Home / Kota Ambon

Kamis, 16 Mei 2024 - 19:43 WIB

Toma Maju, Berkarya Untuk Indonesia, SMPN 19 Ambon Gelar Pagelaran Seni

module: a; 
hw-remosaic: 0; 
touch: (0.2162393, 0.2162393); 
modeInfo: ; 
sceneMode: Night; 
cct_value: 0; 
AI_Scene: (-1, -1); 
aec_lux: 43.0; 
hist255: 0.0; 
hist252~255: 0.0; 
hist0~15: 0.0;

module: a; hw-remosaic: 0; touch: (0.2162393, 0.2162393); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 43.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Ambon, Pusartimur.com- Dengan sorotan tema “Toma Maju, Berkarya Untuk Indonesia”, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 19 Ambon menggelar Pagelaran Seni, yang berlangsung di Baileo Oikumene Ambon, (Kamis, 16/5/2024).

Hadir dalam kegiatan Pagelaran Seni SMPN 19 Ambon yakni Penjabat Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, Ketua DPRD Kota Ambon, Ely Toisuta, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Edy Tasso, Kepala Sekolah SMPN 19 Ambon, Novi Gaspersz, OPD lingkup Pemerintah Kota Ambon, para dewan guru, orang tua siswa-siswi dan anak-anak.

Penjabat Walikota Ambon mengatakan, pemerintah sedang berupaya mewujudkan generasi emas Indonesia pada tahun 2045 melalui berbagai program di bidang pendidikan dan lainnya.

“Untuk mewujudkan generasi emas itu, pemerintah melaksanakan berbagai program kegiatan baik di bidang pendidikan maupun bidang lainnya, guna menciptakan generasi muda yang tangguh, berilmu, dan memiliki karakter serta spiritualitas yang baik,” ujar Wattimena.

Baca Juga  SIDANG KORUPSI MANTAN SEKDA SBT, JAKSA TUNTUT 3 TAHUN DAN UANG PENGGANTI 1,1 MILIAR

Untuk itu, dengan adanya penerapan kurikulum merdeka memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, potensi, dan talenta mereka.

“Kurikulum merdeka memungkinkan anak-anak untuk tidak hanya mengejar kualitas intelektual tetapi juga mengembangkan karakter yang baik, yang berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila,” kata Wattimena.

Selain itu, pentingnya dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah kota, DPRD Kota Ambon, para guru, dan Komite sekolah, dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka.

“Pemenuhan infrastruktur yang baik dan implementasi kurikulum merdeka harus menyentuh anak-anak kita, memastikan mereka tumbuh dengan keseimbangan yang baik antara intelektual dan karakter,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 19 Ambon, Novi Gaspersz menambahkan, pentingnya pendidikan seni dan budaya dalam mengembangkan kemandirian dan kepercayaan diri.

Baca Juga  Komisi III DPRD Ambon Soroti Realisasi PAD dan Retribusi Sampah, Minta Kewenangan Penagihan Diperjelas

Menurutnya, seni memiliki peran penting dalam pertumbuhan pemikiran dan jiwa seseorang, memungkinkan mereka mengekspresikan makna hidup melalui keindahan ciptaan manusia.“Seni membantu memenuhi kebutuhan perkembangan anak untuk mencapai berbagai jenis kecerdasan, termasuk kecerdasan interpersonal, musikal, linguistik, logika matematika, natural, dan kecerdasan emosional,” tambahnya.

Selain itu, di sekolah, seni budaya tidak hanya mengembangkan bakat dan kreativitas, tetapi juga menghasilkan produk budaya yang beragam dan mengembangkan ranah berpikir kognitif, afektif, dan psikomotorik.

Lanjutnya, seni berperan penting dalam menjaga keanekaragaman budaya Indonesia.

“Sebagai bentuk ekspresi, seni mencerminkan identitas, pemikiran, dan pengalaman hidup suatu kelompok masyarakat. Melalui seni, masyarakat dapat menerima, menghormati, dan menghargai keanekaragaman budaya di Indonesia,” tandasnya. (PT-01)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Danrem 151/Binaiya Terima Kunjungan dari Danguspurla Koarmada III

Kota Ambon

Santa Claus Festival Ambon Jadi Ruang Ekonomi Kreatif dan Penguatan Toleransi

DPRD Kota Ambon

Pemkot Setujui Tiga Rancangan Perda Kota Ambon 2025

Kota Ambon

Uskup Seno Ngutra Buka Pintu Suci, Tanda Dibukanya Tahun Yebileum 2005

Kota Ambon

Pemkot Ambon Lepas 461 Jemaah Haji

Kota Ambon

Tunggu Hasil Tiga Besar Pansel, Walikota Tegaskan Penentuan Sekretaris Kota Ambon Dilakukan Secara Transparan

Kota Ambon

DPW Ratu Prabu Maluku Mendukung Inpres No 1 tahun 2025

Kota Ambon

Ombudsman  RI Soroti MBG  Belum Merata, Pemkot Ambon Target 34 SPPG Penerima Manfaat Terlayani