Home / Kota Ambon

Minggu, 15 Februari 2026 - 22:18 WIB

Pemkot Ambon Apresiasi Aksi Tebar Ikan Fansen 2026

AMBON, PT- Pemerintah Kota Ambon hadiri aksi penaburan ikan (Fansen) 2026 di laut yang digagas oleh Persatuan umat Busha Indonesia (Permabudi) Provinsi Maluku.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Walikota Ambon Ely Toisuta, Staf ahli bidang ekonomi pembangunan dan kesejahteraan rakyat Rustam Simanjuntak serta Ketua dan anggota Permabudhi Provinsi Maluku dan undangan lainya

Kegiatan Fangsen 2026 berlangsung di dusun Airlouw Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon, Minggu 16/2/2026.

Wakil Walikota Ambon Ely Toisuta dalam sambutannya mengatakang, Kegiatan Fangsen aksi tebar ikan di laut ini dinilai sebagai langkah nyata menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem laut. Penaburan ikan menjadi simbol kepedulian terhadap alam, sekaligus pengingat bahwa laut sebagai sumber kehidupan harus dirawat bersama.

Menurutnya, Menjaga biota laut dinilai penting agar keseimbangan ekosistem tetap terpelihara dan tidak mengalami kepunahan.

Baca Juga  Optimalisasi Peran DPRD PKB di Maluku Barat Daya, Jermias : Membangun Masyarakat dengan Program Nyata

Diharapkan, kegiatan positif ini dapat dikemas sebagai event kalender daerah pariwisata Kota Ambon sehingga bisa dinikmati dan diikuti seluruh masyarakat. Selain berdampak pada pelestarian lingkungan, kegiatan ini juga memperkuat kesadaran kolektif untuk menjaga laut demi keberlanjutan kehidupan di masa depan.

Sementara itu Ketua PD Permabudhi (Persatuan Umat Buddha Indonesia) Provinsi Maluku Aline Tjoa Pinontoan selalu Ketua panitia menjelaskan Kegiatan pelepasan ikan ke laut dimaknai sebagai simbol cinta kasih sekaligus bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan alam.

Dalam tradisi budaya Tionghoa, melepas hewan telah lama menjadi bagian dari praktik kebajikan, khususnya menjelang Tahun Baru Imlek, dengan harapan memperoleh kesehatan, keberuntungan, dan kebahagiaan.

Dari sisi ekologis, aksi ini merupakan langkah nyata pelestarian alam dengan mengembalikan makhluk hidup ke habitatnya. Ikan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut, sehingga kegiatan tersebut dinilai memberi dampak positif bagi keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga  Jasa Raharja, Korlantas POLRI, dan Akademisi UGM Bahas Penguatan Jaminan Perlindungan Korban Kecelakaan Lalu Lintas Jalan dan Angkutan Jalan

Dikatakanya, Kegiatan ini didukung oleh para dermawan dan umat yang meyakini bahwa kebajikan tidak hanya ditujukan kepada sesama manusia, tetapi juga kepada hewan dan alam. Untuk pertama kalinya, kegiatan tersebut turut melibatkan Pemerintah Kota Ambon dan diharapkan ke depan dapat dijadikan sebagai event daerah yang dilaksanakan secara masif.

Sebagai daerah kepulauan, masyarakat Maluku menggantungkan hidup pada laut sebagai penopang utama perekonomian. Karena itu, menjaga dan merawat laut menjadi tanggung jawab bersama agar keseimbangan alam tetap terjaga dan kesejahteraan masyarakat dapat terus berkelanjutan. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Dialog Kebangsaan “Bacarita Kota Ambon Par Ambon Pung Bae”, Wali Kota Ajak Warga Jaga Harmoni dan Keberagaman

Kota Ambon

Proses Penetapan dan Pelantikan Walikota Baru, Tahapan dan Persiapan Terbaru

Kota Ambon

DLHP Kota Ambon Monitoring IPAL dan Pengelolaan Sampah di SPPG Benteng 2 dan Rumah Tiga 2

Kota Ambon

Wattimena: Pemerintah Terus Dekatkan Diri dengan Masyarakat di Momentum Natal 2025

Kota Ambon

Dari Jalanan Ambon, Cara Ely Toisuta Menyentuh Hati Warga Usai Idul Fitri

Kota Ambon

Nel Hehanussa: Wajib Pajak di Ambon Harus Melunasi Tunggakan Pajak dan Retribusi Daerah

Kota Ambon

Kontribusi Bagi Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan, Jasa Raharja Raih Penghargaan

Kota Ambon

Tetap Semangat di Hari Kelima, Wattimena  Siap Menuju Indonesia Emas 2045