Home / Headline

Jumat, 11 September 2026 - 08:52 WIB

Upah Tukang Rp21 Juta Belum Dibayar, CV Bintang Utama Disebut Bertanggung Jawab

AMBON, PT – Proyek pembangunan dan rehabilitasi bangunan SMK Negeri 2 Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, telah rampung sejak 2025. Namun, persoalan pembayaran upah pekerja masih menyisakan tanda tanya.

Upah sejumlah tukang yang disebut mencapai Rp21 juta hingga kini belum diselesaikan. Proyek tersebut diketahui dikerjakan oleh CV Bintang Utama yang dipimpin Yadi Bugis.

Menanggapi persoalan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku menegaskan bahwa pembayaran tenaga kerja dalam pelaksanaan proyek merupakan tanggung jawab kontraktor sebagai pelaksana pekerjaan.

Kepala Bidang Pembinaan SMK Dikbud Provinsi Maluku, Arman Tanamal, menjelaskan bahwa tenaga tukang merupakan bagian dari kewajiban kontraktor dalam melaksanakan pekerjaan pembangunan.

Baca Juga  Dishub Ambon Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin Trayek Baru Sejak 2018

“Persoalan upah tukang itu menjadi tanggung jawab kontraktor,” demikian penjelasan pihak Dikbud Maluku.

Dengan demikian, tunggakan upah sebesar Rp21 juta tersebut menjadi persoalan yang harus diselesaikan oleh pihak kontraktor pelaksana, dalam hal ini CV Bintang Utama.

Persoalan ini menjadi sorotan karena pekerjaan fisik telah dinyatakan selesai, sementara hak pekerja yang terlibat dalam pembangunan masih disebut belum seluruhnya dibayarkan.
Bangunan sudah selesai, tetapi upah tukang masih menggantung.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai penyelesaian kewajiban kontraktor terhadap tenaga kerja setelah proyek rampung dikerjakan.

Baca Juga  GUBERNUR SERAHKAN USULAN PROGRAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN DAN JEMBATAN KEPADA MENTERI PU

Pemerintah melalui Dikbud Maluku diharapkan tidak hanya memastikan pekerjaan fisik proyek selesai, tetapi juga mendorong agar seluruh kewajiban yang berkaitan dengan pelaksanaan proyek dituntaskan sesuai ketentuan.

Apalagi proyek tersebut merupakan pekerjaan yang berkaitan dengan fasilitas pendidikan dan menggunakan anggaran pemerintah. Karena itu, penyelesaian persoalan tenaga kerja juga menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan proyek berjalan secara tertib.

Para tukang yang telah menyelesaikan pekerjaan kini menunggu kepastian pembayaran atas hak mereka. Mereka berharap CV Bintang Utama di bawah pimpinan segera menyelesaikan tunggakan tersebut sehingga persoalan tidak terus berlarut. (PT)

Share :

Baca Juga

Headline

Alami mati mesin dan terombang-ambing, tiga orang warga Kepulauan Aru berhasil diselamatkan 

Headline

Gelar RUPS, Jasa Raharja Setor Dividen Rp1,1 Triliun ke Negara

Headline

Korlantas POLRI dan PT Jasa Raharja Lanjutkan Survei Jalur di Jawa Timur dan Jawa Tengah, Singgahi Pertigaan Mengkreng di Kediri dan Solo

Headline

Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Akhiri Lawan Arus, Wujudkan Budaya Keselamatan Berlalu Lintas

Headline

SEMANGAT KEMERDEKAAN: BANDARA PATTIMURA AMBON BERSOLEK MERAH PUTIH SAMBUT HUT RI KE-81

Headline

Sekda Maluku: Blok Masela Jadi Transformasi Ekonomi Baru, Siapkan SDM Lokal untuk Industri Migas

Headline

Jasa Raharja Berpartisipasi di EASTS 2025, Dukung Sosialisasi Program Keselamatan Nasional untuk Transportasi Berkeselamatan

Headline

Jasa Raharja Perkuat SDM Lewat International Exposure Program Bersama Unpad EdEx dan Deakin University Lancaster University Indonesia