon sebagai wujud sinergi dalam mendukung kegiatan keagamaan dan pembinaan spiritual di kota ini.

13 Peserta Siap Berlaga di Berbagai Cabang Lomba STQH

Ketua LPTQ Kota Ambon,  Syarif Bakri Asyatru dalam laporannya menyampaikan bahwa 13 peserta telah resmi terdaftar dalam aplikasi resmi STQH dan siap mengikuti berbagai cabang lomba, di antaranya:

Tilawah Anak-anak Putra/Putri: 2 orang

Baca Juga  Sengketa Pengangkatan Raja Negeri Soya, Lelapary : Walikota Ambon Dianggap Gagal

Tilawah Dewasa Putra/Putri: 2 orang

Hafalan Hadis 100: 1 orang

Hafalan 10 Juz Putra/Putri: 2 orang

Cabang lainnya: 6 orang

Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an dan Hadis (KTIH): 2 orang

Para peserta diharapkan mampu menunjukkan potensi terbaik mereka agar dapat melaju ke STQH Tingkat Nasional yang direncanakan akan berlangsung di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membina dan menyiapkan para peserta. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya membangun Kota Ambon sebagai rumah bersama yang adil, inklusif, dan menjunjung tinggi nilai spiritualitas.

“Membangun Kota Ambon adalah tanggung jawab kolektif. Keikutsertaan adik-adik dalam STQH bukan semata-mata mengejar juara, tapi sebagai wujud memuliakan Allah SWT dan menunjukkan kualitas spiritualitas anak-anak Ambon,” ujarnya.

Wattimena juga mengingatkan agar pelatih dan pendamping membina peserta dengan kasih dan tanpa tekanan. Keikutsertaan ini hendaknya menjadi ajang pengembangan diri, bukan beban prestasi.

Baca Juga  PKB Ambon  Lapor Lukman ke Pihak Kepolisian

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menegaskan bahwa Kota Ambon memiliki keunggulan objektif dibanding kabupaten/kota lainnya di Maluku dalam bidang seni dan keagamaan.

“Setiap kali kita ikut event seperti STQH, Pesparawi, dan lainnya, saya selalu optimis Kota Ambon bisa bersaing dan bahkan menjadi juara umum,” tambahnya.

Pesan utama yang disampaikan Wali Kota adalah agar seluruh peserta menjadikan ajang ini sebagai sarana untuk memuliakan Allah SWT, bukan semata-mata mencari gelar juara. Dengan niat yang ikhlas dan latihan yang maksimal, keberhasilan akan mengikuti.

“Juara itu adalah bonus. Tujuan utama adalah mempersembahkan potensi terbaik dalam membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an,” tegasnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Rivan A. Purwantono: Harhubnas Jadi Momentum Penting untuk Kemajuan Transportasi Nasional

Kota Ambon

Penetapan Raja Soya Jika Perlu Lakukan Tes DNA

Uncategorized

LEKRANSY: PENTING! DIGITAL MARKETING DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI PELAKU UMKM KOTA AMBON

Uncategorized

Rivan : Digitalisasi Sebagai Instrumen Pendukung Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor Indonesia

Uncategorized

Wawali : Pemkot Ambon Hadir Menjawab Keresahan Masyarakat

Uncategorized

Peduli Stunting, PWP – CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Berbagi Sembako dan Vitamin

Uncategorized

PEMPROV MALUKU TANDATANGANI KESEPAKATAN BERSAMA DENGAN PEMPROV PAPUA BARAT DAYA

Uncategorized

Ciptakan Masyarakat Sadar Wisata; Dispar SBB Gelar Sosialisasi