Home / Kab. Mimika

Kamis, 14 Agustus 2025 - 10:40 WIB

Tokoh Adat Amungme Kritik MRP Papua Tengah yang Absen di Peringatan HIMAS 2025

Timika, PT- Tokoh adat Lembaga Masyarakat Adat Suku Amungme (Lemasa), Sem Bukaleng, mengungkapkan kekecewaannya terhadap pimpinan Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah yang tidak hadir pada peringatan Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia (HIMAS), Sabtu (9/8/2025), meski undangan telah disampaikan dan dikonfirmasi oleh panitia.

Menurut Bukaleng, sebagai perwakilan resmi dan representatif masyarakat adat, MRP seharusnya memandang HIMAS sebagai momentum penting untuk menyatukan pikiran, mengurai perbedaan, dan memperkuat kedaulatan rakyat adat.

“MRP adalah wakil masyarakat adat dan anak adat. Kenapa tidak hadir lalu ribut di luar? Kalau mau memberi masukan atau saran, seharusnya hadir di forum, bicara bersama, dan mencari solusi, bukan bicara di belakang,” tegas Bukaleng.

Baca Juga  Ketua KAPP Mimika Apresiasi Peringatan HIMAS 2025: Pintu Masuk Perubahan di Timika

Bukaleng menilai peringatan HIMAS 2025 telah menjadi forum final dan terbuka untuk mempererat persatuan Lemasa dan Lemasko, serta menghapus perbedaan yang selama ini ada.

Ia menilai pihak yang memprotes di luar forum hanya memperjuangkan kepentingan pribadi atau kelompok, bukan kepentingan masyarakat adat Mimika secara keseluruhan.

Baca Juga  Ketua PWI Maluku Tenggara Kecam Tindakan Kasat Reskrim Mimika: Serangan Terhadap Kebebasan Pers

“Kalau ada protes atau usulan, datanglah secara terbuka pada kesempatan itu. Jangan bicara di luar forum,” tambahnya.

Bukaleng berharap MRP sebagai pimpinan dan perwakilan masyarakat adat benar-benar hadir di tengah rakyat, menjaring aspirasi, dan merangkul semua pihak.

Ia menegaskan pentingnya peran MRP dalam mempersatukan Lemasa dan Lemasko, bukan justru memecah belah.

“Sebagai pimpinan harus merangkul dan mengakomodir semua. Hadir dan turun ke rakyat untuk mempersatukan, bukan menyerang,” pungkasnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Kab. Mimika

Warga Kampung Tiwaka Keluhkan Kekurangan Tenaga Guru Sekolah Dasar

Kab. Mimika

Yance Boyau Nilai Pembentukan Lembaga Masyarakat Hukum Adat “Mimika We” Belum Sesuai Verifikasi Adat

Kab. Mimika

Pemerintah Pusat dan Pemprov Diminta Berperan Menyelesaikan Sengketa Tapal Batas Dua Kabupaten di Papua Tengah

Kab. Mimika

Hak Lembaga Adat Lemasa dan Lemasko, Tunggu Tindak Lanjut Ombudsman RI

Kab. Mimika

Ketua 2PAM3 Papua Tengah Soroti Dugaan Penggelembungan SPPD TAPD dan Banggar DPRK Mimika

Kab. Mimika

Pemda Miimika Minta Lemasa dan Lemasko Evaluasi  Internal Secara  Kelembagaan 

Kab. Mimika

Johanis Kasabol: Warga Suku Amungme Harus Bersatu Demi Kemajuan di Atas Bumi Amungsa

Kab. Mimika

Perempuan Amungme di Kampung Hoeya Minta Pemda Mimika dan Freeport Perhatikan Kondisi Jembatan Rusak