Home / Kota Ambon

Jumat, 21 November 2025 - 13:48 WIB

Kapal Kirana Segera Tiba di Teluk Ambon,  WaliKota : Tegaskan Komitmen Penanganan Sampah

Oplus_131072

Oplus_131072

Ambon, PT- Kapal khusus penanganan sampah laut yang direncanakan tiba pada bulan ini dipastikan menjadi langkah besar Pemerintah Kota Ambon dalam mengatasi masalah sampah di Teluk Ambon.

Informasi ini disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, usai membuka kegiatan lomba stunting di Desa Hunut, Jumat (21/11/2025).

Program penanganan sampah laut ini melibatkan kerja sama antara: Lembaga swasta, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, Organisasi lingkungan dari Swiss.

Ia mengakui, Organisasi asal Swiss tersebut memiliki pengalaman menangani sampah laut di berbagai negara. Mereka melihat Teluk Ambon memiliki potensi besar, namun kondisi wilayah yang kerap dipenuhi sampah menghambat ekosistem laut dan peluang ekonomi.

Untuk mendukung upaya ini, lembaga Swiss mengirimkan kapal khusus bernama Kirana, yang dirancang untuk mengeruk dan menyedot sampah di permukaan laut.

Spesifikasi utama kapal Kirana: Dilengkapi alat pengumpul sampah, Mampu menjangkau hingga 40 cm di bawah permukaan laut, Mengumpulkan sampah mengapung maupun sampah dangkal, Menyimpan sampah langsung ke ruang penyimpanan kapal.

Baca Juga  Benhur Watubun: Spirit Natal Jadi Energi Perjuangan PDIP untuk Kemanusiaan dan Rakyat

Menurutnya, Kapal Kirana akan beroperasi di Teluk Ambon selama tiga tahun penuh, dengan seluruh biaya operasional ditanggung lembaga dari Swiss. Setelah masa operasi selesai, kapal akan dihibahkan melalui KKP kepada Pemerintah Provinsi Maluku atau Pemerintah Kota Ambon.

Ia menegaskan, langkah ini menjadi bukti bahwa perlindungan Teluk Ambon membutuhkan partisipasi semua pihak, termasuk masyarakat.

Selain menyambut kedatangan kapal Kirana, Pemerintah Kota Ambon juga memaparkan serangkaian kebijakan strategis untuk menangani sampah secara menyeluruh.

Sebagai upaya awal, Pemkot Ambon akan memasang tiga saluran penahan sampah di muara sungai, yang akan diperluas ke seluruh sungai di Kota Ambon.

Tujuannya: Mencegah sampah dari pedalaman mengalir ke Teluk Ambon, Mengurangi volume sampah laut secara signifikan, Menekan pencemaran lingkungan sambil menunggu peningkatan kesadaran masyarakat.

“Mari kita bersama pemerintah kota mendukung program ini dengan baik,” ujarnya.

Pemerintah kota juga telah menyiapkan rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) dengan dua pendekatan modern:

1. MRF (Material Recovery Facility), Fokus pada pengolahan sampah berdasarkan jenisnya: Sampah organik → kompos, Sampah anorganik → didaur ulang, Sebagian sampah makanan → pakan maggot, Residu → dimusnahkan melalui teknologi ramah lingkungan

Baca Juga  Pemkot Ambon Perkuat Digitalisasi Bansos, 650 Agen Dilatih Pendataan Penerima

2. RDF (Refuse Derived Fuel)

Mengolah sampah padat seperti: Besi, Plastik, Aluminium, Popok dan sampah non-organik lainnya.

Sampah tersebut dihancurkan dan dipadatkan menjadi briket yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif oleh industri.

Pemerintah kota juga akan: Menambah tempat sampah di jalan raya, taman, dan kawasan pemukiman, Mewajibkan seluruh kafe dan restoran menyediakan tempat sampah yang memadai, Kebijakan ini akan dipertegas dengan regulasi yang mengikat.

Pemkot Ambon juga tengah mengkaji sanksi tegas bagi warga yang membuang sampah sembarangan. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah: Insentif Rp500.000 untuk warga yang melaporkan pelanggaran dengan bukti jelas, Denda Rp1.500.000 kepada pelanggar, Sebagian denda diberikan kepada pelapor sebagai bentuk apresiasi

“Hari ini kita tidak bisa lagi bersikap acuh tak acuh. Kita harus bertindak nyata,” tegasnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Tes Terstandar SPMB Kota Ambon Dijadwalkan Ulang pada 17 Juni 2025 Akibat Gangguan Server

Kota Ambon

STABILISASI PASOKAN HARGA PANGAN DI BULAN SUCI RAMADAN, PEMPROV GELAR PANGAN MURAH DI SMA NEGERI 3 AMBON

Economy

BPJS Kesehatan Dorong Ambon Capai Universal Health Coverage, Tingkat Keaktifan Peserta Masih Perlu Ditingkatkan

Kota Ambon

Peringati HUT ke-451 Kota Ambon, Wali Kota  Ajak Warga Wujudkan Ambon Bersih

Kota Ambon

KAJATI AGOES SP, MENERIMA KUNJUNGAN KERJA DAN SILATURAHMI WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA

Kota Ambon

Wawali  Tinjau Kebakaran Hutan di Camp Ema Leahari

Kota Ambon

Dialog Kebangsaan “Bacarita Kota Ambon Par Ambon Pung Bae”, Wali Kota Ajak Warga Jaga Harmoni dan Keberagaman

Kota Ambon

GOLF BARENG FORKOPIMDA MALUKU: PERERAT SILATURAHMI MELALUI OLAHRAGA MENUJU “PAR MALUKU PUNG BAE”