Home / Uncategorized

Kamis, 2 Oktober 2025 - 11:16 WIB

Walikota Ambon: Peringatan Maulid Nabi 1447 H Jadi Momentum Hidupkan Nilai Toleransi

oplus_32

oplus_32

Ambon, PT- Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam 1447 Hijriyah/2025 Masehi yang diselenggarakan oleh Majelis Taklim Al Madinah Pemerintah Kota Ambon.

Ia menyampaikan rasa bangga karena majelis taklim ini lahir sejak dirinya masih menjabat sebagai Penjabat (PJ) Walikota Ambon.

“Hari ini Majelis Taklim Pemerintah Kota Ambon menunjukkan eksistensinya. Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar tradisi, tetapi momentum penting untuk merenungkan kembali ajaran dan keteladanan Rasulullah,” ujarnya, Kamis (1/10/2025).

Menurutnya, memperingati Maulid Nabi tidak hanya sebatas melantunkan shalawat atau acara seremonial, melainkan juga menghidupkan kembali nilai luhur yang diajarkan Rasulullah SAW, terutama akhlak mulia, persatuan, dan toleransi.

Baca Juga  Resepsi HUT ke-45 AMGPM Ranting Cristy Natalia: Momentum Refleksi dan Pengabdian

Tema peringatan tahun ini adalah:
“Menyebarkan Pesan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan Toleransi Hidup Berdampingan dalam Keberagaman untuk Ambon yang Manis.”

Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan kondisi Kota Ambon sebagai kota multikultural, heterogen, dan majemuk.

“Kita mesti terus membangun rasa persatuan, kesatuan, dan toleransi antarumat beragama agar bisa hidup rukun dan berdampingan. Inilah pesan Nabi Muhammad SAW yang harus kita teladani,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Ambon bersama Majelis Taklim Al Madinah juga menyalurkan 33 paket peralatan masak untuk korban kebakaran di Desa Batu Merah dan Desa Poka.

Bodewin menegaskan bahwa aksi berbagi ini adalah bentuk nyata dari implementasi nilai keislaman, yakni kepedulian terhadap sesama.

Baca Juga  Mahasiswa dan Dosen Poltekes Maluku Memiliki Prestasi Yang Mumpuni

“Momentum Maulid Nabi harus menjadi dorongan bagi kita untuk semakin peduli, saling menghormati, dan berbagi. Perbedaan suku, agama, dan budaya bukanlah penghalang, tetapi justru memperkaya kehidupan bersama di Kota Ambon,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa salah satu prioritas Pemerintah Kota Ambon adalah memfasilitasi kehidupan bersama seluruh umat beragama. Meski Ambon belum masuk 10 besar kota toleransi di Indonesia, ia optimis dengan kerja bersama, hal itu bisa tercapai.

“Kalau kehidupan masyarakatnya saling menghargai keberagaman, maka kota ini akan menjadi rumah besar bagi semua. Peringatan Maulid Nabi ini menjadi perekat persatuan, memperkuat iman, dan membangun semangat kepedulian,” pungkasnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

KODAERAL IX DUKUNG PENUH GERAKAN PANGAN MURAH YANG DILAKSANAKAN SERENTAK

Uncategorized

*Dankodam IX Ambon Pimpin Pantukhirda Caba dan Cata*

Uncategorized

KUNJUNGAN SUPERVISI SESJAMPIDUM, KAJATI MALUKU AGOES SP SAMBUT BERSAMA JAJARAN KEJAKSAAN TINGGI MALUKU

Uncategorized

Dorong Ekosistem Ekonomi Kreatif, DPD GAMKI Sulsel Inisiasi Program “Atmosfer Preneur” 2025

Uncategorized

UNPATTI GELAR PENGAMBILAN SUMPAH DAN PELANTIKAN DOKTER BARU, GUBERNUR : DAPAT TINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN

Uncategorized

Utang Dana SMI, Tuanaya : BBM Dapat 350 Miliar

Uncategorized

SAAT TIBA DI KANTOR GUBERNUR, LEWERISSA DAN VANATH GELAR RAPAT

Uncategorized

PRAKTIK TERBAIK AMBON CITY OF MUSIC DIPRESENTASIKAN FOCAL POINT AMBON UNESCO CITY OF MUSIC