Home / Economy

Kamis, 23 Januari 2025 - 20:38 WIB

Kinerja Kepala UPTD Koperasi Maluku Rugikan Masyarakat, Dana Bergulir Tidak Transparan

Ambon, pusartimur.com- Kinerja Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Provinsi Maluku, La Saidy, menuai kritik tajam.

Pasalnya, pengelolaan dana bergulir koperasi senilai ratusan juta rupiah yang seharusnya membantu masyarakat dinilai tidak transparan dan cenderung merugikan, Kamis 23 Januari 2025.

Dana bergulir yang diberikan pemerintah pusat melalui Dinas Koperasi dan UMKM Maluku dikelola secara amburadul oleh La Saidy.

Menurut sumber internal di Kantor UPTD, dana tersebut diberikan kepada kelompok-kelompok tertentu yang memiliki kedekatan dengan kepala UPTD, tanpa melalui mekanisme dan prosedur yang semestinya.

Pengelolaan Tidak Sesuai Target
Setiap tahun, dana bergulir ini tidak mencapai target pengembalian yang diharapkan.

Baca Juga  Kolaborasi Budaya Safety di Jalan Raya, Jasa Raharja Hadir di Tengah Komunitas Ojol Rawa Buaya

Bahkan, sebagian besar dana diduga digunakan untuk kepentingan pribadi dan kelompok tertentu. Dugaan kuat menunjukkan bahwa La Saidy secara sistematis memanfaatkan dana tersebut untuk keperluan pribadi, terutama pada tahun anggaran 2024.

“Dana ratusan juta yang seharusnya membantu masyarakat justru disalurkan kepada kelompok tertentu yang dapat diatur oleh La Saidy bersama stafnya. Hal ini sangat merugikan masyarakat luas,” ungkap sumber di Kantor UPTD Koperasi dan UMKM.

Perilaku La Saidy yang diduga berulang setiap tahun anggaran menjadi perhatian serius. Banyak pihak mendesak agar ia diberi sanksi tegas, termasuk pencopotan dari jabatan sebagai kepala UPTD. Hal ini dinilai penting agar pengelolaan dana bergulir koperasi dapat kembali dilakukan secara transparan dan profesional oleh pemimpin baru.

Baca Juga  HUT Ke-54, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dan Kantor SAR seluruh Indonesia lanksanakan giat Tasyakuran

Tindakan tegas ini diharapkan mampu memperbaiki layanan kepada masyarakat serta mengembalikan fungsi dana bergulir sesuai dengan tujuan utamanya, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Maluku.

Kinerja Kepala UPTD Koperasi, La Saidy, menunjukkan pelanggaran serius dalam pengelolaan dana bergulir koperasi. Diperlukan langkah tegas dari pemerintah daerah untuk menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan dana tersebut demi kepentingan masyarakat Maluku secara luas. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Kaya : Laporan Keuangan Pemkot Ambon Tak Beres, Pengaruhi DAU

Economy

Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia Meningkat Tajam, Maluku dan Maluku Utara Tunjukkan Perkembangan Positif

Economy

Jaga Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, Pemkot Gelar Gerakan Pangan Murah

Economy

Sebagai Jembatan Literasi Keuangan Masyarakat, OJK Maluku Gelar Apresiasi Media Massa 2025

Economy

Jasa Raharja Maluku dan Tim Pembina SAMSAT Hadirkan Layanan E-Samsat di Salam Fest Ambon

DPRD Maluku

Hadapi Lonjakan Penumpang Nataru Pelni Maluku Pastikan 12 Armada Siap Layani Rute Ambon

Economy

Zest Hotel Ambon Hadir  untuk Smart Traveller

Economy

HOTEL SANTIKA PREMIERE AMBON DAN GRAMEDIA HADIRKAN  LOMBA MEWARNAI UNTUK DORONG KREATIVITAS ANAK