Home / DPRD Maluku

Senin, 2 Februari 2026 - 18:20 WIB

Jelang Ramadan, Komisi II DPRD Maluku Minta Pertamina dan Mitra Pastikan Stok Aman

oplus_0

oplus_0

Ambon, PT- Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi Gerindra, Jhon Laipenny, menegaskan pentingnya kesiapan Pertamina, Bulog, dan mitra teknis lainnya dalam menjamin ketersediaan kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci Ramadan.

Jhon Laipenny menyampaikan, dalam rapat pembahasan sebelumnya, seluruh mitra Komisi II telah menyatakan kondisi distribusi dan pasokan berada dalam keadaan aman. Namun, Komisi II tetap melakukan pengawasan ketat agar tidak terjadi gangguan seperti yang pernah terjadi pada akhir tahun lalu.

“Kalau memang kondisi di lapangan ternyata tidak aman, kami tidak segan untuk memanggil kembali para mitra ke Komisi II,” tegasnya kepada media di Gedung DPRD Maluku, Senin (2/2/2026).

Baca Juga  Front Demokrasi Maluku Ancam Gelar Demo Besar di Kantor BPN Ambon

Ia mengingatkan pengalaman pada Desember lalu, saat PLN menyampaikan bahwa perbaikan jaringan listrik akan selesai sebelum perayaan Natal. Namun pada kenyataannya, pemadaman listrik masih terjadi hingga Hari Raya Natal, meskipun telah dilakukan klarifikasi setelahnya.

Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi pelajaran penting agar seluruh mitra bekerja lebih ekstra menjelang Ramadan, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman.

Komisi II DPRD Maluku, lanjutnya memastikan bahwa stok BBM dan bahan pokok harus tersedia, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah terpencil. Sementara itu, pengawasan terhadap kenaikan harga akan menjadi kewenangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) yang bermitra dengan Komisi III DPRD Maluku.

Baca Juga  DPRD Maluku Soroti Moral Kepala Sekolah, Ketimpangan Guru, dan Gaji Tertunda di Wilayah Kepulauan

“Komisi III nantinya akan melakukan rapat internal dengan mitra terkait untuk membahas pengendalian harga dalam satu hingga dua minggu ke depan,” jelasnya.

Terkait kelangkaan BBM dan beras yang sempat terjadi di Maluku Barat Daya (MBD), Jhon menjelaskan bahwa persoalan tersebut bukan karena kekurangan stok, melainkan akibat kendala transportasi dan cuaca ekstrem.

“Stok tersedia, tetapi alat angkut terkendala. Perhitungan transportasi kurang tepat, ditambah cuaca buruk sehingga distribusi tidak berjalan optimal,” ungkapnya.

Ia menambahkan, faktor cuaca memang sulit diprediksi, namun koordinasi antarinstansi harus terus ditingkatkan agar hambatan distribusi tidak kembali terulang. (PT)

Share :

Baca Juga

DPRD Maluku

Diduga Lakukan Penimbunan dan Penjualan BBM Ilegal, DPRD Maluku Desak Pertamina Tutup  Sementara SPBU Tepa Pulau Babar

DPRD Maluku

Aksi Demonstrasi Mahasiswa Warnai Ambon, DPRD Maluku Janji Perjuangkan Aspirasi Rakyat

DPRD Maluku

Komisi III DPRD Maluku Soroti Penurunan Pendapatan Daerah dalam Pembahasan APBD 2026

DPRD Maluku

DPRD Maluku Dorong Revisi Regulasi Bagi Hasil Laut

DPRD Maluku

DPRD Maluku Bahas Pembukaan Jalur Pelayaran Baru, Tingkatkan Aksesibilitas di Wilayah Kepulauan

DPRD Maluku

Fraksi Gerindra DPRD Maluku Desak Aparat Hukum Segera Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi

DPRD Maluku

Ketua DPRD Maluku Desak Presiden Tinjau Ulang Kebijakan Pengangkatan P3K

DPRD Maluku

DPRD Maluku Soroti Perubahan Trayek Kapal Perintis 2026, Pelabuhan Kroin dan Luan Terancam Terisolasi