Home / Economy

Kamis, 9 Oktober 2025 - 20:29 WIB

Direksi Jasa Raharja Perkuat Layanan Publik dengan Sentralisasi Transaksi Pembayaran Keuangan

Jakarta, PT – Jasa Raharja resmi mengimplementasikan Sentralisasi
Pembayaran Transaksi Keuangan pada 1 Oktober 2025.

Langkah ini menjadi tonggak
penting dalam transformasi tata kelola keuangan perusahaan, dengan tujuan utama untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi proses bisnis, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Sentralisasi ini merupakan kelanjutan dari rangkaian proses yang telah berlangsung sejak Februari 2025 melalui tahap uji coba, pilot project, hingga Big Bang Implementation yang melibatkan seluruh Kantor Wilayah dan Cabang Jasa Raharja di Indonesia.

Program ini mensentralisasi seluruh transaksi keuangan, baik santunan
maupun non-santunan, ke Kantor Pusat, guna mewujudkan proses pembayaran yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

“Sentralisasi ini lebih dari perubahan sistem, karena merupakan bagian dari
transformasi menyeluruh untuk menciptakan proses bisnis yang lebih efisien, terintegrasi, dan berorientasi pada pelayanan publik yang unggul,” ujar Dewi Aryani Suzana, Plt. Direktur Utama Jasa Raharja.

Melalui penerapan sentralisasi, seluruh proses approval pembayaran kini dilakukan secara terpusat di Kantor Pusat, sementara Kantor Wilayah dan Cabang berfokus pada aspek kelengkapan dokumen, keabsahan dokumen, serta optimalisasi
pendapatan dan pelayanan.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Terus Kawal Ketersediaan dan Keamanan Distribusi BBM di Bula

Sistem ini juga memungkinkan pemantauan transaksi secara real-time melalui dashboard digital dan analisis data, sehingga pengawasan serta pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan akurat.

Selain meningkatkan efektivitas dan mitigasi risiko, kebijakan ini juga memperkuat tata kelola perusahaan dengan sistem pengawasan melekat dan audit berbasis risiko, sejalan dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang dijalankan secara konsisten oleh Jasa Raharja.

“Dengan sistem yang tersentralisasi dan terdigitalisasi, seluruh proses keuangan
dapat dilakukan lebih transparan dan efisien. Hal ini akan memperkuat kontrol internal serta memastikan penyaluran santunan dan layanan kepada masyarakat berlangsung
tepat waktu,” jelas Dewi.

Sebagai bagian dari program ini, Jasa Raharja juga melaksanakan upskilling dan reskilling bagi pegawai di seluruh wilayah agar siap beradaptasi dengan sistem keuangan baru.

Baca Juga  Pasar Modal Indonesia Restorasi Terumbu Karang di Maluku Tengah  

Proses perubahan ini didukung dengan tahapan change management
melalui kegiatan Townhall, Sosialisasi, dan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang
melibatkan lebih dari 1.600 insan Jasa Raharja di seluruh Indonesia.

Bayu Rafisukmawan, Direktur Keuangan Jasa Raharja, mengungkapkan, “Penerapan sistem sentralisasi ini memberikan kontrol yang lebih kuat terhadap arus
kas Perusahaan dan memastikan perencanaan keuangan berjalan lebih akurat dan efisien.

Dengan basis data yang terintegrasi, kami dapat mengambil keputusan
keuangan secara lebih cepat dan tepat, yang pada akhirnya berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.”

Implementasi Sentralisasi Pembayaran Transaksi Keuangan menjadi bagian dari strategi besar transformasi Jasa Raharja menuju lembaga asuransi sosial yang adaptif, modern, dan berdaya saing tinggi.

Melalui langkah ini, Perusahaan
menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

IM3 Hadir di Bulan Ramadan, ajak pelanggan Temukan Makna untuk Bersama dengan Paket Spesial Ramadhan 

Economy

Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

Economy

Pertamina Patra Niaga Gunakan AI  Percepat Verifikasi QR Code Pertalite

Economy

OJK DAN BAPPEBTI AKHIRI MASA TRANSISI PERALIHAN PENGATURAN DAN PENGAWASAN ASET KEUANGAN DIGITAL

Economy

Gaspersz Dorong Pengalihan Pengelolaan Pendapatan Persampahan ke DLHP untuk Optimalkan PAD

Economy

Diskon Tarif Listrik Mendorong Deflasi di Maluku

Economy

DLHP Gandeng  PT API Bandara Internasional Pattimura Dalam Program Beli Sampah Plastik

Economy

TPAKD Kepulauan Aru Perkuat Inklusi Keuangan untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah