Home / Headline

Jumat, 20 Maret 2026 - 06:59 WIB

Alami mati mesin dan hanyut beberapa hari, dua orang nelayan asal Sulawesi Tenggara berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan

Ambon, PT  – Dua orang nelayan asal Sulawesi Tenggara yang mengalami mati mesin dan hanyut selama beberapa berhasil di evakuasi Tim SAR Gabungan menggunakan KN SAR Bharata. Pada Kamis, 19-03-2026.

Kedua nelayan tersebut diketahui bertolak menggunakan longboat pada tanggal 07/03 sekitar pukul 2 dini hari dari Pulau Wakatobi menuju Pulau Moromaho guna membuat Kopra. Setelah itu pada tanggal 13/03 kedua korban kembali melanjutkan perjalanan dari Pulau Moromaho menuju Pulau Binongko. Naas kedua korban tidak sampai di tujuan dan dinyatakan hilang. Pada tanggal 17/03 Pos SAR Wakatobi yang menerima informasi tersebut dari Keluarga korban telah melaksanakan Ops Pencarian namun belum berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Selanjutnya, pada tanggal 18/03 Kantor SAR Kendari melaksanakan koordinasi bersama Kantor SAR Ambon guna bantuan Pemapelan kepeda SROP Ambon terkait laka laut tersebut.

Baca Juga  KAJATI MALUKU AGOES SP BESERTA JAJARAN DAN IAD SE-WILAYAH MALUKU, GELAR SYUKURAN HARI BHAKTI ADHYAKSA KE-65

Selanjutnya pada tanggal 19/03 sekitar pukul 11.15 WIT, Kantor SAR Ambon menerima informasi dari Bapak Ali anggota Brimob Polda Sulawesi Tenggara melaporkan, kedua nelayan tersebut alhamdulilah berhasil ditemukan oleh nelayan dan dievakuasi menuju Pulau Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah.

Mendapati laporan tersebut, pukul 11.30 WIT Kepala Kantor SAR Ambon yang saat itu sedang berada dengan Tim Patroli Siaga SAR Khusus Lebaran di Posko Mandiri Basarnas di Pelabuhan Tulehu, bersama-sama bergerak menggunakan KN SAR Bharata menuju Pulau Nusalaut guna Proses evakuasi kedua korban dengan jarak -+ 30,33 Nautical Mile.

Sekitar pukul 13.25 WIT, KN SAR Bharata tiba di Pulau Nusalaut dan dilanjutkan penjemputan kedua korban oleh Tim SAR Gabungan.

Pukul 14.27 WIT, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban ke atas KN SAR Bharata guna dibawa menuju Pelabuhan Tulehu.

Baca Juga  Kembali Maluku Manggurebe Digelar, BI Dorong UMKM Go Internasional

Selaku Kepala Kantor, Muhamad Arafah menjelaskan “Melalui Koordinasi Lintas Sektoral antara Kantor SAR Kendari, Polda Sulawesi Tenggara, dan Kantor SAR Ambon alhamdulillah Tuhan Yang Maha Esa mendengar doa kita semua sehingga kedua korban berhasil ditemukan oleh Nelayan Desa Abubu dalam keadaan selamat. Saat ini seluruh korban masih bersama kami dan hasil koordinasi bersama keluarga di Sulawesi Tenggara, pada dini hari tanggal 20/03 Kantor SAR Ambon akan membantu kedua korban untuk diberangkatkan dengan KM.Cirimai menuju tempat asal.

Data korban :
1. La Ode Johori 52/L
2. La Kasirudin 34/L

Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih. (PT)

Share :

Baca Juga

Headline

Polsek Saparua Siap Mendukung Tugas Panwascam Saparua Timur Pada Pilkada 2024

Headline

Fasida Provinsi Maluku Gelar Paramotor Exercise dari Unpatti ke JMP Ambon

Headline

Wujudkan Layanan Pendidikan Profesional dan Berkualitas, Disdik Ambon Gelar FDP

Headline

Jasa Raharja Perkuat Sinergi Pengamanan Arus Balik Idulfitri 2026 Lewat Pemantauan Bersama di Command Center KM 29

Headline

KAJATI AGOES SP BERSAMA KELUARGA BESAR KEJAKSAAN TINGGI MALUKU, RAYAKAN IDUL ADHA 1446 HIJRIAH DENGAN PENYEMBELIHAN DAN PEMBAGIAN HEWAN KURBAN

Headline

Lanud Pattimura Panen Jagung Perdana, Optimalkan Lahan untuk Kemandirian Pangan

Headline

Anggota DPD RI Kungker ke Dinas Pendidikan, Singerin : Beri Motivasi Majukan Pendidikan di Maluku

Headline

Menyongsong HUT ke-67, SMAN 7 Maluku Tengah Gelar Lomba Lari 10 Kilometer di Saparua