Home / Kota Ambon

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:36 WIB

DD dan ADD Kota Ambon 2026 Turun Drastis, Lebih Rendah dari Tahun 2023

Oplus_131072

Oplus_131072

Ambon, PT-  Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk 30 desa dan negeri di Kota Ambon pada Tahun Anggaran 2026 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, total anggaran tahun ini tercatat lebih rendah dibandingkan alokasi pada tahun 2023.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ambon, Jacob Silanno, mengungkapkan bahwa penurunan tersebut terlihat jelas dari pagu Dana Desa dan ADD yang diterima Pemerintah Kota Ambon tahun ini.

“Dana Desa dan ADD sesuai daftar yang kami terima mengalami penurunan cukup jauh jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Silanno kepada media, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga  Wali Kota Ambon: Integritas ASN Kunci Sukses

Silanno memaparkan, pada tahun 2023, alokasi ADD mencapai Rp67.589.651.800, sementara Dana Desa sebesar Rp30.480.085.000. Dengan demikian, total anggaran DD dan ADD saat itu mencapai Rp98.069.736.800.

Memasuki tahun 2024, alokasi anggaran mengalami kenaikan. Dana Desa tercatat sebesar Rp31.238.989.000, sedangkan ADD mencapai Rp72.077.802.262, sehingga total anggaran meningkat menjadi Rp103.316.791.262.

Kenaikan kembali terjadi pada tahun 2025 dengan nilai yang cukup signifikan. Dana Desa mencapai Rp33.818.029.000, sementara ADD sebesar Rp73.090.479.310. Total anggaran DD dan ADD pada tahun tersebut mencapai Rp106.908.499.310.

Namun, kondisi tersebut berbalik pada tahun 2026. Alokasi Dana Desa turun menjadi Rp29.283.492.000, sedangkan ADD hanya sebesar Rp61.777.419.900. Dengan demikian, total anggaran DD dan ADD Kota Ambon tahun ini hanya Rp91.060.911.900.

Baca Juga  Pemkot Ambon Gelar Assessment dan ProASN untuk Pengisian Jabatan Eselon II

“Penurunan tahun 2026 ini cukup jauh, bahkan lebih rendah dibandingkan tahun 2023,” tegas Silanno.

Penurunan drastis alokasi Dana Desa dan ADD ini dikhawatirkan berdampak pada pelaksanaan berbagai program pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, serta operasional pemerintahan desa dan negeri di Kota Ambon.

Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan dapat melakukan penyesuaian kebijakan serta strategi pengelolaan anggaran agar pelayanan publik di tingkat desa tetap berjalan secara optimal meskipun di tengah keterbatasan anggaran. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

AUDITOR INTERNAL KEJAKSAAN TINGGI MALUKU, MENJADI AHLI DI PERSIDANGAN KASUS TIPIKOR ADD/DD NEGERI WAHAI

Kota Ambon

Dianggap Provokatif dan Menyudutkan Walikota, Pemkot Akan LP Korlap Seruan Aksi 

Kota Ambon

Gelorakan Bela Negara Untuk Indonesia Maju” Korem 151/Binaiya Gelar Upacara Hari Bela Negara

Kota Ambon

STABILISASI PASOKAN HARGA PANGAN DI BULAN SUCI RAMADAN, PEMPROV GELAR PANGAN MURAH DI SMA NEGERI 3 AMBON

Kota Ambon

Dinas PU Kota Ambon Dinilai Lambat Tangani Masalah Talud di Kampung Kolam Hative Kecil

Kota Ambon

Kunjungan Wapres Gibran Rakabuming Raka: Tinjau Uji Coba MBG di SD Hative Besar

Kota Ambon

Wakil Uskup OCI Dorong Penguatan Moderasi Beragama dan Kolaborasi Lintas Sektor di Ambon

Economy

Kominfo, Dorong Manfaatkan Media Digital untuk Ekonomi Kreatif