Home / Kota Ambon

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:36 WIB

TPS Baru di Batumerah Tanjung Dibakar, Kadis DLHP Ambon Tegas: Sadar Itu Gratis, Dampaknya Besar bagi Banyak Orang

Ambon, PT-  Upaya Pemerintah Kota Ambon dalam meningkatkan pelayanan persampahan kembali mendapat tantangan. Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang baru dibangun di kawasan Batumerah Tanjung dilaporkan dibakar oleh orang tidak bertanggung jawab, Senin (1/6) sekitar pukul 19.30 WIT.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apries Gaspersz, mengecam keras tindakan tersebut. Dalam wawancara melalui telepon selulernya, Senin malam, Apries menyebut aksi pembakaran itu sebagai tindakan yang merusak kepentingan masyarakat.

Menurutnya, Pemerintah Kota Ambon saat ini sedang serius melakukan pembenahan pelayanan persampahan melalui rehabilitasi TPS yang rusak serta pembangunan TPS baru di sejumlah titik.

Baca Juga  Wali Kota Ambon Tegaskan Keterbatasan Lahan Bukan Hambatan Dukung Swasembada Pangan Nasional

“Pemerintah berupaya meningkatkan pelayanan persampahan lewat rehabilitasi dan pembangunan TPS baru. Tetapi masih saja ada orang yang tidak menginginkan perbaikan itu terjadi,” tegas Apries.

Ia menilai, perusakan fasilitas publik tidak bisa terus disikapi hanya dengan menambah sistem penjagaan. Yang paling penting, kata dia, adalah membangun kesadaran masyarakat.

“Kordinasi pasti dilakukan. Tetapi kalau berharap penjagaan terus-menerus, itu sama sekali tidak efektif dan efisien. Yang dibutuhkan adalah kesadaran. Murah, tidak berbiaya,” ujarnya dengan nada tegas.

Apries menegaskan, fasilitas persampahan dibangun menggunakan anggaran pemerintah untuk melayani masyarakat. Karena itu, menjaga fasilitas umum merupakan tanggung jawab bersama, bukan semata tugas pemerintah.

Baca Juga  Gubernur Pastikan Pengembangan Blok Abadi Masela Berjalan Cepat dan Inklusif

“Sadar itu gratis, tapi dampaknya besar bagi banyak orang,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa tindakan pembakaran terhadap fasilitas publik bukan hanya merugikan pemerintah, tetapi berdampak langsung pada pelayanan kebersihan dan kenyamanan warga.

DLHP Kota Ambon berharap masyarakat dapat ikut menjaga aset publik dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap fasilitas yang dibangun demi kepentingan bersama.

“Kalau semua mau kota bersih, maka semua harus ikut menjaga. Jangan pemerintah membangun, lalu ada yang sengaja merusak. Itu pola pikir yang harus diubah,” pungkasnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Wali Kota Ambon Komitmen Wujudkan Kota Layak Anak di Hari Anak Nasional 2025

Kota Ambon

Pemkot Gelar Kick Off Meeting Program Inovasi Pengelolaan Sampah Plastik 

DPRD Kota Ambon

DLHP Ambon Bahas Pengelolaan BBM Persampahan Bersama Pertamina

Kota Ambon

Jadwal Lengkap Sidang ke-39 Sinode GPM 2025

Kota Ambon

Wattimena: Gerakan Pramuka Berperan Strategis Bentuk Karakter Generasi Muda Ambon

Kota Ambon

Teken Pakta Integritas, Kajati Maluku Berharap Pembangunan Bandara Pattimura Ambon Berjalan Lancar

Kota Ambon

Launching Program Tenun.in di Ambon, Pemkot Dorong Kain Tenun Jadi Branding Maluku

Kota Ambon

Hari Jalan 2024: BPJN Maluku Gelar Berbagai Kegiatan Meriah