Home / Economy

Jumat, 31 Januari 2025 - 07:43 WIB

Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

Jakarta, pusartimir.com- Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) Indonesia tetap kuat meskipun menghadapi divergensi pertumbuhan ekonomi global dan ketidakpastian pasar keuangan dunia. Pemerintah dan otoritas terkait terus memperkuat koordinasi dan sinergi untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional.

Pada triwulan IV-2024, ekonomi dunia menunjukkan pola pertumbuhan yang bervariasi:
1. Amerika Serikat tumbuh lebih kuat dengan pasar tenaga kerja yang membaik.
2.Eropa dan Jepang masih mengalami perlambatan ekonomi.

3.Tiongkok mencatat pertumbuhan 5,4% yoy, didorong oleh stimulus ekonomi.

Ketidakpastian pasar keuangan global semakin tinggi akibat:
🔹 Kebijakan moneter AS, yang berdampak pada ekspektasi suku bunga The Fed.
🔹 Ketegangan geopolitik global, yang mendorong investor lebih memilih aset keuangan AS.
🔹 Penguatan dolar AS (DXY), yang menekan mata uang negara-negara berkembang.

Meski demikian, Indonesia tetap mampu mempertahankan stabilitas keuangannya dengan strategi yang tepat.

Baca Juga  Jasa Raharja Berpartisipasi di EASTS 2025, Dukung Sosialisasi Program Keselamatan Nasional untuk Transportasi Berkeselamatan

Perekonomian Indonesia tetap tumbuh positif pada triwulan IV-2024, didukung oleh:
✔️ Peningkatan investasi dan terjaganya konsumsi rumah tangga.
✔️ Belanja pemerintah yang terus menguat, terutama jelang Pilkada serentak November 2024.
✔️ Surplus neraca perdagangan selama 5 tahun berturut-turut.
✔️ PMI Manufaktur kembali ke zona ekspansif pada Desember 2024.

Pada 2024, ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh 5% yoy, dan pada 2025 meningkat menjadi 5,2% yoy.

Stabilitas Rupiah dan Cadangan Devisa Tetap Terjaga

🔹 Nilai tukar Rupiah tetap terkendali, meskipun menghadapi tekanan dari penguatan dolar AS.
🔹 Cadangan devisa Indonesia per Desember 2024 mencapai USD 155,7 miliar, cukup untuk 6,7 bulan impor.
🔹 Aliran modal asing tetap masuk, didukung oleh imbal hasil instrumen keuangan domestik yang menarik.

Baca Juga  Telkomsel Salurkan Dana Pendidikan bagi Mahasiswa Berprestasi UNPATTI dalam Rangka Dies Natalis ke-62

Pemerintah juga sedang merevisi PP 36 Tahun 2023 terkait devisa hasil ekspor sumber daya alam guna memperkuat cadangan devisa dan menjaga stabilitas nilai tukar.

Inflasi Terkendali dan Prospek Ekonomi 2025

1.Inflasi IHK 2024 tetap dalam target 2,5±1%, dengan inflasi inti 2,26% yoy.
2.Inflasi volatile food (VF) menurun, didukung oleh pasokan pangan yang stabil dan program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).
3.Proyeksi inflasi 2025-2026 tetap di kisaran 2,5±1%, berkat kebijakan moneter yang konsisten dan digitalisasi ekonomi.

Meskipun ekonomi global masih penuh ketidakpastian, stabilitas sistem keuangan Indonesia tetap terjaga. Dengan koordinasi erat antara OJK, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan LPS, serta kebijakan yang responsif, Indonesia optimis menghadapi 2025 dengan fundamental ekonomi yang kuat. (PT)

 

Share :

Baca Juga

Economy

OJK Tingkatkan Literasi Keuangan Generasi Muda di Maluku Tengah

Economy

Waspada Penipuan! Laporkan Modus Kejahatan Keuangan ke Indonesia Anti Scam Centre

Economy

Swiss-Belhotel Ambon dan Zest Ambon Gelar Jalan Santai dalam Rangka HUT Swiss-Belhotel International ke-38

Economy

Telkomsel Sukses Gelar Pattimura Sinergy Street Fest Edisi Pertama Catat Partisipasi Tinggi dari Masyarkat, Komunitas dan UMKM

Economy

Ambon City of Music Raih Predikat “EXCELLENT” dalam Pelaporan UNESCO  UCCN

Economy

Jasa Raharja Maluku Gelar  Pemasangan Spanduk Himbauan Keselamatan Sebagai Bentuk Tidak Lanjut FKLL

Economy

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Kembali Laksanakan Uji Coba Pembelian BBM Pertalite

DPRD Maluku

Watubun: PDI Perjuangan Jadi Inisiator Diskusi Publik Soal Efisiensi Anggaran, Rakyat Harus Didengar