Home / Kota Ambon / Sports

Selasa, 4 November 2025 - 11:41 WIB

Dispora Kota Ambon Dukung Komunitas Tuli Wujudkan Kafe Mandiri: Bergerak Bersama untuk Indonesia Pung Bae

Ambon, PT – Semangat “Bergerak Bersama Par Ambon, Maluku Deng Indonesia Pung Bae” bukan sekadar slogan tahun ini, melainkan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam membangun kota yang inklusif dan berkeadilan, Selasa (4/11/2025).

Slogan yang menyerukan kebersamaan demi kebaikan Ambon, Maluku, dan Indonesia tersebut diterjemahkan secara konkret melalui implementasi 17 Program Prioritas Wali Kota Ambon, salah satunya yang berfokus pada pemberdayaan kelompok disabilitas.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ambon, Richard Luhukay, hari ini mengundang salah satu tokoh muda komunitas disabilitas, Devana Tuhuleruw (25), pendiri Komunitas Tuli Ambon. Devana bersama rekan-rekannya membentuk komunitas ini sejak tahun 2024 sebagai wadah untuk saling mendukung dan berdaya secara mandiri.

Baca Juga  Danrem 151/Binaiya Selaku Dansatgas Menghadiri Apel Gelar Pasukan PAM VVIP Dalam Rangka Kunker Wapres

“Teman-teman Tuli ingin berusaha mandiri, misalnya dengan membuka usaha kopi atau jajanan. Namun kami sempat bingung bagaimana cara membuat dan mengajukan proposal sponsor untuk membangun sebuah kafe. Syukurlah, setelah perjuangan panjang, kami akhirnya diundang berdiskusi oleh Pak Kadispora. Ini menjadi langkah awal yang berarti bagi kami,” ujar Devana yang akrab disapa Deva.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Ambon menegaskan bahwa pilar inklusivitas menjadi bagian integral dalam pembangunan daerah. Program pemberdayaan yang digulirkan Dispora tidak hanya berupa bantuan, tetapi juga pendampingan dan pelatihan agar para pemuda disabilitas mampu berdaya dan mandiri.

Baca Juga  Jabatan Negeri Soya Akan Dipenuhi Pemkot Ambon

Luhukay menegaskan, Langkah ini mencerminkan komitmen Pemkot Ambon untuk memastikan bahwa ‘Bergerak Bersama’ benar-benar melibatkan semua elemen masyarakat, termasuk teman-teman Tuli yang sering terpinggirkan.

Ia menambahkan, integrasi kebutuhan komunitas Tuli dalam program prioritas kota juga merupakan cara menanamkan nilai persatuan dan kepedulian sosial sebagai bagian dari semangat “Indonesia Pung Bae”.

Keberhasilan pemberdayaan komunitas Tuli ini diharapkan menjadi contoh nyata kontribusi Ambon Manise dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.

Dengan melibatkan semua lapisan, Pemerintah Kota Ambon ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya untuk sebagian, tetapi untuk semua warga tanpa kecuali. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Diseminasi Laporan Ekonomi Maluku, BI Sinergi Dorong Kapasitas Sektor Perikanan

Kota Ambon

Perkuat Komitmen untuk Kesejahteraan Masyarakat, Ketua PKK Ambon Kukuhkan Tim Pembina Posyandu Kecamatan Sirimau

Kota Ambon

Dikukuhkan Sebagai Upulatu dan Pati Kota Ambon, Wattimena: Jaga Adat, Lestarikan Budaya

Kota Ambon

Toma Maju, Berkarya Untuk Indonesia, SMPN 19 Ambon Gelar Pagelaran Seni

Kota Ambon

KASI PENKUM KEJATI MALUKU IKUTI ZOOM PENILAIAN INDEKSASI SP4N-LAPOR

Kota Ambon

Buka Sosialisasi Teknis Aplikasi EDABU, Ririmasse : Kerja Operator Harus Maksimal

Kota Ambon

Tasso :  Mediasi Konflik SD Negeri 90 Wayame, Tekankan Komunikasi dan Penyelesaian Internal

Kota Ambon

Sukses Pilkada Maluku 2024, Indey : Kerja Sama Masyarakat dan Semua Pihak Jadi Kunci Keberhasilan