Home / Kota Ambon

Senin, 13 April 2026 - 16:08 WIB

Ambon Masuk Lokus Percepatan Digitalisasi Bansos, Ini Strategi dan Peran OPD

Ambon, PT- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus mematangkan persiapan menyusul penetapan, sebagai salah satu dari 41 kabupaten/kota di Indonesia, yang menjadi lokus percepatan uji coba (piloting) digitalisasi bantuan sosial (bansos).

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis kini bergerak memenuhi berbagai persyaratan administratif maupun teknis, termasuk melibatkan kecamatan dan kelurahan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Kominfosandi) Kota Ambon, Dr. Ir. Ronald Lekransy, M.Si. menegaskan, bahwa digitalisasi bansos merupakan langkah strategis, untuk meningkatkan ketepatan sasaran, transparansi, serta efisiensi penyaluran bantuan pemerintah.

“Melalui sistem digital, potensi kebocoran dapat diminimalkan, distribusi bantuan menjadi lebih cepat, dan penerima manfaat benar-benar sesuai dengan data yang valid,” ujarnya dia, saat dihubungi dari Ambon, Senin (13/4/2026),

Ia menjelaskan, digitalisasi bansos memiliki sejumlah sasaran strategis, di antaranya peningkatan akurasi data penerima, agar bantuan lebih tepat sasaran, transparansi dan akuntabilitas karena seluruh proses tercatat secara digital dan mudah diaudit, serta efisiensi dan kecepatan dalam penyaluran.

Baca Juga  Distrik Navigasi Ambon Evakuasi KLM Terajana dan 17 Penumpang

Selain itu, kata dia, integrasi antar instansi menjadi kunci penting, untuk menghindari tumpang tindih data, sekaligus mempermudah pengawasan secara real-time oleh pemerintah pusat dan daerah.

“Dalam implementasinya, terdapat peran krusial dari tiga OPD utama. Dinas Sosial bertindak sebagai sektor utama (leading sector), dengan tugas mengelola Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), melakukan verifikasi dan validasi calon penerima, serta menentukan kelayakan dan menyalurkan bantuan,” kata Ronald.

Sementara itu, lanjut Ronald, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) berperan memastikan keakuratan data identitas penduduk, melalui Nomor Induk Kependudukan (NIK), mencegah data ganda atau fiktif, serta melakukan sinkronisasi data dengan Dinas Sosial.

Di sisi lain, Kominfosandi bertanggung jawab atas penyediaan infrastruktur teknologi informasi, pengembangan platform digital bansos, pengamanan data melalui sistem siber dan enkripsi, serta integrasi sistem antar dinas.

Baca Juga  Mahasiswa KKN UKIM Didorong Jadi Agen Perubahan di Kota Ambon

Untuk mendukung pelaksanaan di lapangan, Pemkot Ambon juga menyiapkan sekitar 650 agen yang berasal dari unsur aparatur sipil negara (ASN) dan tokoh agama. Agen ini akan menjadi penghubung antara sistem digital dan masyarakat.

Mereka bertugas melakukan pendataan dan penginputan data warga, membantu verifikasi lapangan, mensosialisasikan program, serta mendampingi masyarakat dalam penggunaan aplikasi bansos digital.

Selain itu, agen juga berfungsi memberikan edukasi, meningkatkan kepercayaan publik, serta memastikan kejujuran dan keadilan dalam proses pendataan.

“Keberhasilan digitalisasi bansos sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak. Dinas Sosial menyiapkan data dan kebijakan, Dukcapil menjamin validitas identitas, Kominfosandi menghadirkan teknologi dan keamanan, serta agen lapangan menjadi ujung tombak di masyarakat,” sebut Lekransy.

Dengan sinergi tersebut, Ronald optimistis, implementasi digitalisasi bansos dapat berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Keutamaan Zakat, Infak, dan Sedekah dalam Syariat Islam: Peran BAZNAS Kota Ambon dalam Pemberantasan Kemiskinan

Kota Ambon

KAJATI MALUKU HADIRI DEKLARASI KAMPANYE DAMAI PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR PROVINSI MALUKU TAHUN 2024

Kota Ambon

Walikota Ambon Soroti Tegas Penanganan Sampah di Desa Waiheru 

Kota Ambon

Prajurit Tangkas Lanud Pattimura Juara IBCA-MMA Gubernur Maluku Cup II Tahun 2024

Economy

Pemkot Ambon dan BPOM Pastikan Takjil Bebas Boraks dan Formalin

Hukum dan Kriminal

Kuasa Hukum Laporkan Proses Pemilihan Raja Negeri Soya ke Ombudsman RI

Kota Ambon

VANATH : GUBERNUR MILIKI SPIRIT JADIKAN BPDM SEBAGAI LOKOMOTIF PERGERAKAN EKONOMI DI MALUKU DAN MALUKU UTARA

Kota Ambon

Seleksi Sekda Kota Ambon 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Tekankan Transparansi dan Kompetensi