Home / DPRD Kota Ambon

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:31 WIB

Prioritas Program 2025, Nikijuluw: Pembentukan Perda Kota Ambon Fokus pada Anak Jalanan, Smart City, dan Pengawasan Depot Air Minum

Ambon, pusartimur.com- Kota Ambon terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan menyiapkan sejumlah program prioritas melalui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) untuk tahun 2025.

Ketu Bapamperda DPRD Kota Ambon, Lucky Nikijuluw dalam kepada awak media mengatakan, ada beberapa Ranperda eksekutif dan inisiatif sedang dalam proses pengusulan oleh dinas-dinas terkait. Berikut adalah highlight dari program yang akan diusulkan:

1. Ranperda Anak Jalanan dan Gelandangan oleh Dinas Sosial

Dinas Sosial mengusulkan Ranperda yang berfokus pada perlindungan dan penanganan anak jalanan serta gelandangan. Peraturan ini diharapkan dapat memberikan solusi komprehensif bagi permasalahan sosial yang terus berkembang di Kota Ambon.

2. Ketertiban Umum dan Smart City oleh Dinas Komunikasi dan Informatika

Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga mendorong percepatan pengembangan Smart City, sejalan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Program ini bertujuan untuk meningkatkan tata kelola kota berbasis teknologi digital guna memberikan pelayanan publik yang lebih efisien.

Baca Juga  Wali Kota Ambon Luruskan Maksud Pernyataan Terkait Ajakan Menjaga Keamanan Kota

3. Pengawasan Depot Air Minum oleh Bagian Hukum

Karena keterbatasan dana, pengawasan dan pembinaan terhadap depot air minum dialihkan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indak) ke Bagian Hukum. Ini bertujuan memastikan standar kualitas air minum yang sesuai dengan regulasi kesehatan.

4. Penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang oleh Dinas Sosial

“Ranperda ini diinisiasi oleh DPRD sebagai bentuk pengaturan terhadap aktivitas pengumpulan uang dan barang yang kerap dilakukan di masyarakat. Perda ini diharapkan dapat menciptakan tata kelola yang transparan dan akuntabel,” paparnya.

Diakui, Sesuai jadwal, tahapan penyusunan Perda akan berlangsung pada masa sidang II, khususnya pada triwulan pertama (Januari hingga Maret 2025).

Baca Juga  Nikijuluw Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal dan Tiga Ranperda Strategis

Salah satu kendala utama dalam proses ini adalah SK Tim Penyusun yang sebagian besar berasal dari pejabat terkait. Harapannya, SK tersebut dapat segera diterbitkan agar proses harmonisasi dan pemantapan konsepsi bersama Kantor Wilayah Hukum Provinsi Maluku dapat berjalan lancar.

Selain itu, beberapa usulan yang awalnya diusulkan sebagai Ranperda akhirnya diputuskan untuk diatur melalui Peraturan Wali Kota (Perwali). Contohnya adalah peraturan terkait peta ASN dan manajemen internal ASN di Kota Ambon, yang lebih sesuai diatur dalam Perwali daripada Perda.

Dengan tahapan yang terstruktur dan sinergi antarlembaga, diharapkan seluruh proses penyusunan Perda Kota Ambon 2025 dapat berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Perda ini akan menjadi dasar hukum yang kuat untuk mendorong pertumbuhan dan pembangunan kota yang lebih baik. (PT)

 

Share :

Baca Juga

DPRD Kota Ambon

Kemenkuham Maluku Gelar Rapat Harmonisasi Tiga Ranperda, Termasuk Penyertaan Modal dan Perlindungan Perempuan

DPRD Kota Ambon

Konflik Internal di SD 90 Wayame: Mediasi dan Solusi untuk Keharmonisan Sekolah

DPRD Kota Ambon

DPRD Ambon Ingatkan Denda Sampah Rp1 Juta Perlu Sosialisasi Maksimal agar Tak Jadi Bom Waktu

DPRD Kota Ambon

DPRD Kota Ambon Gelar Paripurna Bahas Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Empat Ranperda Strategis

DPRD Kota Ambon

Bapemperda DPRD Ambon Konsultasikan 8 Raperda 2025 dengan Biro Hukum Promal

DPRD Kota Ambon

Bapemperda DPRD Kota Ambon Komitmen Kaji Sejumlah Perda Yang Tidak Relevan

DPRD Kota Ambon

DPRD Kota Ambon Tegaskan Komitmen Berantas Parkir Liar dan Jukir Ilegal

DPRD Kota Ambon

DPRD-Pemprov Maluku Diminta Fokus ke Pulau-Pulau, Yermias : Stok Sembako & BBM Terancam Menipis Jelang Idul Fitri