Home / Economy / Kota Ambon

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Pemkot Ambon Ajak Masyarakat Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Gerakan Pangan Murah

oplus_2

oplus_2

AMBON, PT – Pemkot Ambon mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan melalui kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga ketersediaan bahan pangan, menstabilkan harga kebutuhan pokok, serta memastikan masyarakat memperoleh pangan yang aman, bergizi, dan terjangkau.

Ajakan itu disampaikan Staf Ahli Walikota, Alex Husepuni saat memcara sambutan Walikota Ambon, Bodewin Wattimena  pada kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia, Kamis (22/10/2026).

Menurutnya, peringatan tersebut bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum untuk meningkatkan kesadaran bersama tentang pentingnya kemandirian dan ketahanan pangan.

Ia menegaskan, pangan yang cukup, aman, bergizi, dan terjangkau merupakan kebutuhan mendasar sekaligus bagian penting dari hak asasi manusia. Pemenuhan kebutuhan pangan juga menjadi salah satu faktor penentu dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

“Peringatan Hari Pangan Sedunia menjadi momentum penting untuk mengingatkan kita semua akan tanggung jawab bersama dalam menjaga kemandirian dan ketahanan pangan,” ujarnya.

Menurutnya, tema Hari Pangan Sedunia tahun ini, “Innovate Today, Nourish Tomorrow”, mengandung pesan penting mengenai perlunya inovasi dalam membangun sistem pangan yang lebih efisien, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

Inovasi di sektor pangan, lanjutnya, tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi modern dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Inovasi juga mencakup pengembangan benih unggul, pertanian cerdas iklim, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian, serta pemanfaatan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Baca Juga  Pertumbuhan Ekonomi Maluku 2024 Melejit di Atas Nasional, OJK Dorong Akselerasi Sektor Keuangan

Selain meningkatkan produksi, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan juga perlu memperhatikan upaya pengurangan kehilangan dan limbah pangan. Hal ini penting agar ketersediaan pangan dapat dimanfaatkan secara optimal dan menjangkau masyarakat secara merata.

Ia menambahkan, tantangan pangan saat ini bukan hanya menyangkut jumlah produksi, tetapi juga bagaimana memastikan setiap orang, terutama anak-anak, remaja, dan masyarakat di wilayah pedesaan, memperoleh akses terhadap makanan yang aman, bergizi, dan terjangkau.

Menyikapi dinamika dan fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasaran, Pemerintah Kota Ambon terus mendorong langkah konkret untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Salah satunya melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga daya beli, khususnya bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas pangan dipasarkan, antara lain beras, minyak goreng, gula, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, cabai keriting, sayur-sayuran, ikan, serta berbagai bahan pangan lainnya.

Baca Juga  Yusuf : Literasi Keuangan Menjadi Hal Penting Untuk Perkembangan Digitalisasi

Kehadiran berbagai komoditas tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para distributor dan seluruh mitra yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat merupakan kunci dalam membangun sistem ketahanan pangan yang kuat.

Ia berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat agar ketersediaan pangan di Kota Ambon tetap terjaga dan masyarakat tidak terbebani oleh gejolak harga kebutuhan pokok.

Pada kesempatan itu, Bodewin mengimbau masyarakat yang mengikuti Gerakan Pangan Murah agar memanfaatkan program tersebut secara bijak dan tertib.

Ia meminta warga membeli bahan pangan sesuai kebutuhan dan menghindari perilaku konsumtif maupun pemborosan. Menurutnya, partisipasi masyarakat yang tertib akan membantu pelaksanaan kegiatan berjalan lancar serta memastikan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, akan terus berupaya menjaga ketersediaan stok pangan daerah agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Melalui Gerakan Pangan Murah, Pemkot Ambon berharap stabilitas harga, keterjangkauan kebutuhan pokok, dan ketahanan pangan daerah dapat terus diperkuat, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan, ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh pihak secara berkelanjutan. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Jelang HBKN Nataru 2024, Inflasi Maluku Terkendali

Kota Ambon

Gelorakan Bela Negara Untuk Indonesia Maju” Korem 151/Binaiya Gelar Upacara Hari Bela Negara

Kota Ambon

Soal DOB, Rumahdan : Perlu Menjadi Perhatian Serius Pj. Gubernur Maluku

Economy

Pertumbuhan Ekonomi Maluku Tumbuh Menguat pada Triwulan IV 2025

Kota Ambon

OJK Provinsi Maluku Dukung Aksi Peduli Penanggulangan Stunting Bersama Kodam XV/Pattimura

Kota Ambon

AMGPM Kota Ambon Serahkan Hadiah dan Piala Bergilir Lomba Gerak Jalan Indah 2025

Economy

Inflasi Maluku September 2025 Capai 3,01 Persen, Maluku Tengah Tertinggi

Kota Ambon

Sambut Paskah Ely Toisutta Dekati Tukang Ojek Melalui Program Minggu Berbagi