Home / Kota Ambon

Senin, 9 November 2026 - 06:09 WIB

Mewar Apresiasi Sukses MTQ IV, Siapkan Kolaborasi Lintas Agama untuk MTQ 2027

AMBON, PUSARTIMUR.COM – Raja Negeri Laha, Muhammad Yasir Mewar, mengapresiasi keberhasilan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Negeri Laha ke-IV yang berlangsung di Dusun Kampung Baru, Negeri Laha, Kecamatan Teluk Ambon.

Menurut Mewar, keberhasilan penyelenggaraan MTQ ke-IV tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Negeri Laha, partisipasi masyarakat, serta kontribusi berbagai pihak yang turut menyukseskan kegiatan keagamaan tersebut.

Ia menjelaskan, Pemerintah Negeri Laha telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp30 juta dari Alokasi Dana Desa (ADD) untuk mendukung pelaksanaan MTQ ke-IV. Selain itu, terdapat pula sumbangsih masyarakat sehingga total anggaran yang berhasil dihimpun panitia mencapai Rp103 juta.

“Sebagai raja, beta sangat mengapresiasi karena dengan anggaran tersebut, pelaksanaan MTQ Negeri Laha yang keempat ini dapat berjalan dengan baik dan sukses,” ungkapnya, Minggu (8/11/2026).

Ia juga memberikan apresiasi terhadap keterbukaan panitia dalam menyampaikan pengelolaan anggaran kepada masyarakat. Menurutnya, transparansi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan kegiatan.

Selain keberhasilan pelaksanaan kegiatan, Mewar menyoroti nilai toleransi antarumat beragama yang ditunjukkan masyarakat Negeri Laha.

Ia menjelaskan, salah satu dusun di Negeri Laha memiliki komunitas masyarakat yang mayoritas beragama Kristen, sementara terdapat beberapa kepala keluarga Muslim yang tinggal di wilayah tersebut.

Baca Juga  Gubernur Maluku: Geriak Syariah 2025 Perkuat Ekonomi dan Kendalikan Inflasi

Namun, kondisi itu tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk menunjukkan sikap saling menghormati dan mendukung kegiatan keagamaan.

Mewar mengaku telah berkoordinasi dengan kepala dusun setempat dan mendapatkan respons positif terkait kesiapan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan MTQ.

“Beta sudah menyampaikan kepada kepala dusunnya dan alhamdulillah mereka siap. Tujuannya supaya terlihat toleransi antarumat beragama itu benar-benar terjadi di Negeri Laha,” ujarnya.

Menurutnya, semangat kebersamaan dan toleransi tersebut harus terus dipelihara sebagai contoh kehidupan masyarakat yang harmonis, tidak hanya di Negeri Laha, tetapi juga bagi masyarakat Kota Ambon secara luas.

Terkait evaluasi kepanitiaan, Mewar mengakui adanya sejumlah kendala dalam pelaksanaan MTQ ke-IV. Salah satunya menyangkut keterlibatan anggota panitia yang tidak seluruhnya dapat aktif karena memiliki kesibukan masing-masing.

Menanggapi penyampaian Ketua Panitia mengenai 22 anggota panitia yang tercatat, tetapi hanya sekitar empat orang yang terlihat aktif bekerja, ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bersama.

Menurutnya, proses persiapan kegiatan, termasuk pembangunan panggung dan berbagai kebutuhan teknis lainnya, memang membutuhkan keterlibatan seluruh unsur panitia.

Meski demikian, ia berharap seluruh pihak tetap berbesar hati dan menjaga semangat dalam menyukseskan kegiatan keagamaan.

Baca Juga  Wali Kota Ambon Apresiasi Kontingen LASQI, Berikan Bonus Saat Buka Puasa Bersama

“Apapun yang terjadi, kegiatan yang menyangkut dengan Al-Qur’an pasti harus kita dukung agar dapat berjalan dengan baik dan sukses,” katanya.

Mewar menegaskan, Pemerintah Negeri Laha berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan MTQ pada tahun-tahun mendatang. Ia berharap penyelenggaraan MTQ berikutnya dapat berlangsung lebih baik dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

Ia menyebutkan, MTQ pertama hingga keempat telah terlaksana dengan baik. Karena itu, pelaksanaan MTQ kelima diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas kegiatan sekaligus memperkuat persaudaraan masyarakat.

Lebih lanjut, Pemerintah Negeri Laha mulai mempersiapkan konsep kolaborasi masyarakat lintas agama untuk pelaksanaan MTQ tahun 2027.

Kolaborasi tersebut diharapkan melibatkan dua komunitas masyarakat yang berbeda latar belakang agama agar dapat bersama-sama mendukung penyelenggaraan kegiatan MTQ.

“Insya Allah MTQ ke depan lebih sukses lagi. Pada tahun 2027 nanti kita akan berkolaborasi, karena di sana ada dua komunitas masyarakat. Kita ingin bersama-sama melaksanakan kegiatan MTQ ini,” tutup Mewar.

Melalui penyelenggaraan MTQ secara berkelanjutan, Pemerintah Negeri Laha berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang syiar Islam dan pengembangan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan, kebersamaan, serta toleransi antarumat beragama di tengah kehidupan masyarakat. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Reses DPD RI, Nono Sampono Dorong Pengolahan dan Penanganan TPA Sampah di Kota Ambon

Economy

Tren Deflasi Berakhir, InflasiMaluku Terkendali

Kota Ambon

Bahas UPZ Berprestasi, Pemkot – BAZNAS Saling Koordinasi

Economy

Pemkot Ambon Ajak Masyarakat Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Gerakan Pangan Murah

Kota Ambon

Latupati Ambon: Suara Adat Tak Selalu di Mikrofon, Perjuangan Harus Berbuah Perlindungan

Kota Ambon

GOLF BARENG FORKOPIMDA MALUKU: PERERAT SILATURAHMI MELALUI OLAHRAGA MENUJU “PAR MALUKU PUNG BAE”

Kota Ambon

SD Negeri 90 Wayame Gelar Ujian Satuan Pendidikan Berbasis Online, Rizal : Kendala Akun Jadi Tantangan Hari Pertama

Kota Ambon

Purwantono: Tema HUT ke-79 RI “Nusantara Baru, Indonesia Maju” Sebagai Titik Awal untuk Masa Depan