Home / Economy / Kota Ambon

Jumat, 26 September 2025 - 20:47 WIB

Walikota Ambon Dorong Ekonomi Kreatif Lewat RTP Wainitu dan Workshop Konten Digital

oplus_0

oplus_0

Ambon, PT-  Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, menyampaikan pentingnya membangun ekosistem ekonomi kreatif di Kota Ambon sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal ini ia sampaikan saat menghadiri kegiatan bersih-bersih lingkungan dan pembukaan Workshop Konten Digital yang berlangsung di Ruang Terbuka Publik (RTP) Wainitu, Ambon, Jumat (26/9/2025).

Menurut Walikota, sektor jasa, perdagangan, dan pariwisata merupakan kekuatan utama Kota Ambon. “Kita tidak punya tambang atau kekayaan alam berlimpah. Karena itu, kita fokus mengembangkan ekonomi kreatif sebagai peluang besar bagi masyarakat untuk mandiri dan meningkatkan pendapatan,” jelas Wattimena.

RTP Wainitu diproyeksikan sebagai ruang percontohan pengembangan industri kreatif di Kota Ambon. Di lokasi ini, Pemkot menggandeng komunitas muda kreatif dan UMKM untuk menghadirkan beragam aktivitas, mulai dari kuliner, musik jukulele, stand up comedy, seni lukis, hingga penjualan produk khas Ambon.

“Kalau pemerintah yang mengelola sepenuhnya, kita terbatas pada anggaran. Tapi kalau bekerja bersama komunitas kreatif, pemerintah menyiapkan fasilitas, sementara aktivitas dikelola pelaku ekonomi kreatif. Ini model kolaborasi yang ingin kita bangun,” tambah Walikota.

Baca Juga  KUNJUNGI SMK NEGERI PERTANIAN PEMBANGUNAN, GUBERNUR TANAM CABAI

Selain itu, Pemkot Ambon juga menyiapkan kontainer UMKM melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan sebagai wadah usaha masyarakat. RTP ini diharapkan menjadi ruang inklusif, mempertemukan semua lapisan masyarakat, baik dari komunitas Islam maupun Kristen, untuk memperkuat toleransi dan kebersamaan.

Kegiatan sore hari dilanjutkan dengan pembukaan Workshop Konten Digital. Walikota menegaskan bahwa peluang ekonomi di era digital sangat besar, khususnya bagi generasi muda Ambon.

“Konten digital hari ini luar biasa. Banyak anak muda bisa mendapat penghasilan lewat Facebook Pro, TikTok, dan platform lain. Ini peluang besar di tengah keterbatasan lapangan kerja formal,” ujarnya.

Wattimena berharap peserta workshop dapat memahami cara membuat konten yang menarik, viral, serta mampu mempromosikan pariwisata dan potensi Kota Ambon ke tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga  Sertifikasi Pasar Modal yang Catut Nama Ketua OJK adalah Hoaks

Dalam sambutannya, Walikota juga menyampaikan rencana pengembangan fasilitas tambahan di RTP Wainitu, seperti penyediaan perahu wisata warna-warni yang dapat dikelola anak muda setempat sebagai peluang usaha.

“Kalau semua terintegrasi dengan baik, RTP Wainitu akan jadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Masyarakat sekitar bisa bekerja, pengangguran berkurang, dan warga punya pendapatan,” tegasnya.

Wattimena juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas RTP Wainitu, termasuk lampu, pagar, dan kebersihan lingkungan agar tetap nyaman bagi pengunjung.

Di akhir sambutannya, Walikota mengajak seluruh warga untuk menjadikan RTP Wainitu sebagai ruang kebersamaan, kreativitas, dan pertumbuhan ekonomi.

“Kalau semua subsektor industri kreatif hadir di sini, RTP Wainitu akan hidup. Orang datang bisa kulineran, ngopi, nonton seni, beli batik Ambon. Dari sini kita bangun wajah baru Kota Ambon sebagai kota kreatif dan inklusif,” tutupnya. (PT)

Share :

Baca Juga

DPRD Kota Ambon

Fokus Selesaikan Akses Air Bersih 2025, Pemkot Dukung Penyertaan Modal Perumdam Tirta Yapono

Economy

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Perkuat Service dan Safety

Kota Ambon

Strategi Pemkot Ambon Kendalikan Inflasi dan Tindak Pungli ASN

Economy

Kick Off Pertamina UMK Academy 2025, 21 UMKM Papua Maluku Siap Unjuk Gigi di Tingkat Nasional

Kota Ambon

PLN Nyalakan 26 Rumah di Ambon Lewat Program Light Up The Dream, Wali Kota Apresiasi

Kota Ambon

Pemkot Ambon Gelar Rakor TPID, Pastikan Stok Sembako dan Minyak Tanah Aman Jelang Ramadhan–Idul Fitri 2026

Headline

Pj Walikota Himbau Warga Ambon di Daerah Rawan Bencana Waspada

Kota Ambon

18 Majelis Jemaat Dilantik di Gereja Protestan Maluku, Negeri Kilang