Home / Economy

Selasa, 4 November 2025 - 16:42 WIB

Inflasi Maluku dalam Rentang Sasaran Target

Oplus_131072

Oplus_131072

Ambon, PT- Realisasi Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Maluku mengalami deflasi pada bulan Oktober 2025.

Hal ini diakui Kepala Kantor Wilayah Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Maluku, M. Latif kepada media di Ambon, Selasa (4/11/2025).

Berdasarkan data BPS, Provinsi Maluku mengalami deflasi sebesar 0,05% (mtm), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami deflasi sebesar 0,29% (mtm).

Secara spasial, deflasi bersumber dari seluruh kota IHK, yaitu Kota Tual, Kota Ambon, dan Kab. Maluku Tengah, yang masing-masing mengalami deflasi sebesar 0,48% (mtm), 0,05% (mtm), dan 0,01% (mtm).

Secara tahunan, realisasi inflasi Maluku tercatat sebesar 2,30% (yoy), berada dalam rentang dalam Rentang Sasaran 2,5±1%.

Realisasi ini tercatat lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 3,01% (yoy), dan lebih rendah dibandingkan tingkat inflasi Nasional yang mengalami inflasi sebesar 2,86% (yoy).

Capaian deflasi bulan ini terutama disebabkan oleh deflasi pada Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, dengan andil deflasi (mtm) sebesar 0,20%.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga: Distribusi Minyak Tanah ke Jayawijaya Kembali Normal

Penurunan harga utamanya terjadi pada komoditas hortikultura, antara lain tomat, bawang merah, kangkung, dan cabai rawit dengan andil deflasi (mtm) masingmasing sebesar 0,24%, 0,15%, 0,08%, dan 0,05%.

Kondisi ini dipengaruhi oleh berlangsungnya periode panen beberapa komoditas hortikultura di Kab. Maluku Tengah, Kota Ambon, Kab. Buru, dan Kab. Seram Bagian Barat serta terjaganya pasokan dari luar daerah.

Namun demikian, deflasi yang lebih dalam tertahan oleh inflasi

pada komoditas ikan tangkap antara lain ikan cakalang, ikan tongkol, ikan layang, dan ikan selar dengan andil inflasi (mtm) masing-masing sebesar 0,14%, 0,12%, 0,12%, dan 0,10%.

Kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh low base effect dari realisasi deflasi pada bulan sebelumnya, sejalan dengan pola penurunan tinggi gelombang dan curah hujan di wilayah Maluku yang umumnya dimulai pada bulan September hingga akhir tahun.

Kedepan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus berupaya mengoptimalkan berbagai program pengendalian inflasi utamanya melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Baca Juga  Kendalikan Inflasi, Pemkot – Pemkab Malteng Teken MoU

Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan hingga Oktober 2025 dalam rangka upaya menjaga kestabilan harga antara lain adalah peningkatan frekuensi Kegiatan Gerakan Pangan Murah, serta fasilitasi distribusi transportasi untuk penyaluran SPHP ke Pulau Haruku, Maluku Tengah.

Selanjutnya, Perum Bulog Kanwil Maluku dan Maluku Utara juga tengah membangun kerjasama penyediaan Gudang Transit dengan Kab. Kepulauan Aru.

Selain itu, pemantauan stok dan harga barang kebutuhan pokok dan barang penting juga terus dilakukan termasuk pemantauan stok ikan secara berkala di Unit Pengolahan Ikan.

Adapun pada bulan November 2025, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku bersama Pemerintah Provinsi Maluku akan melaksanakan kegiatan panen digital farming komoditas bawang merah dan aneka cabai di Kab. Maluku Tengah sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan dan penerapan teknologi pertanian digital provinsi Maluku. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Super Brand Day Telkomsel dan Erajaya di Indonesia Timur, Berikan Banyak Keuntungan Pelanggan dari Diskon hingga Hiburan Digital Gratis

Economy

MANFAATKAN POTENSI WILAYAH PESISIR, LEWERISSA BUKA GRAND FINAL TURNAMEN PERDANA SURFING “LAWE KOKOHU” LATU 2025

DPRD Kota Ambon

Komisi I Fokus Awasi Perusahaan yang Tidak Sesuai UMK di Kota Ambon

Economy

LIMA TAHUN BERTURUT-TURUT: BANDARA PATTIMURA AMBON KEMBALI RAIH PREDIKAT BANDARA TERBAIK DI ASIA PASIFIK PADA ACI ASQ AWARDS 2026

Economy

Upaya Stabilitas Harga dan Bantuan untuk Masyarakat, Pemkot Gelar Pasar Murah

Economy

Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Turun Langsung Pantau Kehandalan Energi di Sorong

Economy

Telkomsel Gelar Offboarding & Awarding Papua Maluku Digital Bootcamp Season 3, Umumkan Pemenang Karya Inovasi Sosial Terbaik

Economy

PNM Dorong Difabel Mandiri Secara Ekonomi Lewat Pengembangan Usaha Sagu