Ambon, PT- Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Ambon resmi dibuka oleh Wakil Bendahara DPP PKB, Muh Arif Ruba’i,
Sekaligus Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat sekaligus di Kota Ambon, Minggu (12/4/2026).
Dalam sambutannya, Arif Ruba’i menegaskan bahwa pelaksanaan Muscab merupakan bagian dari konsolidasi nasional PKB yang sedang berlangsung di seluruh Indonesia, sebagai upaya memperkuat struktur partai dari tingkat pusat hingga daerah.
“Kita sedang melaksanakan Muscab di seluruh Nusantara sebagai bagian dari penataan organisasi partai. Ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat struktur dan kesiapan PKB ke depan,” ujarnya.
Ia menekankan, PKB tidak semata-mata hadir untuk meraih kekuasaan, tetapi memiliki tanggung jawab utama untuk melayani dan mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“PKB berdiri bukan hanya untuk kekuasaan semata, tetapi untuk melayani rakyat. Itu yang harus kita kembalikan sebagai ruh perjuangan partai dalam sistem demokrasi modern,” tegasnya.
Arif Ruba’i juga mengapresiasi capaian PKB di Kota Ambon yang terus mengalami peningkatan dalam beberapa pemilu terakhir. Ia menyebut, sejak 2014 hingga 2024, jumlah kursi yang diraih PKB terus bertambah.
“Kalau 2014 satu kursi, 2019 tiga kursi, dan 2024 empat kursi, maka target ke depan minimal enam kursi. Ini harus menjadi semangat bersama seluruh kader,” katanya.
Ia menambahkan, selisih suara yang tipis pada pemilu sebelumnya harus menjadi pelajaran penting bagi kader untuk bekerja lebih maksimal dan terukur ke depan.
Lebih lanjut, Arif Ruba’i menegaskan dua hal utama yang harus menjadi fokus partai, yakni pembenahan internal dan penguatan peran di tengah masyarakat.
Dari sisi internal, ia menekankan pentingnya memperkuat struktur partai hingga ke tingkat ranting dan anak ranting, serta meningkatkan kualitas kader melalui proses kaderisasi yang berkelanjutan.
“Dalam sembilan bulan terakhir, secara nasional PKB telah mencetak lebih dari 140 ribu kader. Ini menunjukkan bahwa kerja-kerja kaderisasi harus terus diperkuat hingga ke tingkat paling bawah,” jelasnya.
Sementara itu, dari sisi eksternal, PKB dituntut untuk hadir langsung di tengah masyarakat dan terlibat dalam menyelesaikan berbagai persoalan, seperti kemiskinan dan pengangguran.
“Partai harus hadir dalam setiap persoalan masyarakat. Kita punya tanggung jawab besar dalam pengentasan kemiskinan dan pengurangan pengangguran, apalagi di tengah tantangan ekonomi global saat ini,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara partai dan pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah, termasuk di Kota Ambon.
“PKB harus menjadi garda terdepan dalam mendukung pembangunan daerah dan memakmurkan masyarakat. Kita harus berjalan bersama pemerintah untuk membangun Kota Ambon,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Arif Ruba’i mengajak seluruh kader untuk memaknai Muscab sebagai momentum melanjutkan dan meningkatkan perjuangan partai ke depan.
“Muscab ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi momentum untuk memperkuat perjuangan kita. Partai harus menjadi contoh dan terus kembali pada kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya. (PT)










