Home / Kota Ambon

Rabu, 15 Oktober 2025 - 20:19 WIB

Walikota Ambon Dorong GPM Jadi Mitra Strategi 

Ambon, PT- Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, M.Si., menyampaikan harapan agar Gereja Protestan Maluku (GPM) terus memperkuat peran dan kontribusinya dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, toleran, dan berkeadaban di Kota Ambon.

Dalam pesannya, Wali Kota menegaskan bahwa kehadiran gereja memiliki arti penting dalam menopang pembangunan, tidak hanya dari sisi spiritual, tetapi juga dalam membentuk karakter sosial masyarakat Ambon yang berlandaskan nilai kasih dan persaudaraan.

“GPM telah menjadi bagian dari sejarah dan perjalanan Kota Ambon. Gereja bukan hanya membina kehidupan rohani umat, tetapi juga turut berkontribusi dalam pendidikan, kesehatan, sosial, dan kebudayaan. Ini bukti nyata bahwa GPM adalah mitra strategis pemerintah dalam membangun Ambon yang damai dan sejahtera,” ungkap Bodewin.

Menurutnya, Sidang Ke-39 Sinode GPM Tahun 2025 yang mengangkat tema ‘Anugerah Allah Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu Abad GPM’ menjadi momentum penting untuk memperteguh komitmen gereja dalam pelayanan. Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, mendukung penuh langkah GPM dalam mempersiapkan diri menuju satu abad perjalanan pelayanan yang diberkati.

Baca Juga  Wawali Ambon Kembali Turun Inspeksi, Temukan Lurah Tak Berada di Tempat Saat Jam Kantor

“Gereja yang kuat dalam iman dan kokoh dalam kasih adalah kekuatan moral bagi pemerintah dan masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara gereja dan pemerintah harus terus dijaga agar sejalan dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan,” ujarnya.

Wali Kota mengajak penting menjaga semangat orang basudara yang selama ini menjadi identitas khas masyarakat Ambon. Ia mengajak seluruh warga gereja untuk terus menanamkan nilai toleransi dan persaudaraan sebagai fondasi utama kehidupan bersama.

“Ambon ini rumah kita bersama. Di sini ada berbagai agama, etnis, dan budaya yang hidup berdampingan. Kerukunan ini harus terus kita rawat. Saya percaya GPM punya peran besar dalam menjaga semangat itu,” katanya.

Kota Ambon sendiri saat ini tercatat sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia.

Baca Juga  Usmany Siap Lapor Balik Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen

Berdasarkan hasil penilaian SETARA Institute tahun 2024, Ambon menempati posisi ke-11 dari seluruh kota di Tanah Air. Bodewin menyebut capaian ini merupakan hasil kerja bersama pemerintah, lembaga keagamaan, dan seluruh elemen masyarakat.

“Kita semua patut bersyukur atas capaian ini. Tapi yang lebih penting adalah bagaimana kita terus mempertahankan dan memperkuatnya, karena toleransi bukan sekadar label, melainkan sikap hidup yang harus dijaga setiap hari,” tegas Wali Kota.

Menutup pesannya, Wali Kota Ambon menyampaikan keyakinannya bahwa GPM akan terus menjadi berkat bagi Ambon, Maluku, dan Indonesia.

Ia berharap Sidang Sinode ke-39 dapat menghasilkan keputusan yang membawa gereja semakin maju dalam pelayanan dan bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang damai dan sejahtera.

“Kiranya Tuhan senantiasa menyertai langkah pelayanan GPM, agar terus menjadi terang bagi dunia dan garam bagi masyarakat Ambon,” pungkasnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Jelang HUT ke 79, Kejati Maluku Laksanakan Upacara

Kota Ambon

Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Kinerja Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku

Kota Ambon

Dukung Perayaan Nataru, PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandar Udara Pattimura – Ambon Bersama Para Stakeholders menggelar Posko Monitoring Angkutan Udara

Kota Ambon

Jasa Raharja, Korlantas POLRI, dan Akademisi UGM Bahas Penguatan Jaminan Perlindungan Korban Kecelakaan Lalu Lintas Jalan dan Angkutan Jalan

Kota Ambon

Kuasa Hukum Reno Rehatta Tegaskan Putusan Pengadilan Harus Dijalankan, Tolak Legitimasi Rapat 1 Maret 2026

Kota Ambon

Wali Kota Paparkan Solusi Banjir Rob di Kota Ambon, Usulkan Pembangunan Kolam Retensi

Kota Ambon

Wali Kota Ambon Ajak ASN dan Warga Bersihkan Teluk Ambon dari Sampah, Pelanggar Terancam Denda Rp1 Juta

Headline

Bodewin: Tunggu Beta Bale