Home / DPRD Maluku

Selasa, 7 Juli 2026 - 06:45 WIB

DPRD Maluku Matangkan Ranperda Insentif Investasi, Pansus Tampung Masukan 18 OPD dan Stakeholder

Ambon, PT- DPRD Provinsi Maluku terus mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi.

Hal itu ditandai dengan pelaksanaan rapat kerja Panitia Khusus (Pansus) bersama 18 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Kadin, Hipmi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya di Ruang Paripurna DPRD Maluku, Senin (6/7/2026).

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Maluku, Abdullah Asis Sangkala, tersebut menjadi forum untuk menghimpun berbagai saran, kritik, dan masukan dari mitra kerja sebagai bahan penyempurnaan substansi Ranperda sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Dalam arahannya, Abdullah Asis Sangkala menegaskan seluruh masukan yang disampaikan peserta rapat akan menjadi bahan evaluasi dan disesuaikan dengan substansi Ranperda yang tengah dibahas.

“Semua masukan ini bisa kita tangkap dan disesuaikan dalam rancangan perda. Setelah ini kita akan menjadwalkan rapat lanjutan berdasarkan berbagai masukan yang telah disampaikan,” ujarnya.

Baca Juga  Cegah Stunting di Maluku, Ketua DPRD Maluku dan BKKBN Bahas Program GENTING

Selain menerima masukan dari OPD dan dunia usaha, Pansus DPRD Maluku juga berencana memperluas partisipasi publik dengan melibatkan perguruan tinggi serta organisasi kemahasiswaan di Maluku. Langkah tersebut dilakukan agar regulasi yang dihasilkan semakin komprehensif dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

“Nanti kita juga akan mengagendakan pertemuan dengan perguruan tinggi dan organisasi kemahasiswaan di Maluku untuk mendapatkan pandangan dan masukan yang lebih luas,” katanya.

Abdullah Asis Sangkala menambahkan, proses penyusunan Ranperda tidak berhenti pada forum rapat resmi. Pansus tetap membuka ruang komunikasi dengan seluruh stakeholder untuk menerima berbagai saran dan masukan demi penyempurnaan regulasi.

“Kami berharap pertemuan ini bukan yang terakhir. Jangan batasi masukan hanya dalam forum ini. Di tempat lain, di waktu yang berbeda, melalui telepon maupun WhatsApp, kami tetap membuka diri untuk menerima saran dan masukan,” ungkapnya.

Baca Juga  Kadis PU Ambon Sebut Keterbatasan Kewenangan dan Infrastruktur 2026

Dalam rapat tersebut, sejumlah mitra kerja juga menyampaikan berbagai masukan teknis, termasuk usulan mengenai pembobotan dalam mekanisme pemberian insentif investasi. Seluruh masukan tersebut akan dikaji oleh Pansus sebagai bagian dari penyempurnaan materi Ranperda.

Menurut Abdullah Asis Sangkala, sinergi antara DPRD, Pemerintah Provinsi Maluku, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam melahirkan regulasi yang mampu menciptakan iklim investasi yang sehat, kompetitif, dan memberikan kepastian hukum bagi para investor.

“Harapan kita bersama adalah bagaimana investasi di Maluku semakin berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (PT)

Share :

Baca Juga

DPRD Maluku

Ketua DPRD Maluku Dorong Peningkatan Kualitas Kepemimpinan Berbasis Nilai Pancasila dan Geopolitik Nasional

DPRD Maluku

Solichin : Jarak Antarpulau Jadi Hambatan Utama Pembuatan SIM

DPRD Maluku

Komisi III DPRD Maluku Soroti Dugaan Pemotongan Sepihak Dana Nasabah BRI di Negeri Kobi

DPRD Maluku

DPRD Maluku Soroti Perubahan Trayek Kapal Perintis 2026, Pelabuhan Kroin dan Luan Terancam Terisolasi

DPRD Maluku

Ketua DPRD Maluku Temui Kapolda, Bahas Kamtibmas hingga Dukungan Pembangunan Daerah

DPRD Maluku

Komisi II DPRD Maluku Tinjau Perizinan PT Miranti Jaya di Dusun Laala, Pastikan Aktivitas Tambang Diterima Masyarakat

DPRD Maluku

DPRD Maluku Tekankan Pentingnya Sinergi Eksekutif-Legislatif dalam Pembahasan RAPBD 2026

DPRD Maluku

Nita Bin Umar Soroti Antrean BBM di Kebun Cengkeh, Minta SPBU Benahi Jalur Kendaraan