AMBON, PT – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias, mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan prakiraan cuaca yang diterbitkan BMKG Ambon sebelum melakukan perjalanan laut, khususnya menggunakan kapal cepat maupun kapal perintis menuju wilayah Maluku Barat Daya (MBD).
Imbauan tersebut disampaikan Anos Yeremias setelah melakukan perjalanan bersama Komisi II DPRD Provinsi Maluku dari Pelabuhan Tulehu menuju Pelabuhan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, menggunakan Kapal Cepat Cantika Express 88.
Menurut Anos, perjalanan sejauh kurang lebih 40 mil laut dengan waktu tempuh sekitar dua jam berlangsung dalam kondisi cuaca yang cukup menantang. Angin bertiup kencang, arus laut cukup kuat, dan gelombang tinggi terasa di sejumlah titik pelayaran.
“Dari pengalaman perjalanan hari ini, saya mengimbau kepada seluruh basudara yang akan melakukan perjalanan laut, khususnya menuju wilayah Maluku Barat Daya menggunakan kapal cepat maupun kapal perintis, agar selalu memperhatikan prakiraan cuaca yang diterbitkan BMKG Ambon sebelum berangkat,” ujar Anos.
Ia menegaskan masyarakat tidak boleh memaksakan diri berlayar apabila kondisi cuaca sedang tidak bersahabat.
“Jangan memaksakan perjalanan apabila kondisi cuaca tidak mendukung. Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Anos juga mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk membangun budaya keselamatan di laut dengan selalu mematuhi informasi dan peringatan cuaca dari BMKG serta mengikuti arahan nahkoda dan petugas pelabuhan.
Menurutnya, kepatuhan terhadap informasi cuaca dan prosedur keselamatan pelayaran merupakan langkah penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan laut, terutama saat kondisi cuaca ekstrem yang kerap terjadi di perairan Maluku.
Jika dipublikasikan di media online, berita ini berpotensi lebih mudah ditemukan melalui pencarian dengan kata kunci seperti Anos Yeremias, Komisi II DPRD Maluku, BMKG Ambon, cuaca Maluku, Kapal Cepat Cantika Express 88, dan Maluku Barat Daya. (PT)








