Home / Uncategorized

Kamis, 22 Agustus 2024 - 20:02 WIB

Bandara Pattimura Ambon –  Balai Kekarantinaan Kesehatan Gelar Sosialisasi Waspada Cacar Monyet

Ambon, Pusartimur.com- Bandara Pattimura bersama Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Ambon dalam upaya untuk melakukan peningkatan dan pencegahan wabah Monkeypox di wilayah Provinsi Maluku diantaranya telah melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya; sosialisasi kepada seluruh komunitas bandar udara yang berinteraksi langsung dengan penumpang dan pengguna jasa sebagai upaya peningkatan kewaspadaan dan pencegahan dini, pemasangan stand banner berisi informasi wabah MonkeyPox di berbagai lokasi strategis seperti pintu masuk check-in, ruang tunggu, dan area kedatangan.

Di ruang tunggu keberangkatan, diputar video informatif terkait MonkeyPox untuk memberikan edukasi kepada penumpang. Tak hanya itu, thermal scanner juga telah dipasang di ruang kedatangan oleh BKK Kelas I Ambon untuk mendeteksi suhu tubuh penumpang sebagai langkah awal pencegahan.

Hingga 30 Juni 2024, tercatat sebanyak 99.188 kasus konfirmasi Mpox di seluruh dunia dengan 208 kematian (CFR: 0,21%) dengan total kasus yang dilaporkan di Indonesia adalah sebanyak 88 kasus konfirmasi, tersebar di beberapa provinsi seperti DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kepulauan Riau, dan DIY.

Baca Juga  UNESCO Tunjuk Direktur AMO Koordinator Regional Kota Musik Se-Asia Pasific

Adapun kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Bandara Pattimura Ambon ini diikuti oleh para pegawai PT Angkasa Pura I Bandara Pattimura Ambon, perwakilan maskapai penerbangan, perwakilan InJourney Airport Service, serta perwakilan dari anak perusahaan. Dr. Rohmah Saleh dari BKK Kelas I Ambon menjadi pembicara utama dalam sosialisasi ini, menjelaskan bahwa virus cacar monyet memiliki masa inkubasi antara 1 hingga 14 hari sebelum menimbulkan gejala. Penularan dapat terjadi melalui kontak langsung dengan virus dari hewan yang terinfeksi, orang yang terinfeksi, atau bahan yang terkontaminasi virus. Penyebaran virus dari hewan ke manusia dapat terjadi melalui gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi.

Baca Juga  Wali Kota Ambon Ajak Warga Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian di Bulan Ramadan 

General Manager Bandara Pattimura – Ambon,  Shively Sanssouci, dalam sambutannya menyatakan, “Saya memandang bahwa kegiatan ini sangat penting bagi seluruh komunitas Bandara Pattimura Ambon untuk dapat mengenali gejala-gejala dan melakukan pencegahan dini.

Diharapkan setelah mendapatkan penjelasan yang baik dari Tim BKK Kelas I Ambon, kita semua bisa lebih memahami dan tidak menjadikan situasi ini sebagai sumber kepanikan, tetapi justru meningkatkan kewaspadaan bersama.5s,

Melalui sosialisasi dan kegiatan pencegahan tersebut, Bandara Pattimura Ambon berkonitmen untuk terus mengawal dan memastikan keselamatan serta kesehatan seluruh komunitas bandara dan para penumpang dari ancaman penyebaran virus cacar monyet. (PT-01).

 

Share :

Baca Juga

Uncategorized

WUJUDKAN BUDAYA PELAYANAN “IMPACTFUL”, FRONTLINER BANDARA PATTIMURA AMBON TERIMA APRESIASI TERTINGGI PADA APEL EXCELLENCE

Uncategorized

PELANTIKAN PENGURUS TP.PKK DAN TIM PEMBINA POSYANDU PROV.MALUKU, WAGUB : TP. PKK DAN POSYANDU TERUS BERSINERGI DENGAN PEMDA

Uncategorized

Gubernur Maluku: Tim Penggerak PKK Jadi Motor Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045

Uncategorized

Tingkatkan Kepatuhan Masyarakat, Tim Pembina Samsat Nasional Bahas Evaluasi Pelayanan Regident dan Kesamsatan

Uncategorized

Polres SBB Gelar Operasi Keselamatan Salawaku 2025, Berikut Target Pelanggaran Prioritas

Uncategorized

Lekransy : Layanan SPMB Kota Ambon Kembali Normal Setelah Maintenance Domain ambon.go.id

Uncategorized

Kepala BWS Maluku: Inpres Dorong Percepatan Penanganan Wilayah Irigasi dan Penyediaan Air Tanah

Economy

Swiss-BellHotel Ambon dan Zest Hotel Ambon Perkuat Kolaborasi Lewat Program Apresiasi dan Event 2026