Home / Headline

Minggu, 23 November 2025 - 19:53 WIB

Barends: Tidak Dibenarkan Ada Pemotongan Dana Bantuan Pendidikan bagi Siswa

 

 

Piru, pusartimur.com – Anggota DPR RI asal Maluku dari Fraksi PDI Perjuangan, Mercy Chriesty Barends, S.T, membuka Workshop Pendidikan bertema “Pengentasan ATS dalam Mendukung Wajib Belajar 13 Tahun” yang digelar di Hotel Amboina, Kota Piru, Minggu (23/11/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah yang diwakili Widya Prada Ahli Utama, Drs. Purwadi Sutanto, M.Si, serta PLT Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Dr. Sarlota Singerin, S.Pd., M.Pd. Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten SBB, Leverne Alvin Tuasuun, S.T, hadir mewakili Bupati Seram Bagian Barat. Peserta workshop berasal dari para pimpinan sekolah tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK.

Baca Juga  Pemkot Ambon Alokasikan Rp 80 Juta untuk Resepsi Pelantikan Wali Kota di Jakarta

Pengentasan ATS dan APS Butuh Pendekatan Kolaboratif

Dalam keterangannya kepada media, Barends menegaskan bahwa workshop ini memiliki makna strategis dalam mendukung efektivitas kebijakan pemerintah, khususnya terkait penanganan ATS (Anak Tidak Sekolah) dan APS (Anak Putus Sekolah).

Menurutnya, persoalan ATS bukan sekadar masalah teknis pendidikan di sekolah, tetapi membutuhkan pendekatan sosial, budaya, serta kolaborasi lintas sektor bersama pemerintah Kabupaten SBB.

Dorong Akses Pendidikan di Daerah Terpencil

Barends juga mendorong pemerintah daerah untuk mengambil langkah strategis, antara lain meningkatkan akses pendidikan di wilayah terpencil dan pesisir, serta memperkuat peran satuan pendidikan lintas sektor dalam memastikan seluruh anak mendapatkan hak mereka untuk bersekolah.

Baca Juga  GMKI Cabang Ambon dan OJK Maluku Dorong Mahasiswa Cerdas Kelola Keuangan di Era Digital

Tidak Boleh Ada Pemotongan Dana Bantuan Pendidikan

Terkait penyaluran bantuan pendidikan dan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang sedang berlangsung, Barends menegaskan larangan keras terhadap segala bentuk pemotongan dana oleh pihak mana pun.

“Saya menghimbau kepada seluruh pihak sekolah maupun pihak bank yang ditunjuk menyalurkan bantuan agar tidak melakukan pemotongan sepeser pun, dengan dalih atau alasan apa pun,” tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan meminta seluruh elemen pendidikan menjaga transparansi dan memastikan bantuan diterima utuh oleh siswa yang berhak. (PT)

Share :

Baca Juga

Headline

Rivan A. Purwantono Resmi Ditunjuk BUMN Sebagai Direktur Utama PT Jasa Marga

Headline

KPU Maluku Gelar Peluncuran Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil

Headline

Jasa Raharja Perkuat SDM Lewat International Exposure Program Bersama Unpad EdEx dan Deakin University Lancaster University Indonesia

Headline

Turunkan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Kanwil Maluku Gelar Forum Komunikasi Lalu Lintas

Headline

Maulani : PT. GMI Belum Produksi Marmer di SBB

Headline

INJOURNEY AIRPORTS DUKUNG KONSERVASI BAHARI, LAKSANAKAN PROGRAM TRANSPLANTASI TERUMBU KARANG DI BANDA NEIRA

Headline

DPP PKB Rekomendasi Kader Internal Maju di Pilkada 2024

Headline

Anakotta : Pendidikan di Maluku Mempunyai PR Yang Cukup Banyak