Home / Economy

Minggu, 23 Maret 2025 - 08:06 WIB

AKSI BANDARA PATTIMURA TURUT SERTA MENGURANGI PEMANASAN GLOBAL DALAM KEGIATAN “EARTH HOUR” 2025

Ambon, Pusartimur.com – PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Pattimura Ambon mendukung kampanye “Earth Hour” tahun 2025 dengan melakukan pemadaman listrik di area bandara.

Pemadaman listrik dimulai pukul 20.30 WIT sampai dengan 21.30 WIT di beberapa titik di bandara seperti kawasan perkantoran, pintu masuk terminal keberangkatan, ruang tunggu Bandara dan kedatangan serta di area mitra usaha, ucap General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Pattimura Ambon, Shively Sanssouci.

“Pelaksanaan kampanye global “Switch Off Earth Hour” 2025 dilaksanakan setelah jadwal penerbangan terakhir, dan kegiatan ini tidak mengganggu aktivitas operasional dan pelayanan di bandara karena dilakukan saat selesai operasional” ujar Shively.

Ia mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian Angkasa Pura Indonesia untuk mengurangi pemanasan global, perubahan iklim guna mewujudkan lingkungan hidup yang lebih baik. Hal ini selaras dengan tujuan Injourney Airport menjadi pengelola Bandara berbasis lingkungan atau Green Airport.

Baca Juga  Maluku Jadi Sorotan : Blok Masela dan Peranannya Dalam Mendukung Ketahanan Energi Nasional

“Earth Hour merupakan momentum strategis untuk mengingatkan masyarakat bahwa saat ini telah terjadi banyak perubahan iklim dimana musim sudah tidak dapat diprediksi, sehingga dibutuhkan peran serta seluruh stakeholder terutama di kawasan bandara untuk melakukan aksi nyata untuk menyelamatkan bumi,” ujarnya.

Shively menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memberi inspirasi dan memberdayakan individu, institusi bisnis, organisasi, dan pemerintah untuk mengambil tindakan nyata terhadap lingkungan alam. Selain itu Bandara Pattimura juga memberikan souvenir kepada pengguna jasa dan mengumpulkan tanda tangan (petisi) seluruh komunitas bandara sebagai dukungan terhadap gerakan Earth Hour.

Baca Juga  MERIAHKAN HUT KEMERDEKAAN RI KE-80, BANDARA PATTIMURA AMBON GELAR PARADE BAJU ADAT DAN FLASHMOB

“Kita berupaya mengedukasi masyarakat serta menunjukan komitmen bahwa kita peduli dengan lingkungan hidup. Pemadaman lampu selama satu jam tentu membawa dampak positif bagi keberlanjutan lingkungan,” tambah Shively.

Earth Hour merupakan gerakan lingkungan yang diinisiasi WWF secara global, sebagai salah satu kampanye perubahan iklim “open source” pertama. Kampanye ini telah berkembang dari sebuah kegiatan simbolis di satu kota tahun 2007 ke gerakan lingkungan akar rumput terbesar di dunia yang mencakup lebih dari 7.000 kota dan 180 negara dan wilayah. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Angkat Kearifan Lokal, Archa Tampil Memukau di Korsel

Economy

BPJS Kesehatan Perkuat Literasi Jaminan Kesehatan Nasional di Kalangan Akademisi

Economy

Februari SBAM FUN BIKE Kembali Digelar

Economy

SERUNAI 2025: Bank Indonesia Maluku Siapkan Rp1,59 Triliun Uang Rupiah Sambut Natal dan Tahun Baru

Economy

Rekor Baru, 7 Juta Investor Saham Indonesia

Economy

Kemenkop Serahkan Daftar Koperasi Jasa Keuangan kepada OJK, Langkah Penting Implementasi UU P2SK

Economy

Angela Saputan, Finalis Putri Indonesia 2025 Asal Maluku Siap Harumkan Nama Daerah

Economy

BI Maluku Dorong Ekonomi Berkelanjutan dan Kendali Inflasi 2025-2026