Home / Economy

Rabu, 9 Juli 2025 - 17:49 WIB

Wali Kota Ambon Apresiasi Kegiatan Penanaman Jagung Serentak di Kawasan Perhutanan Sosial

Ambon, PT-  Pemerintah Kota Ambon turut ambil bagian dalam kegiatan Penanaman Jagung Serentak yang digelar secara nasional melalui Zoom Meeting, sebagai bagian dari program Swasembada Pangan Tahun 2025.

Di Kota Ambon, kegiatan ini dilaksanakan di kawasan Perhutanan Sosial RT 05/RW 03 Kelurahan Poka, Kecamatan Teluk Ambon.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Kapolda Maluku dan jajaran, yang telah bersinergi dengan kementerian terkait dalam mendukung ketahanan pangan di Maluku, terutama di Kota Ambon.

“Kami, Pemerintah Kota Ambon, diundang untuk bersama-sama menanam jagung. Ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap program swasembada pangan. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Polri atas kontribusi luar biasa dalam mendukung program pangan nasional,” ujar Wali Kota kepada media di lokasi kegiatan, Rabu 9 Juli 2025.

Baca Juga  Songsong HUT DWP ke-25 Tahun, Pemkot Gelar Aksi Donor Darah

Ia menambahkan bahwa peran Polri sangat signifikan, terutama dalam mendorong pengembangan lahan dan penguatan ketahanan pangan di wilayah perkotaan seperti Ambon.

Ia menjelaskan bahwa lokasi penanaman kali ini menggunakan pendekatan perhutanan sosial, berbeda dari sebelumnya yang berfokus di kawasan pertanian.

“Kawasan hutan di Kota Ambon sebagian besar adalah hutan lindung. Namun, menanam jagung tetap dimungkinkan, terutama di area yang masih mendapatkan cukup pencahayaan di bawah tegakan pohon,” jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan ini akan dikoordinasikan oleh Dinas Pertanian dan Kehutanan Provinsi Maluku, bekerja sama dengan aparat kepolisian.

Baca Juga  Ledakan Kompor di Dapur MBG Pulau Osi Ganggu Distribusi Makanan Bagi 2018 Siswa di SBB

Ia menekankan bahwa meskipun lahan pertanian di Ambon terbatas, kawasan seperti Rumah Tiga, Poka, dan Wayame tetap memiliki potensi sebagai daerah pertanian produktif.

Ia mengakui,  Kota Ambon merupakan daerah konsumen dan belum sepenuhnya menjadi daerah produsen pangan. Namun, upaya pengembangan komoditas seperti jagung diharapkan bisa membantu mensuplai kebutuhan pangan lokal, meskipun sebagian besar masih didatangkan dari luar daerah.

“Kita tidak punya lahan pertanian yang luas, tapi paling tidak ada kontribusi nyata bagi ketersediaan pangan di Kota Ambon. Sedikit lebih baik daripada tidak ada sama sekali,” tutupnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Wujudkan Literasi dan Inklusi Keuangan, TPAKD Tual dan Malra Dikukuhkan

Economy

BPJS Kesehatan Edukasi Siswa dan Guru MAN Ambon tentang Pentingnya JKN

Economy

Manfaat Program JKN BPJS Kesehatan: Yuni Berhasil Sembuh dari Penyakit Asam Lambung Berkat FKRTL

Economy

Tiket Kapal Antar Pulau Kini Bisa Dibeli Secara Online

Economy

Jasa Raharja Dorong Pemanfaatan HEMS untuk Tekan Fatalitas Kecelakaan di HEXIA 2025

Economy

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Tambah Alokasi Suplai Minyak Tanah untuk Maluku Tenggara

Economy

Pertamina Tegaskan Kualitas Pertamax Sesuai Spesifikasi

Economy

Waspada Penipuan! Laporkan Modus Kejahatan Keuangan ke Indonesia Anti Scam Centre